Documents

2 pages
3 views

membaca

of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
jjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjj gjjjjjjjjkjggggggggggggg
Transcript
  Program Baca Senyap 15 Menit sebelum masuk Kelas Untuk meningkatkan minat baca di SD Negeri 1 Sukamulya saya mempunyai ide selanjutnya yaitu dengan kegiatan Baca Senyap , dalam membaca senyap, yang ada hanya keheningan, karena membaca dalam hati, makanya kegiatan ini di namakan membaca senyap, sebuah kegiatan positif yang barangkali, jarang dilakukan di SD mana pun di Kabupaten Kuningan dalam baca senyap, sebelum lonceng masuk pelajaran dimulai, semua elemen sekolah mulai dari murid, guru-guru dan kepala sekolah wajib membaca buku yang sudah disediakan. Oleh karena itu, saya mencoba mengajak dan “memaksa” siswa untuk membaca buku selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai Jika dalam satu minggu 6 kali pertemuan berarti siswa minimal membaca buku selama 15 menit selama 6 kali dalam seminggu. Kegiatan ini mewajibkan murid berada di sekolah sekurang-kurangnya 30 menit sebelum jam pelajaran dimulai. Para siswa dapat meluangkan waktunya untuk membaca beragam koleksi buku yang sebelumnya sudah terdapat di pojok kelas mereka masing-masing atau bisa juga mengambil di  perpustakaan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi dan membudayakan minat baca yang masih rendah di lingkungan SD Negeri 1 Sukamulya. Harapan saya, 15 menit tersebut mampu membuat minat baca di lingkungan sekolah bisa tumbuh. Buku Penghubung Orang Tua dan Sekolah Untuk memotivasi siswa-siswi SD Negeri 1 Sukamulya agar rajin membaca, selanjutnya saya mempunyai ide membuat sebuah kreasi inovatif yang bisa disebut Buku Penghubung. Ide ini bertujuan untuk melibatkan orang tua secara aktif membiasakan anak-anaknya membaca. Saya juga berharap agar minat baca siswa-siswi di sekolah saya terus tumbuh seiring dengan kecintaannya membaca buku. Buku Penghubung ini berfungsi memantau dan menilai kegiatan membaca siswa. Disebut Buku Penghubung karena melibatkan komunikasi antara orang tua, guru kelas, dan pustakawan sekolah. Buku penghubung ini menunjukkan aktivitas dan hasil membaca, judul buku yang dibaca, dan rangkuman singkat tentang isi buku dalam formulasi kalimat atau bahasa siswa sendiri. Peran orang tua, guru dan pustakawan sekolah menilai kemajuan keaktifan membaca siswa menjadi sangat penting. Karena itu, dalam buku itu mereka harus membubuhkan tandatangan pada kolom yang disediakan setelah mereka mencermati hasil  bacaan anak atau siswanya. siswa mendapat tanda tangan dari guru mata pelajaran  atau wali kelas. Jika membaca di perpustakaan, pustakawan yang member tanda tangan. Terakhir, jika siswa membaca di rumah, orang tua atau wali yang memberikan tanda tangan. Program pengembangan minat baca siswa yang dikontrol lewat Buku Penghubung itu diharapkan memberikan dampak positif. Partisipasi orang tua bisa memotivasi anaknya membaca semakin meningkat, hal itu disebabkan karena orang tua juga memahami kalau aktivitas membaca dan hasil resume bacaan anak-anaknya sangat dihargai guru. Dengan adanya  buku penghubung antara sekolah dan orang tua, diharapkan siswa semakin antusias mengelola dan menggunakan pojok baca di dalam kelas maupun ketersediaan perpustakaan sekolah. Pada awalnya mungkin siswa melakukan agak terpaksa, tapi dengan berjalannya waktu siswa akan menjadikan membaca sebagai kebutuhan,
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks