Documents

32 pages
128 views

Total - Soal

of 32
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
total soal
Transcript
  1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Manajemen SDM yang efektif memerlukan strategi manajemen sumber daya manusia yang koheren dan efektif. Manajemen sumber daya manusia merupakan  bidang studi yang menyenangkan dan menantang sekaligus menarik untuk dipelajari. Buku ajar manajemen sumber daya manusia diperlukan di kebanyakan para sarjanan kesehatan. Buku ajar sumber daya manusia juga dapat digunakan oleh mahasiswa sebagai buku pegangan untuk praktik lapangan. B. Kaitan Buku Ajar dengan Materi Lain Mata kuliah ini membahas tentang pengelolaan/manajemen sumberdaya manusia di Indonesia, memahami konsep Manajemen Sumberdaya Manusia dengan lebih komprehensif dan Manajemen Sumberdaya, melakukan analisis kasus (identifikasi masalah, analisis situasi, tinjauan teoritis, dan rekomendasi solusi masalah) dengan menggunakan konsep dan metode-metode untuk memecahkan  persoalan-persoalan yang berkaitan dengan manajemen sumberdaya manusia peran strategik pengelolaan SDM secara efisien dan efektif.  2 BAB II PENGOLAHAN SDM A. Capaian Pembelajaran 1. Mahasiswa mampu menjelaskan strategi pengolahan SDM 2. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan teknik manajemen SDM 3. Mahasiswa mampu menjelaskan kegiatan pengembangan SDM B. Materi Pembelajaran 1. Strategi pengolahan SDM Adapun tujuan dari pengelolaan SDM adalah untuk meningkatkan konstribusi atau sumbangan produktivitas terhadap perusahaan. Konstribusi yang dimaksud meliputi: - Meningkatkan komitmen. - Menghasilkan tenaga kerja yang berproduktivitas tinggi. - Meningkatkan kompetensi, yaitu motivasi, kepercayaan diri, pengetahuan, dan keterampilan tenaga kerja. - Mewujudkan iklim kerja yang kondusif. Terdapat beberapa prinsip dalam mengelola SDM: 1) Tenaga kerja dikelola bukan sebagai biaya tetapi sebagai aset atau kekayaan  perusahaan yang utama. 2) Tenaga kerja dikelola sebagai individu yang memiliki integritas dan keinginan untuk berbakti pada perusahaan dan masyarakat lingkungannya . 3) Tenaga kerja dikelola dalam rangka peningkatan kompetensi dan komitmennya  pada pekerjaan dan pada perusahaannya. 4) Tenaga kerja dikelola dengan orientasi pada pencapaian hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. 5) Tenaga kerja dikelola dengan fokus peningkatan kerjasama sebagai suatu tim kerja untuk mencapai kepentingan bersama. 6) Tenaga kerja dikelola dalam rangka penciptaan dan/atau peningkatan jaringan kerja (networking). 7) Tenaga kerja dikelola dalam rangka memacu terciptanya inovatorinovator yang mampu memberikan nilai tambah bagi kemajuan perusahaan.  3 Perkembangan teknologi informasi maupun teknologi komunikasi menuntut  perusahaan untuk memiliki SDM yang kompeten yaitu SDM yang memiliki bakat manajerial dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang tinggi untuk menguasai perkembangan teknologi. Untuk itu perlu pengelolaan SDM untuk mencapal target utama meningkatkan dan menciptakan SDM yang berkualitas  baik dan segi kemampuan manajerial maupun penguasaan teknologi. 2. Konsep dan teknik manajemen SDM Manajemen SDM yang efektif memerlukan strategi manajemen sumber daya manusia yang koheren dan efektif. Mengembangkan strategi seperti itu dapat digambarkan sebagai proses lima langkah yang dijelaskan disini. 1) Menetapkan tujuan-tujuan bisnis strategis Sebuah strategi bisnis menetapkan prioritas, rencana dan kegiatan untuk  pengelolaan sumber daya manusia. Rencana pengelolaan tenaga kerja harus selaras dengan tujuan bisnis secara keseluruhan. Fokusnya adalah untuk mendapatkan orang yang tepat di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Pada saat ini Anda harus meninjau sasaran dan strategi yang Anda kembangkan yang timbul dari yang telah Anda kerjakan dalam Modul 1 dan menerapkannya sekarang untuk pertanyaan tentang bagaimana untuk mendapatkan orang yang tepat pada waktu yang tepat di tempat yang tepat. 2) Mengidentifikasi struktur organisasi yang cocok Struktur organisasi mendefinisikan siapa yang melakukan tugas-tugas dan apa yang menjadi tanggung jawab dan akuntabilitas. Struktur organisasi mencerminkan perbedaan pembagian kerja baik vertikal dan horizontal. - Pembagian vertikal mengacu pada hirarki dan otoritas dalam organisasi di tingkat organisasi, dan pelaporan hubungan antara karyawan pada tingkat yang sama. - Pembagian Horizontal mengacu pada pembagian kerja pada tingkat organisasi yang berbeda, dengan mengelompokkan tugas-tugas ke dalam fungsi/posisi lalu posisi-posisi ini ke dalam departemen. Upaya pengembangan organisasi adalah sebuah proses dinamis. Lingkungan yang selalu berkembang di mana bisnis beroperasi dan perjuangan internalnya sendiri akan membutuhkan penyesuaian permanen dan terkadang transformasi besar. Struktur organisasi yang dinamis memungkinkan untuk integrasi pembagian kerja fleksibel, sebagaimana dan ketika kebutuhan  4 muncul. Sebagai contoh, selama masa pertumbuhan bisnis yang cepat, manajer mungkin akan perlu melakukan sedikit perubahan dan menyesuaikan struktur dan proses. Namun adalah penting bahwa hal ini tidak terjadi dalam situasi kacau. Salah satu cara untuk menghindari kekacauan dan hilangnya momentum adalah merencanakan perubahan dan berkonsultasi dan melibatkan tenaga kerja dalam proses perencanaan. Perubahan yang berevolusi dari sebuah pendekatan terencana yang melibatkan tenaga kerja akan lebih  berkesinambungan. 3) Mengevaluasi kebutuhan Setelah struktur teradopsi, sejumlah pertanyaan dapat digunakan untuk menentukan apa kebutuhan tenaga kerja dalam struktur ini: - Seberapa besar volume bisnis yang mungkin akan dihasilkan oleh strategi  bisnis? - Tugas apa yang perlu diselesaikan? - Jenis keterampilan apa yang akan diperlukan? - Jenis ketrampilan apa yang kita miliki? - Jenis pekerja apa yang akan dibutuhkan, dan berapa banyak? - Jenis pekerja apa yang kita miliki? - Berapa banyak pekerjaan pengawas akan diperlukan? berapa yang kita miliki? - Staf administratif, teknis dan sekretariat apa yang akan diperlukan untuk mendukung para pekerja dan manajer tambahan? Berapa yang kita punya? - Apakah akan ada orang dengan keterampilan yang memadai untuk memenuhi proyeksi kebutuhan? - Bagaimana kita bisa membuat perubahan yang perlu untuk dilakukan? - Bagaimana pekerja terlibat dalam proses perubahan ini? 3. Kegiatan pengembangan SDM Pengembangan Sumber Daya Manusia adalah suatu proses peningkatan  pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas dari semua penduduk suatu masyarakat. Pengertian pengembangan sumber daya manusia baik secara makro maupun secara mikro. Pengembangan sumber daya manusia secara makro adalah suatu  proses peningkatan kualitas atau kemampuan manusia dalam rangka mencapai tujuan pembangunan bangsa yang mencakup perencanaan, pengembangan, dan  pengelolaan. Sedangkan pengembangan sumber daya manusia secara mikro
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks