Creative Writing

20 pages
3 views

PERANCANGAN PENGECORAN KONSTRUKSI CORAN DAN PERANCANGAN POLA

of 20
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
PERANCANGAN PENGECORAN KONSTRUKSI CORAN DAN PERANCANGAN POLA
Transcript
    PERANCANGAN PENGECORAN KONSTRUKSI CORAN DAN PERANCANGAN POLA Arianto Leman S., MT Disampaikan dalam : PELATIHAN PENGEMBANGAN RINTISAN PENGECORAN SKALA MINI BAGI GURU-GURU SMK DI YOGYAKARTA   FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2010   PERANCANGAN PENGECORAN ii KATA PENGANTAR Makalah ini di susun sebagai panduan praktis bagi guru-guru SMK dalam PELATIHAN PENGEMBANGAN RINTISAN PENGECORAN SKALA MINI. Pelatihan ini bertujuan memberi gambaran kepada guru-guru SMK tentang proses pengecoran prkaits menggunakan peralatan sederhana berukuran kecil. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta pelatihan diharapkan mampu mengembangkan peralatan sederhana untuk praktik pengecoran praktis di SMK masing-masing untuk menunjang mata diklat proses pengecoran yang diajarkan di SMK. Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran untuk perbaikan makalah ini lebih lanjut. Penulis juga berharap makalah ini bermanfaat bagi semua praktisi dan pemerhati bidang pengecoran. Penyusun.   PERANCANGAN PENGECORAN iii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………………………………………….iiDAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………………………………….iii1.   Pendahuluan ………………………………………………………………………………………………………….1.1   Proses pengecoran logam …………………………………………………………………………..1.2   Kelebihan dan kekurangan proses pengecoran logam …………………………………….1112.   Pedoman Konstriksi Pengecoran………………………………………………………………………………2.1   Tuntutan terhadap struktur dan bentuk benda coran ……………………………………2.2   Tuntutan terhadap metoda pengerjaan …………………………………………………………2.3   untutan proses perlakuan lanjut …………………………………………………………………2.4   Tuntutan pengerjaan mesin ………………………………………………………………………..223673.   Sistem Perancangan Pengecoran ……………………………………………………………………………..3.1   Perancangan pola ……………………………………………………………………………………….3.2   Belahan/Permukaan pisah ……………………………………………………………………………3.3   Tambahan pengerjaan ………………………………………………………………………………..3.4   Kemiringan pola …………………………………………………………………………………………3.5   Penyusutan dimensi ……………………………………………………………………………………1010101112134.   Latihan ………………………………………………………………………………………………………………..15       PERANCANGAN PENGECORAN 1 1.   PENDAHULUAN 1.1   Proses Pengecoran Logam Proses pengecoran logam adalah suatu urutan pembuatan benda dengan menuangkan logam cair yang secara berkesinambungan mulai dari perancangan benda coran sampai dengan proses pengerjaan akhir. Perancangan benda coran merupakan proses awal yang dilakukan, sehingga mempengaruhi kualitas akhir produk yang akan dihasilkan. Perancangan coran harus pula memperhatikan proses-proses selanjutnya yang akan dilakukan agar memberi kemudahan bagi proses-proses selanjutnya dan tidak menimbulkan masalah. Hasil perancangan coran akan diterjemahkan menjadi desain pola dan selanjutnya akan dibuat pola dan kotak inti. Dengan pola tersebut maka dapat dibuat cetakan dan inti. Setelah cairan dan cetakan siap maka dilakukan penuangan ke dalam cetakan. Logam cair akan mengalami pendinginan selama beberapa waktu di dalam cetakan.  Akhirnya cetakan dibongkar dan coran pembersihan. 1.2   Kelebihan dan Kekurangan Proses Pengecoran Logam Produk pengecoran logam mempunyai bentuk dan dimensi yang khas, karena pembuatannya dilakukan dengan mengubah logam dari fase cair menjadi padat. Pembentukan benda dilakukan sekaligus dan tidak dilakukan dengan perakitan bagian-bagian benda. Keuntungan proses pengecoran logam adalah: (1)   Dapat membuat bentuk yang rumit (2)   Dapat menghemat waktu dan pengerjaan produk massal (3)   Dapat menggunakan bahan yang tidak dapat dikerjakan dengan proses pemesinan (4)   Ukuran Produk tidak terbatas (5)   Bahan dapat dilebur ulang Kekurangan proses pengecoran logam adalah: (1)   Kurang ekonomis untuk produksi dalam jumlah sedikit (2)   Permukaan secara umum lebih kasar dibanding proses pemesinan (3)   Toleransi kepresisian ukuran harus lebih besar dibanding produk pemesinan Desain coran (Casting design) Desain pola (Pattern design) Peramuan bahan Pembuatan pola (Pattern making) Pemuatan (Charging)Peleburan (Melting) Pembuatan cetakan dan inti Penuangan (Pouring) Pengolahan Pasir Pendinginan (Cooling) PembongkaranPembersihan (Fetting) Inspeksi akhir (End Inspection     PERANCANGAN PENGECORAN 2
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks