Documents

22 pages
167 views

Makalah-Blok-19-UAP

of 22
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
doc
Transcript
  1   Angina Pektoris Tidak Stabil Susi Sugiarti 10.2014.267 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jl. Arjuna Utara No. 6 Kebun Jeruk, Jakarta Barat Email: susisugiarti22@gmail.com LATAR BELAKANG Angina pektoris adalah nyeri hebat yang berasal dari jantung dan terjadi sebagai respon terhadap suplai oksigen yang tidak adekuat ke sel-sel miokardium. Nyeri angina dapat menyebar ke lengan kiri, punggung, rahang, atau ke daerah abdomen. 1  Rasa nyeri yang dirasakan seperti diperas atau tertekan di daerah perikadium atau substernum didada ini membuat rasa yang sangat tidak nyaman dan ketakutan pada orang yang mengalaminya. Pada kebanyakan kasus timbul rasa nyeri yang semakin bertambah dan dengan intensitas serta frekuensi yang sering menyebabkan pasien datang ke rumah sakit untuk diperiksa. Rasa nyeri di dada yang timbul ini dapat disebabkan karena adanya kelainan  pada sirkulasi darah pada jantung. Perlunya ketepatan dan kecepatan dalam menangani kasus ini diperlukan agar tidak menyebabkan kerusakan yang lebih besar pada jantung sehingga menimbulkan masalah yang lebih serius. Serangan jantung terkadang dapat terjadi tanpa dirasakan oleh yang bersangkutan. Atau dirasakan sebagai keluhan masuk angin biasa. Hal ini sering terjadi di negara  berkembang karena masih kurangnya bahan bacaan tentang penyakit jantung koroner. Informasi tentang penyakit jantung koroner belum disosialisasikan. Usaha  –   usaha preventif /  promotif belum dilaksanakan dengan baik. Penderita PJK biasanya datang ke klinik karena adanya keluhan nyeri dada akibat stenosis atau oklusi pembuluh darah koroner (coronary artery). Nyeri dada ini dikenal sebagai nyeri angina (angina pektoris). Angina pektoris timbul pada aktivitas fisik dan atau stres emosional yang berlebihan. Angina jenis ini disebut Angina Pektoris Stabil (APS). Bila keluhan angina bertambah berat, makin lama dan  2   tidak hilang dengan istirahat maupun dengan nitrat sublingual, keadaan ini disebut Angina Pektoris Tidak Stabil (APTS). 1   ANAMNESIS a.   Identitas :     Nama lengkap pasien, umur atau tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, pendidikan  pekerjaan, suku bangsa dan agama.  b.   Keluhan utama dan riwayat penyakit sekarang :Tanyakan secara terinci mengenai nyeri dada dan gejala lain.    Sifat : Rasa seperti diikat,ditindih,diremas atau rasa menusuk dan terbakar.    Lokasi: Bermula dibagian tengah dada daerah sternum ,substernal atau dada sebelah kiri dan menjalar ke lengan,epigastrium,rahang atau punggung.    Pemicu : Aktifitas atau emosi khususnya setelah makan atau udara dingin    Lama nyeri (onset): Berlangsung lebih lama pada aktivitas minimal atau tanpa aktivitas yaitu istirahat (lebih dari 15 menit). c.   Keluhan penyerta :    Biasanya disertai sesak napas,mual,muntah,berkeringat dan cemas? d.   Riwayat penyakit dahulu :    Adakah riwayat angina,miokard infark,atau gangguan jantung lainnya?    Adakah riwayat angioplasty,cangkok pintas arteri koroner atau riwayat trombolisis?    Adakah riwayat diabetes mellitus? e.   Riwayat penggunaan obat:    Apakah pasien mengkosumsi nitrat, aspirin, beta bloker, inhibitor ACE atau tablet /semprotan GTN?    Apakah pasien sedang menjalani terapi hipertensi atau hiperkolestrolemia?    Apakah nyeri berkurang setelah makan obat?    Apakah pasien memiliki alergi terhadap stereptokinase,aspirin atau obat lain f.   Riwayat keluarga:    Adakah riwayat penyakit jantung atau kematian mendadak dalam keluarga?    Adakah riwayat nyeri dada dengan sebab lain dalam keluarga? g.   Riwayat pribadi dan social:    Apa pekerjaan pasien dan adakah nyeri menganggu kehidupan/ pekerjaannya? 1,2    3   Diagnosa angina pectoris terutama didapatkan dari anamnesa mengenai riwayat  penyakit, karena diagnosa pada angina sering kali berdasarkan adanya keluhan sakit dada yang mempunyai ciri khas sebagai berikut : -   Letaknya, seringkali pasien merasakan adanya sakit dada di daerah sternumatau dibawah sternum, atau dada sebelah kiri dan kadang-kadang menjalar ke lengan kiri kadang-kadang dapat menjalar ke punggung, rahang, leher,atau ke lengan kanan. -   Kualitas sakit dada pada angina biasanya timbul pada waktu melakukanaktivitas. Sakit dada tersebut segera hilang bila pasien menghentikanaktivitasnya. Serangan angina dapat timbul pada waktu tidur malam. -   Lamanya serangan sakit dada biasanya berlangsung 1  –   5 menit, walaupun perasaan tidak enak di dada masih dapat terasa setelah sakit dada hilang. Bila sakit dada berlangsung lebih dari 20 menit, mungkin pasien mendapatserangan infark miokard akut dan bukan disebabkan angina pectoris biasa. Dengan anamnesis yang baik dan teliti sudah dapat disimpulkan mengenai tinggirendahnya kemungkinan penderita tersebut menderita angina pektoris stabil ataukemungkinan suatu angina pektoris tidak stabil. Ada 5 hal yang perlu digali dari anamnesa mengenai angina pectoris yaitu : lokasinya, kualitasnya, lamanya,factor pencetus, factor yang bisa meredakan nyeri dada tersebut. Setelah semua deskriptif nyeri dada tersebut didapat, pemeriksa membuatkesimpulan dari gabungan  berbagai komponen tersebut. Kesimpulan yang didapat digolongkan menjadi tiga kelompok yaituangina yang tipikal, angina yang atipikal atau nyeri dada bukan karena jantung.    Angina termasuk tipikal bila rasa tidak enak atau nyeri dirasakan dibelakang sternum dengan kualitasdan lamanya yang khas, dipicu oleh aktivitas atau stress emosional, mereda bila istirahat atau diberi nitrogliserin.    Angina dikatakan atipikal bila hanya memenuhi 2 dari 3 kriteria diatas.     Nyeridada dikatakan bukan berasal dari jantung bila tidak memenuhi atau hanyamemenuhi 1 dari tiga kreteria tersebut.  4   PEMERIKSAAN FISIK Pada pasien penyakit jantung, dilakukan pengamatan keadaan umum, tangan pasien,  pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan denyut arteri, pemeriksaan tekanan vena  jugularis dan pemeriksaan jantung lengkap (inspeksi, auskultasi, palpasi, perkusi). Pengamatan keadaan umum Lihat keadaan umum pasien, apakah sehat/sakit, apakah terlihat sesak atau nyaman saat istirahat, apakah terdapat sianosis sentral/tidak. Kemudian lihat tangan pasien, apakah ada sianosis perifer, jari tabuh, dan perdarahan splinter. Lalu cari anemia di konjungtiva, dan  periksa ulang untuk sianosis sentral. Pemeriksaan tanda-tanda vital Pemeriksaan yang dilakukan antara lain mengukur suhu tubuh pasien, menghitung frekuensi nadi dan pernapasan, dan mengukur tekanan darah pasien. Pemeriksaan denyut arteri Palpasi denyut arteri radialis untuk memastikan apakah setara dan sinkron di kedua  pergelangan tangan, serta dicatat kecepatan, irama, isi, dan karakternya. Denyut arteri karotis  juga dipalpasi. Jangan meraba kedua denyut karotis bersamaan karena dapat menyumbat aliran darah otak sementara. Denyut arteri perifer diperiksan dengan meraba denyut arteri femoralis, arteri poplitea, arteri tibialis posterior, arteri dorsalis, arteri brakialis. Pemeriksaan tekanan vena jugularis Dalam menilai tekanan vena jugularis, vena-vena servikalis membentuk manometer  berisi darah yang berhubungan dengan atrium kanan dan oleh karena itu, dapat digunakan untuk mengukur tekanan rata-rata atrium kanan. Vena jugularis interna kanan harus diinspeksi dengan pasien berbaring pada bantal dengan sudut 45 o . kadang-kadang pangkal leher perlu disorot dengan lampu. Cari pulsasinya dan kenali pulsasi tertingginya. Dari titik  pulsasi tertinggi ini, bentangkan sebuah benda atau kartu yang berbentuk persegi secara horizontal kemudian letakkan sebuha penggaris secara vertical pada angulus sterni sehingga terbentuk sudut 90o yang tepat. Ukur jarak vertical dalam satuan sentimeter di atas angulus sterni tempat benda yang dipegang horizontal itu menyilang penggaris. Jarak yang diukur ini adalah tekanan vena jugularis. 3  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks