Documents

24 pages
120 views

sistem aset tetap

of 24
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
contoh sistem aset tetap perusahaan
Transcript
  30 30 Universitas Indonesia   BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Sistem Aset Tetap pada PT ABC PT ABC adalah perusahan yang bergerak di bidang jasa, pembangunan,  perdagangan umum, industri, transportasi, pertanian, pertambangan, dan percetakan. Usaha tersebut dilaksanakan dengan cara melakukan sendiri kegiatan usaha dan atau mendirikan dan melakukan penyertaan modal pada perusahaan-perusahaan yang  bergerak dalam bidang tersebut secara langsung atau melalui pasar modal menurut ketentuan yang berlaku. Sistem aset tetap PT ABC terdiri dari dari sistem akuisisi (acquisition) , sistem  pemeliharaan aset (maintenance), dan pelepasan aset (disposal).  Pertama sistem akuisisi berisi tentang prosedur bagaimana PT ABC melakukan pembelian aset tetap dari mulai permintaan pembelian, pemesanan barang, penerimaan barang,  pembayaran sampai pencatatan perolehan barang. Kedua sistem pemeliharaan aset  berisi tentang prosedur bagaimana pengguna aset mengajukan permintaan  pemeliharaan sampai dengan permintaan tersebut dapat terealisasi. Ketiga sistem  pelepasan aset terjadi ketika masa manfaat aset sudah habis atau kondisi aset yang tidak mungkin dilakukan lagi untuk dilakukan perbaikan sehingga demi memenuhi kebutuhan bisnis aset tersebut harus dihapus. 4.1.1   Klasifikasi Aset Tetap PT ABC membagi aset tetap menjadi 5 kategori yakni, Tanah, Bangunan, Inventaris Kantor, Mesin dan Peralatan, dan Kendaraan. Berikut tabel  berbandingan antara kebijakan PT ASBC dengan PSAK 16 per 31 Desember 2016:  31 Universitas Indonesia   Tabel 4.1 Perbandingan Pembagian Aset Tetap PT ABC PSAK No 16 Tanah Tanah Bangunan Bangunan Inventaris Kantor Inventaris Mesin dan Peralatan Mesin Kendaraan Kendaraan Sumber: Data Diolah Penulis, 2017 PT ABC sudah melakukan pengelompokan aset sehingga nantinya aset tetap dapat disusutkan secara terpisah. Pada tabel diatas kebijakan yang diterapkan PT ABC atas pembagian kelompok aset tetap sudah sesuai atau tidak ada perbedaan dengan PSAK 16. 4.1.2   Sistem Aset Tetap: Akuisisi (Acquisition)   Sistem akuisisi aset PT ABC dimulai pada saat bagian pengendali aset tetap atau ada pengguna aset tetap menyadari diperlukan adanya penambahan aset tetap. Pengguna aset tetap membuat dokumen permintaan pembelian (purchase requisition) atau memo yang berisi permintaan pembelian aset sebenyak 2 rangkap yang diberikan kepada manajer tertinggi untuk diotorisasi. Dokumen  permintaan pembelian otorisasi rangkap 1 dikirimkan ke bagian pembelian dan rangkap 2 diberikan ke pengguna aset sebagai arsip. Bagian pembelian membuat dokumen pesanan pembelian (purchase order)  berdasarkan dengan dokumen  permintaan pembelian sebanyak 2 rangkap. Dokumen  purchase order   rangkap 1 dikirimkan ke vendor dan rangkap 2 diberikan ke bagian pengendali aset. Setelah menerima pesanan vendor akan mengirimkan barang disertai dengan invoice, bill of lading dan  packing list  . Pembelian juga dilakukan dengan mendatangi vendor secara langsung yang dikerjakan oleh bagian pembelian. Barang diterima bagian  pengendali aset beserta bill of lading dan  packing list   sedangkan invoice  diterima  32 Universitas Indonesia   oleh bagian keuangan. Barang diterima dan dilakukan pengecekan oleh  pengendali aset dengan melakukan pencocokan terhadap bill of lading dan   packing list dengan mengisi form dokumen pesanan pembelian rangkap 2 yang isinya meliputi: kuantitas barang yang dikirimkan sudah sesuai dengan pesanan  pembelian  , apakah ada barang rusak yang diterima dan kualitas barang yang diterima sesuai dengan spesifikasi pemesanan. Bagian pengendali aset akan membuat dokumen laporan penerimaan barang berdasarkan pengecekan yang telah dilakukan. Dokumen laporan penerimaan barang akan diberikan kebagian akuntansi. Jika barang tidak sesuai akan dibuatkan memo retur oleh bagian  pembelian dan dikirim kan bersamaan dengan barang yang bersangkutan. Pembayaran yang akan dilakukan oleh bagian keuangan disertai dengan  penerimaan dokumen bukti pembayaran sebagai bukti bahwa telah terjadi  pengeluaran kas. Bukti pembayaran dan invoice diberikan kepada bagian akuntansi untuk dilakukan pencatatan akuntansi atas pengeluaran kas. Bagian akuntansi akan membuat voucher journal yang akan diarsipkan bersamaan dengan invoice,  bukti pembayaran dan laporan penerimaan barang. Berikut adalah jurnal yang dicatat oleh bagian akuntansi saat perolehan aset: Aset Tetap XXX Kas/Bank XXX Prosedur akuisis aset tetap diatas dapat dijelaskan dengan flowchart dibawah ini:  33 Universitas Indonesia   Flowchart Akuisisi Aset Tetap ManagerPengguna AsetPembelian Aset TetapMembuat PRPR 2PR 1PR 2PR 1OtoriasiPR Otorisasi 2PR Otorisasi 1PR Otorisasi2PR Otorisasi 1Membuat POVendorPO 2PO 14112333Vendor  Gambar 4.1 Flowchart Akuisisi Aset Tetap PT ABC Sumber: Data Diolah Penulis, 2017
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks