Documents

53 pages
165 views

MODUL MANAJEMEN DATA.pdf

of 53
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
MODUL MANAJEMEN DATA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS 2010/2011 Untuk Dilingkungan Sendiri 1 BAB I DATA, JENIS DATA, & VARIABEL PENELITIAN 1. Pendahuluan Pada makalah ini akan dibahas Pengertian data, Jenis Data dan Variabel penelitian. Diharapkan mahasiswa dapat memahami pengertian & jenis data serta definisi variabel pe
Transcript
  Untuk Dilingkungan Sendiri 1 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS 2010/2011 MODUL MANAJEMEN DATA  Untuk Dilingkungan Sendiri 2 BAB I DATA, JENIS DATA, & VARIABEL PENELITIAN 1. Pendahuluan Pada makalah ini akan dibahas Pengertian data, Jenis Data dan Variabel penelitian. Diharapkan mahasiswa dapat memahami pengertian & jenis data serta definisi variabel penelitian. Kompetensi akhir yang diharapkan adalah mahasiswa mampu menjelaskan pengertian & jenis data serta definisi variabel penelitian. 2. Definisi Data Data adalah bahan mentah yang perlu diolah sehingga menghasilkan informasi atau keterangan, baik kualitatif maupun kuantitatif yang menunjukkan fakta. Data yang dikumpulkan merupakan himpunan angka-angka yang merupakan nilai dari unit sampel kita sebagai hasil dari mengamati/mengukurnya. Penelusuran asal kata data berasal dari kata latin, dimana data merupakan bentuk jamak (plural) dari kata datum , jadi dalam menyatakan data kita sebetulnya sudah berkata bentuk jamaknya, untuk selanjutnya tidak perlu menyatakan data-data, sudah cukup menyatakan data saja. 3. Kriteria Data Data harus memiliki kriteria sebagai berikut; valid, reliabel dan objektif. Pengertian dari valid adalah derajat ketetapan antara data yang sesungguhnya dengan data yang dikumpulkan. Contoh, bila data pada objek putih maka data yang dikumpulkan juga putih. Reliabel adalah derajat konsistensi yaitu konsistensi data dalam interval waktu. Contoh untuk data yang bersifat reliabel  jika data yang terkumpul kemarin putih maka sekarang atau besok juga putih. Data juga harus memiliki sifat objektif, artinya memiliki derajat persamaan persepsi antar orang. Misalnya, kalau orang melihat objek putih yang lainnya  juga putih.  Untuk Dilingkungan Sendiri 3 4. Jenis  –  Jenis Data Data dapat dibagi dalam kelompok tertentu berdasarkan kriteria yang menyertainya, misalnya menurut susunan, sifat, waktu, waktu pengumpulan, dan sumber pengambilan. a) Jenis data menurut susunannya Menurut susunannya, data dibagi atas data acak atau tunggal dan data berkelompok. Data acak atau tunggal adalah data yang belum tersusun atau dikelompokkan ke dalam kelas-kelas interval. Data berkelompok adalah data yang sudah tersusun atau dikelompokkan ke dalam kelas-kelas interval. Data kelompok disusun dalam bentuk distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Contoh: kadar Trigliserida dan jumlah pasien yang memeriksakan diri di labor Patologi Klinik RS XXX ialah sebagai berikut. Kadar trigliserida Turus Frekuensi 10  –  20 III 3 30  –  40 IIII 5 50  –  60 IIII IIII 10 70  –  80 IIII IIII IIII 15 90  –  100 IIII II 7 b) Jenis data menurut sifatnya Data menurut sifatnya ada 2 yaitu data kualitatif (kategorik) & data kuantitatif (numerik). Data Kualitatif adalah data yang berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik berwujud pertanyaan atau berupa kata-kata. Contoh : Baik  –  Buruk, Senang  –  Sedih, Harga Minyak Turun  –  Harga Dolar Naik. Data ini biasanya didapat dari wawancara dan bersifat subjektif. Data kualitatif dapat diangkakan/diskor. Selanjutnya Data Kuantitatif adalah data yang berwujud angka-angka bersifat objektif. Data ini terdiri dari 2 macam, data diskrit dan data kontinyu. Data Deskrit yaitu data yang diperoleh dari hasil menghitung. Misalnya: Jumlah orang ada 20, Jumlah meja ada 12. Data ini disusun menurut  jenis/bilangan yang berupa simbol disebut juga data nominal. Ciri-cirinya  Untuk Dilingkungan Sendiri 4 adalah tidak memiliki pecahan, tidak memiliki rangking, tidak memiliki nol mutlak. Biasanya diperoleh dari penelitian yang bersifat explorasi/survey. Misalnya jumlah anak, jumlah pasien tiap ruang. Data Kontinu yaitu data yang diperoleh dari hasil mengukur, misalkan tekanan darah, Hb dll. Dalam analisis statistik, seringkali data kuantitatif/numerik diubah ke dalam data katagorik/kualitatif dengan cara dilakukan pengelompokan/pengklasifikasian. Misalnya variabel berat badan data riilnya merupakan data numerik, namun bila dikelompokkan menjadi kurus (<50 kg), sedang (50-60 kg) dan gemuk (>60 kg)maka jenis variabelnya sudah berubah menjadi kategorik. c) Jenis data menurut waktu pengumpulannya Menurut waktu pengumpulannya, data dibagi atas data berkala, dan data cross section . Data berkala adalah data yang terkumpul dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu kegiatan. Contohnya: data perkembangan harga 9 macam bahan pokok selama 10 bulan terakhir yang dikumpulkan setiap bulan. Data cross section  adalah data yang terkumpul pada suatu waktu tertentu untuk memberikan gambaran perkembangan keadaan atau kegiatan pada waktu itu. Contohnya: data sensus penduduk 1990. d) Jenis data menurut sumber pengambilannya Menurut sumber pengambilannya, data dibedakan atas dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan yang memerlukannya. Data primer disebut juga data asli atau data baru. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan dari sumber-sumber yang telah ada. Data itu biasanya diperoleh dari perpustakaan atau dari laporan-laporan peneliti yang terdahulu. Data sekunder disebut juga data tersedia.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks