Court Filings

5 pages
5 views

Makalah syarat tumbuh tanaman

of 5
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Makalah syarat tumbuh tanaman
Transcript
  BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang  BAB II PEMBAHASAN 2.1 Tanaman Pangan Tanaman pangan merupakan tanaman yang menghasilkan karbohidrat dan protein sehingga dapan dikonsumsi oleh manusia khususnya. Dalam tanaman jenis pangan ini terdapat banyak macam dan salah satunya adalah gandum. Tanaman ini memiliki lingkungan atau syarat tumbuh pada keadaan iklim yaitu ketinggian tempat penanaman sekitar 400-800 meter dari permukaan laut. Semakin tinggi tempat pertanaman akan semakin memperlambat waktu berbunga dari tanaman sorgum. Dengan suhu optimum lingkungan agar tanaman gandum dapat tumbuh baik dan berproduksi tinggi pada kisaran 20-30°C, dengan 25°C  –   27°C adalah suhu terbaik untuk perkecambahan biji sorgum, sedangkan untuk  pertumbuhannya perlu suhu sekitar 23oC  –   30°C. Gandum umumnya ditanam pada curah hujan makin menipis selama sekitar sebulan, sedangkan curah hujan berkisar 600-825 mm/tahun dengan kondisi kering pada masa pemasakan biji, sedang saat pembentukan bunga yang fertil dibutuhkan suhu rendah, kelembapan ratarata 80-90% serta intensitas penyinaran selama 9-12 jam/hari. Jenis tanah dimana tanaman gandum bias tumbuh yaitu pada Andosol, Regosol kelabu, Latosol dan Aluvial dengan mengandung pH tanah berkisar 6-7. Sedangkan syarat tanah yang baik untuk  pertumbuhan tanaman gandum adalah : a). Hara yang diperlukan cukup tersedia, b). Tidak ada zat toksit, c). Kelembaban mendekati kapasitas lapang, d). suhu tanah ratarata berkisar 15-28°C, e). Aerasi tanah baik, f).Tidak ada lapisan padat yang menghambat penetrasi akar gandum untuk menyusuri tanah. Tanam yang tepat adalah pada awal musim kemarau dan di akhir musim penghujan, pada sebagian besar daerah di Pulau Jawa biasanya berada di antara bulan April - Mei dimana di  perkirakan curah hujan tidak terlalu tinggi. Namun demikian, ada beberapadaerah yang waktu tanamnya tidak pada bulanbulan tersebut. Hal ini dikarenakan pada daerah tersebut mempunyai musim kemarau dan penghujan yang berbeda. Selama sebulan, benih itu memperoleh perlakuan khusus dengan siraman air (gembor) sehari semalam penuh, dibiarkan dua hari, dan di hari keempat disiram lagi sehari semalam. Bulan berikutnya mulai perawatan dengan pupuk kimiawi, menyusul  pupuk kandang yang sudah ditaburkan pada bedeng sampai umur dua bulan. Udara yang kering  bersuhu rendah akan membuat biji gandum masak secara sempurna. Gandum potensial untuk dibudidayakan dan dikembangkan, khususnya pada daerah-daerah pinggiran yang kering. Cara pengolahan tanah untuk gandum yaitu dengan melakukan perlakuan seperti a.) Tanah dicangkul sedalam 25-30 cm, setelah tanah dicangkul kemudian dibiarkan/dianginanginkan selama 7 hari, b.) Proses penggemburan tanah dilakukan agar bongkahan tanah menjadi butiran yang lebh halus, c.) Kemudian tanah dianginanginkan selama 7 hari agar terhindari dari unsur-unsur beracun yang kemungkinan ada di dalam tanah. Waktu pemupukan dapat dilakukan sebelum tanam atau pada saat tanam sebagai pupuk dasar. Pupuk pertama diberikan TSP dan KCl serta sebagaian pupuk N. Dosis pupuk dapat ditentukan oleh jumlah hara yang tersedia didalam tanah. Biasanya pupuk organik 10 ton/ha, sedangkan pupuk anorganik 120sampai 200 kg N/ha, P 45sampai150 kg/ha dan 30sampai70 kg K/ha.  2.2 Tanaman Palawija Tanaman palawija berarti semua tanaman pertanian semusim yang ditanam pada lahan kering. Banyak macam tanaman yang tergolong pada tanaman palawija salah satu contohnya yaitu kacang kedelai. Tanaman kedelai dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah asal drainase (tata air) dan aerasi (tata udara) tanah cukup baik, curah hujan 100-400 mm/bulan, suhu udara 230C - 300C, kelembaban 60% - 70%, pH tanah 5,8 - 7 dan ketinggian kurang dari 600 m dpl. 2.3 Tanaman Sayuran Tanaman wortel merupakan salah satu tanaman yang tergolong tanaman sayuran yang  berada pada dataran tinggi. Tanaman wortel pada permulaan tumbuh menghendaki cuaca dingin dan lembab. Tanaman ini bisa ditanaman sepanjang tahun baik musim kemarau maupun musim hujan. Tanaman wortel membutuhkan lingkungan tumbuh dengan suhu udara yang dingin dan lembab. Untuk pertumbuhan dan produksi umbi dibutuhkan suhu udara optimal antara 15,6-21,1 o C. Suhu udara yang terlalu tinggi (panas) seringkali menyebabkan umbi kecil-kecil (abnormal) dan  berwarna pucat/kusam. bila suhu udara terlalu rendah (sangat dingin), maka umbi yang terbentuk menjadi panjang kecil. Keadaan tanah yang cocok untuk tanaman wortel adalah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik (humus), tata udara dan tata airnya berjalan baik (tidak menggenang). Jenis tanah yang paling baik adalah andosol. Jenis tanah ini pada umumnya terdapat di daerah dataran tinggi (pegunungan). Tanaman ini dapat tumbuh baik pada keasaman tanah (pH) antara 5,5-6,5 untuk hasil optimal diperlukan pH 6,0-6,8. Pada tanah yang pH-nya kurang dari 5,0, tanaman wortel akan sulit membentuk umbi. Demikian pula tanah yang mudah becek atau mendapat perlakuan pupuk kandang yang berlebihan, sering menyebabkan umbi wortel berserat,  bercabang dan berambut. Ketinggian yang cocok untuk tempat menanam wortel di Indonesia yaitu umunya ditanam di dataran tinggi pada ketinggian 1.000-1.200 m dpl. Tetapi dapat pula ditanam di dataran medium (ketinggian lebih dari 500 m dpl), produksi dan kualitas kurang memuaskan. 2.4 Tanaman Buah Terdapat banyak macam tanaman yang digolongkan pada tanaman buah, dan dari berbagai macam itu salah satunya adalah buah durian. Durian merupakan tanaman buah berupa pohon. Sebutan durian diduga berasal dari istilah Melayu yaitu dari kata duri yang diberi akhiranan sehingga menjadi durian. Kata ini terutama dipergunakan untuk menyebut buah yang kulitnya  berduri tajam. Tanaman durian berasal dari hutan Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan yang berupa tanaman liar. Penyebaran durian ke arah Barat adalah ke Thailand, Birma, India dan Pakistan. Buah durian sudah dikenal di Asia Tenggara sejak abad 7 M. Nama lain durian adalah duren (Jawa, Gayo), duriang (Manado), dulian (Toraja), rulen (Seram Timur). Syarat tumbuh bagi durian yaitu berada pada curah hujan maksimum berkisar antara 3000-3500 mm/tahun dan minimal 1500-3000 mm/tahun. Curah hujan merata sepanjang tahun, dengan kemarau 1-2 bulan sebelum berbunga lebih baik daripada hujan terus menerus. Intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan durian adalah 60-80%. Sewaktu masih kecil (baru ditanam di kebun), tanaman durian tidak tahan terik sinar matahari di musim kemarau, sehingga bibit harus dilindungi/dinaungi. Tanaman durian cocok pada suhu rata-rata 20-30 o C. Pada suhu 15 o C durian dapat tumbuh tetapi pertumbuhan tidak optimal. Bila suhu mencapai 35 o C daun akan terbakar.  Tanaman durian menghendaki tanah yang subur (tanah yang kaya bahan organik). Partikel  penyusunan tanah seimbang antara pasir liat dan debu sehingga mudah membentuk remah. Tanah yang cocok untuk durian adalah jenis tanah grumosol dan ondosol. Tanah yang memiliki ciri-ciri warna hitam keabu-abuan kelam, struktur tanah lapisan atas bebutir-butir, sedangkan bagian bawah  bergumpal, dan kemampuan mengikat air tinggi. Derajat keasaman tanah yang dikehendaki tanaman durian adalah (pH) 5-7, dengan pH optimum 6-6,5. Tanaman durian termasuk tanaman tahunan dengan perakaran dalam, maka membutuhkan kandungan air tanah dengan kedalam cukup, (50-150 cm) dan (150-200 cm). Jika kedalaman air tanah terlalu dangkal/ dalam, rasa buah tidak manis/tanaman akan kekeringan/akarnya busuk akibat selalu tergenang. Pemupukan dilakukan dengan membuat parit kecil di sekeliling pohon lalu ditaburi pupuk kimia. Pupuk kandang diberikan pada waktu penanaman bibit. Pemupukan dengan kadar NPK yang sama diberikan segera setelah musim berbuah, sedangkan pemupukan dengan kadar P yang lebih tinggi diberikan setelah flushing selesai untuk mempersiapkan pembungaan. Ketinggian tempat untuk bertanam durian tidak boleh lebih dari 800 m dpl. Tetapi ada juga tanaman durian yang cocok ditanam diberbagai ketinggian. Tanah yang berbukit/yang kemi-ringannya kurang dari 15 kurang praktis daripada lahan yang datar rata. 2.5 Tanaman Bunga Sedap malam berbunga tunggal dan semi ganda lebih cocok ditanam di dataran rendah dengan elevensi di bawah 50 m dpl. Sedap malam berbunga ganda cocok ditanam di daerah dengan elevensi di atas 100 m sampai 600 m dpl. Bila sedap malam berbunga tunggal dan semi ganda ditanam di dataran sedang, maka bunga yang dihasilkan akan memiliki tangkai bunga yang agak  panjang, tidak kokoh dan kurang kekar serta malai bunga agak panjang dan bagian ujung malai terkulai dengan jumlah kuntum bunga lebih sedikit. Kondisi iklim yang dikehendaki adalah iklim yang cukup lembab, suhu udara antara 13  –   27 derajat celcius, curah hujan antara 1900  –   2500 mm / tahun dan membutuhkan penyinaran matahari penuh. Daerah yang paling ideal untuk  pengembangan sedap malam didataran menengah (medium) sampai dataran tinggi (pegunungan) yaitu mulai ketinggian 600  –   1500 m dpl, meskipun demikian tanaman ini memiliki adaptasi yang cukup luas terhadap lingkungan tumbuh didataran rendah Jenis tanah yang ideal untuk budidaya Sedap Malam adalah Andosol, Latosol, Aluvial dan tekstur tanah disukai banyak mengandung bahan organic, liat, subur, gembur, aerasi dan drainase  baik, tidak mengandung OPT, banyak mengandung bahan organik, pH tanah sekitar 5 - 5,7.   DAFTAR PUSTAKA Sihombing,Donald dan Wahyu Handayati.2008. http://www.litbang.deptan.go.id/artikel/one/226/pdf/Budidaya%20Bunga%20Sedap%20Malam%20Roro%20Anteng.pdf  Diakses pada tanggal 14 Desember 2011 pukul 22.00 WIB.  Naroh.2009.http://bystrekermraanjogjacity.blogspot.com/2009/01/budidaya-sedap-malam.html  Diakses pada tanggal 14 Desember 2011 pukul 22.08 WIB. Arie,Andi.2011.file://localhost/D:/wall/kuliah/syarat%20tumbuh%20tanaman/Gandum/laporan- budidaya-tanaman-semusim-sorgum.html Diakses pada tanggal 13 Desember 2011 pukul 13.00 WIB. Guncitorvum.2011.file://localhost/D:/wall/kuliah/syarat%20tumbuh%20tanaman/Gandum/TANAMAN%20GANDUM%20_%20GunCitorvum.htm Diakses pada tanggal 13 Desember 2011 pada  pukul 13.48 WIB. Anonymous.2011.http://www.wikipedia.com/syarat%20tumbuh%20tanaman/Durian/Durian.htm  Diakses pada tanggal 13 Desember 2011 pada pukul 14.16 WIB. Abror.2007.file://localhost/D:/wall/kuliah/syarat%20tumbuh%20tanaman/Kedelai/budidaya-kedelai.html Diakses pada tanggal 13 Desember 2011 pada pukul 13.27 WIB.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks