Business & Economics

16 pages
9 views

Penggunaan iPad Mendukung Pembelajaran pada Mahasiswa iLearning

of 16
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Penggunaan iPad Mendukung Pembelajaran pada Mahasiswa iLearning
Transcript
    Penggunaan iPad Mendukung Pembelajaran pada Mahasiswa iLearning Rano Kurniawan 1  Henderi 2  Fitria Nursetianingsih 3   Email: rano_raharja@yahoo.com, henderi@pribadiraharja.com,  fitria.nursetianingsih@si.raharja.ac.id    ABSTRACT  Development of science and technology has a fast movement. Development of technology is characterized by an increase in capacity of new innovations in science and technology, and  providing a broad impact on a whole life. So, many things didn't escape the using of technology. Various innovation related to technological development are constantly emerging. Various parties trying to take control and develop the technology by conducting research and development activities. In the world of education, teaching methods is growing. Not only seen  from the performance index, but it needed a good implementation in the field. Ability, means of  support and ideas is a package that can not be separated in the development of science and technology. The term e-learning (electronic learning) in education. E-learning is a basic and logical consequence of the development of information and communication technology. E-learning can be defined as a distance learning based internet. E-learning has to do with i-learning but the two words have different senses. iLearning (integrated learning) can be interpreted as a method of learning who balance among the brain, movement, and intelligence. iLearning has related with 4B (Learn, Work, Play, and Pray). iLearning with the  supports can be carried out effectively and efficiently.  Keyword : Science and technology, e-learning, iLearning   ABSTRAKSI  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki pergerakan yang cepat.  Pengembangan teknologi ditandai dengan adanya peningkatan kapasitas pada kemunculan inovasi-inovasi baru dalam ilmu pengetahuan maupun teknologi, serta memberikan dampak  yang luas di kehidupan secara menyeluruh sehingga berbagai hal tak luput dari penggunaan teknologi. Berbagai inovasi yang berkaitan dengan pengembangan teknologi bermunculan terus-menerus. Berbagai pihak berupaya untuk menguasai dan mengembangkan teknologi dengan cara melakukan kegiatan penelitian maupun pengembangan. Dalam dunia pendidikan, metode pembelajaran semakin berkembang. Tidak hanya dilihat dari indeks prestasi, tetapi dibutuhkan juga implementasi yang baik di bidangnya. Kemampuan, sarana pendukung dan ide merupakan satu paket yang tak dapat dipisahkan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Adapun istilah e-learning (electronic learning) dalam dunia pendidikan. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. E-learning dapat diartikan sebagai pembelajaran jarak jauh yang berbasis internet. E-learning memiliki kaitan dengan i-learning akan tetapi kedua kata tersebut memiliki  pengertian yang berbeda. I-learning (integrated learning) dapat diartikan sebagai metode 1   Dosen Jurusan Sistem Informasi, STMIK Raharja Jl. Jend. Sudirman No. 40 Modern Cikokol  –   Tangerang Telp. 5529692 2   Dosen Sistem Informasi, STMIK Raharja Jl. Jend. Sudirman No. 40 Modern Cikokol  –   Tangerang Telp. 5529692 3   Mahasiswa Sistem Informasi, STMIK Raharja  Jl. Jend. Sudirman No. 40 Modern Cikokol  –   Tangerang Telp. 5529692     pembelajaran yang menyeimbangkan antara otak, gerakan, dan kecerdasan. I-learning berkaitan dengan 4B (Belajar, Bekerja, Bermain dan Berdoa). Dengan adanya sarana  pendukung i-learning dapat berjalan dengan efektif dan efisien.  Kata kunci : IPTEK, E-Learning, iLearning PENDAHULUAN Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin  pesat, dunia ini mulai memasuki perubahan secara kontinu. Bermacam-macam bentuk inovasi bermunculan dan penerapan teknologi sudah tidak asing lagi mulai merambah ke segala aspek kehidupan. Demikian pula perkembangan pada komputer dari waktu kewaktu. Perangkat yang ditemukan pada abad ke 21 ini mengenalkan pada kita pada dunia digital. Pada jaman dahulu komputer memiliki ukuran besar, terpisah antara komponen-komponennya seperti CPU, keyboard, mouse dan monitor. Seiring dengan perkembangan teknologi sampai saat ini dikenal istilah notebook atau laptop yang lebih praktis dan ringan. Berkembang lagi laptop untuk fungsi internet dikenal istilah netbook. Masih belum puas dengan netbook, membuat  para pakar IT berpikir dan merancang komputer yang jauh lebih praktis serta multifungsi yang dikenal dengan istilah komputer tablet. Komputer tablet dikenalkan  pertama kali oleh salah satu perusahan ICT besar Apple yang mengeluarkan produknya  berupa iPad. Telah kita ketahui salah satu indikator kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari  perkembangan dunia pendidikan yang juga menggambarkan tingkat kebudayaan suatu  bangsa tersebut. Faktor sosial budaya didasari oleh pola pikir. Kebanyakan negara maju menerapkan pola pikir berdasarkan logika yang dapat diperoleh melalui pengembangan  potensi dan kemampuan yang ada. Kemajuan di bidang pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap kemajuan suatu bangsa. Untuk itu dibutuhkan pengembangan sistem informasi yang berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Kualitas dapat diartikan sebagai mutu, tingkat atau nilai sedangkan pembelajaran menurut konsep komunikasi adalah proses komunikasi fungsional antara mahasiswa dengan dosen dan mahasiswa dengan mahasiswa dalam rangka perubahan sikap dan  pola pikir yang akan menjadi kebiasaan bagi mahasiswa yang bersangkutan. Dosen  berperan sebagai komunikator, mahasiswa sebagai komunikan, dan materi dikomunikasikan berisi pesan berupa ilmu pengetahuan. Sedemikian hebatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama  pada dunia digital berpengaruh terhadap gaya hidup masyarakat di berbagai bidang termasuk pada dunia pendidikan. Di mulai dari pembuatan perangkat-perangkat dalam upaya penerapan teknologi dan telah hadir berbagai media pembelajaran berbasis ICT untuk membantu dunia pendidikan khususnya pada kegiatan pembelajaran yang memudahkan komunikan maupun komunikator. Demikian pula iPad juga terdapat fasilitas yang dapat digunakan sebagai media  pembelajaran dikelas. Hanya membutuhkan perangkat converter output HDMI supaya  bisa tersambung ke LCD Projector. Alhasil tayangan iPad dapat terlihat di layar melalui sorot cahaya oleh LCD. Di dalam iPad terdapat banyak aplikasi yang dapat di unduh secara gratis untuk pembelajaran lengkap semua mata pelajaran. Aplikasi pada iPad di  buat secara menarik dan elegan.   Begitupun dengan metode pembelajaran yang semakin hari semakin  berkembang, berawal dari metode klasik hingga kini mulai bermunculan metode-metode baru yang merupakan ide kreatif dari dunia pendidikan. Metode tersebut   merupakan salah satu bentuk pengembangan pendidikan. Metode pembelajaran yang mudah dan menyenangkan dapat mendorong keefektifan dalm komunikasi dua arah dan meningkatkan minat belajar. Keefektifan dalam belajar dapat mempengaruhi daya serap terhadap ilmu yang diberikan. Dan perlu diketahui bahwa iLearning merupakan salah satu terobosan baru dalam metode pembelajaran yang telah menggunakan ipad sebagai standarisasinya. Mahasiswa iLearning dengan sarana pendukung ipad dapat menciptakan integritas yang  baik untuk metode pembelajaran. Dengan satu sentuhan jari mahasiswa dengan mudah melakukan berbagai aktifitas. iLearning berkaitan dengan 4B (Belajar, Bekerja, Bermain dan Berdoa). Melalui iLearning belajar jadi menyenangkan dan realisasinya menyatu dengan kehidupan sehari-hari serta ilmu pengetahuan dapat diserap optimal secara efektif dan efisien. PERMASALAHAN Dick & Carey (1985) menyatakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu set materi dan prosedur pembelajaran yang digunakan secara bersama-sama untuk menimbulkan hasil belajar. Strategi pembelajaran merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh seorang pengajar dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu. Menurut Wina Senjaya(2008) strategi merupakan “a    plan of operation achieving something ” sedangkan metode adalah “ a way in achieving something ”.  Sedangkan metode pembelajaran adalah cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. Metode pembelajaran merupakan bagian dari strategi pembelajaran. Begitupun dengan seorang pengajar yang mengharapkan hasil baik dalam proses pembelajaran melalui  penerapan strategi demi prestasi mahasiswanya. Jadi, metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Menurut Djamarah (1996:2) selama ini metode pengajaran yang diberikan seorang pengajar masih menggunakan pendekatan konvensional dengan metode  pengajaran repetisi atau pengulangan. Metode ini alhasil menyebabkan pendidikan dan  penguasaan materi yang diajarkan kurang maksimal dan peserta didik juga kurang bisa  berfikir kritis. Gambar 1. Penerapan Metode e-learning   Berdasarkan gambar 1 dapat disimpulkan bahwa saat ini memang ada metode  pembelajaran yang dikenal dengan e-learning, akan tetapi e-learning tidak dapat menyatu dengan kehidupan sehari-hari. E-learning memiliki kekurangan diantaranya : kurangnya semangat mahasiswa dalam belajar, masih memerlukan buku dalam bentuk modul, dan realisasi pembelajaran masih terpisah dari kehidupan sehari-hari. Gambar 2. Diagram Metode Pembelajaran iLearning Gambar 2 merupakan diagram metode pembelajaran iLearning. Metode iLearning merupakan solusi dari masalah pendidikan yang hadir karena pesatnya  perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun metode ini belum terasa sempurna tanpa sarana pendukung yang memadai. Selain itu sistem iLearning belum dikatakan berhasil jika para mahasiswa belum bisa merealisasikan dan menyatukannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran yang baik dirasa sangat perlu, karena penyampaian materi yang monoton dan kurang interaktif membuat mahasiswa tidak tertarik terhadap  pemberian materi yang disampaikan oleh dosen pengajar. Apabila mahasiswa tidak memiliki respon yang baik terhadap pengajaran maka akan sulit menghidupkan  pembelajaran yang efektif dan efisien. Dari penjelasan di atas, dapat dirumuskan beberapa permasalahan yaitu sebagai  berikut : 1.   Apa tujuan dari penggunaan iPad dalam pembelajaran iLearning? 2.   Apa saja aplikasi yang ada di iPad? 3.   Bagaimana iPad bisa mengikuti metode pembelajaran iLearning? 4.   Bagaimana implementasi dari penggunaan iPad? 5.   Apa kelebihan dan kekurangan adanya iPad sebagai sarana penunjang  pembelajaran iLearning? LITERATURE REVIEW Berkenaan dengan integrasi metode pembelajaran dan pengembangan  pembelajaran telah banyak penelitian yang dilakukan sebelumnya. Diantaranya adalah mengidentifikasikan kesenjangan ( identify gaps ), menghindari pembuatan ulang ( reinventing the wheel  ), mengidentifikasikan metode yang pernah dilakukan, meneruskan penelitian sebelumnya, serta mengetahui peneliti lain yang memiliki spesialisasi dan area penelitiannya yang sama dengan bidang ini. Beberapa  Literature review  tersebut adalah sebagai berikut :   1.   Penelitian ini dilakukan oleh Jill M. Galusha University of Southern Mississippi yang berjudul “Hambatan Belajar Dalam Pendidikan Jarak Jauh “. Penelitian ini membahas tentang pembelajaran jarak jauh merupakan metode yang baik untuk mencapai pelajar dewasa. Karena prioritas yang bersaing pekerjaan, rumah, dan sekolah. Struktur pembelajaran jarak jauh memberikan kontrol orang dewasa mungkin terbesar dari waktu ke waktu, tempat ke tempat, kecepatan  pendidikan namun bukan tanpa masalah. Kehilangan motivasi siswa karena kurangnya tatap muka dengan guru dan teman sebaya, biaya  start up  berpotensi mahal, dan kurangnya dukungan fakultas yang semua hambatan untuk  pembelajaran jarak jauh yang sukses. Tinjauan  Literature  ini membahas  pembelajaran jarak jauh kajiannya [1]. 2.   Penelitian ini dilakukan oleh Yuli Kwar  tolo yang berjudul “ Teknologi Informasi  Dan Komunikasi Dalam Proses Pembelajaran “. Tujuan penelitian ini adalah menemukan secara luas dan mendalam mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya komputer dengan perangkatnya untuk  pembelajaran di sekolah. Sekolah yang menjadi target penelitian adalah SMAK1 dan SMAK7 BPK PENABUR Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Temuan- temuan dalam penelitian ini di indikasikan bahwa ada perbedaan dalam pemanfaatan ICT di SMAK1 dan SMAK7, akses internet di kedua sekolah sangat terbatas, selain guru yang mengembangkan bahan ajar berbasis komputer kedua sekolah membeli program  pembelajaran dari toko buku, e-learning   umumnya masih bersifat  offline , komputer dengan perangkatnya masih sebatas memindahkan bahan ajar ke  berbagai aplikasi komputer, kedua sekolah memiliki fasilitas yang lengkap melebihi ketentuan yang ada di Permendiknas No 24 tahun 2007, faktor  pendukung lainnya adalah guru- guru memiliki keahlian dibidang TIK, faktor  penghambat adalah jaringan internet yang sangat lambat, dampak positif bagi siswa adalah siswa dapat belajar dimana saja, merasa senang, lebih tertarik, mudah memahami materi, belajar lebih efisien [2]. 3.   “ Utilization of Informa tion Technology in the Development of Learning Media” adalah judul penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Andri. Perkembangan teknologi informasi beberapa tahun ini memiliki perkembangan yang sangat cepat, sehingga dengan adanya perkembangan tersebut dapat mengubah  paradigm masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi, yang tidak lagi terbatas pada informasi surat kabar, audio visual, dan elektronik, tetapi juga sumber-sumber informasi lainnya yang salah satu diantaranya melalui jaringan Internet. Salah satu bidang yang mendapatkan dampak yang cukup berarti dengan perkembangan teknologi ini adalah bidang pendidikan, dimana pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses komunikasi dan informasi dari  pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan, yang memiliki unsur-unsur pendidik sebagai sumber informasi, media sarana  penyajian ide, gagasan, materi pendidikan serta peserta didik itu sendiri. Beberapa bagian unsur ini mendapatkan sentuhan media teknologi informasi sehingga mencetuskan ide tentang lahirnya iLearning. iLearning berarti  pembelajaran dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronik, khususnya perangkat computer. Karena itu, iLearning sering disebut pula dengan istilah online course [3].
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks