Documents

3 pages
220 views

Lbm 1 KgDSesak Nafas Hebat

of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
LBM 1 KGD
Transcript
  Sesak Nafas Hebat STEP 1 1.   Angioedema : merupakan jenis alergi kulit, biasanya terjadi pembengkakan di mulut, mata, lengan kaki,tenggorokan, dikarenakan alergi makanan atau alergi sinar matahari Punya nama lain giant urtikaaria/ angioneurotikderma, di jaringan sub mukosa dibawah dermis 2.   Urtikaria : reaksi vaskuler pada kulit yang ditandai dengan edema yang timbul cepat dan hilang perlahan berwarna pucat, dikelilingi warna kemerahan, dan disertai rasa gatal berat , rasa tersengat atau tertusuk. Di lapisan diatas dermis STEP 2 1.   Mengapa pasien mengalami somnolen, urtikaria,angioedema? 2.   Mengapa pda pasien didapatkan sesaknafas hebat disertai nafas cuping hidung, retrasi subcostal, weezing dan stridor setelah makan kacang ? 3.   Mengapa pasien muntah dan nyeri abdomen? 4.   Apa tujuan dari pasien dibaringkan dan dielefasikan kedua tungkainya? 5.   Mengapa didapatkan ttv rr 40x/menit, td 60/40 mmhg, nadi 130x/menit, dan akral dingin? 6.   Apa yang dinilai dari monitor ekg dan pulse oximetri? 7.   Bagaimana patogenesis terjadinya kasus diatas ? 8.   Apa etiologi dan faktor risiko dari skenario diatas ? 9.   Bagaimana manifestasi klilnis dari skenario ? 10.   Apa diagnosis dan DD? 11.   Pemeriksaan penunjang dari skenario ? 12.   Bagaimana penatalksaanaan dari kasus di skenario? STEP 3 1.   Mengapa pasien mengalami somnolen, urtikaria,angioedema? Curiga shok anafilaktik Antigen diikat oleh sel B dengan bantuan Thelper   igE diikat oleh reseptor Fc di permukaan sel mastoid. Apabila terjadi pajanan untuk yang kedua kali , antigen akan membuat peningkatan igE yang akan menempel pada pernukaan sel mastoid yang akan menyababkan degranulasi, dan mengeluarkan histamin, bradikinn, leukotrien, prostaglandin. Sehingga terjadi peningkata permeabilitas kapiler   extravasasi cairan intravaskuler ke intersisial   edema (angioedema dan urtikaria). Vasodilatasi   tahanan vaskuler perifer menurun   hipovolemi   cardiac output mnurun   perfusi ke jaringan (otak )menurun   penurunan kesadaran (somnolen ) Somnolen : terjadi karena hipoksia karena terjadi rekasi anafilaktik Rx hipersensitifitas tipe 1 anafialktik contoh asma, di mediasi igE Rx hipersensitifitas tipe 2 sitotoksik igG atau igM. Ag + Ab  komplemen   melepaskan anafilaktor (c3aa, c5a)   sel mast & basofil  vasodilatasi , peningkatan permeabilitas. Contoh anemia haemofilik Rx hipersensitifitas tipe 3 komplek imun yang terjadi akibat endapan komplek anti gen anti body pada jaringan atau pembuluh darah,  Rx hipersensitifitas tipe 4 (Rx hipersensitifitas tipe lambat ) timbul > 24 jam setelah terpapar dar ntigen, terbagi dalam 2 jenis : Delay tipe hipersensitifitas   reaksi terjadi akibat respon tidak berbahaya contoh dermatitis kontak,dll Mediate angiolisis 2.   Mengapa pda pasien didapatkan sesaknafas hebat disertai nafas cuping hidung, retrasi subcostal, weezing dan stridor setelah makan kacang ? Antigen diikat oleh sel B dengan bantuan Thelper   igE diikat oleh reseptor Fc di permukaan sel mastoid. Apabila terjadi pajanan untuk yang kedua kali , antigen akan membuat peningkatan igE yang akan menempel pada pernukaan sel mastoid yang akan menyababkan degranulasi, dan mengeluarkan histamin, bradikinn, leukotrien, prostaglandin. Sistem pernafasan   bronkospasme (menyebabkan wheezing)   sesak nafas   kompensasi (nafas cuping hidung, retraksi subcostal)   edem laring (menyebabkan stridor) Peningkatan permeabilitas kapiler   SRSA + pelepasan asam arakidonat   PGE   vasokonstriksi   bronkospasme. Peningkatan pCo2 arteri   carotis dan aorta (pusat pernafasan perifer), peningkatan pCO2 LCS otak (H+  kemoroseptor center) , pco2 > 70-80 mhg   pusat pernafasan MO   peningkatan ventilasi   pco 2 menurun. 3.   Mengapa pasien muntah dan nyeri abdomen? Konstriksi otot polos  tertekan   nyeri abdomen & muntah Penyebab muntah : Organik :    GIT :    Obstruksi : ex. Stenosis pilorus    Non obstruksi : ex. Infeksi ,reflux esophageal    Non GIT: infeksi , uremia Non organik :    Makann, minuman tidak cocok    Keanyakan makan    Karacunan obat/makanan HIPOKSIA   ctz di ventrikel ke 4   pusat mual muntah   efek mual muntah Hubungan angioedema denga nyeri abdomen 4.   Apa tujuan dari pasien dibaringkan dan dielefasikan kedua tungkainya? Meningkatkan aliran balik (vena) memperbaiki curah jantung dan tekanan darah Merupakan pertolongan pertama pada orang dengan penurunan kesadaran. Dilakukan apabila sudah ada tanda2 syok rasa haus yang hebat, peningkatan denyut nadi, penurunan ekanan darah , sianosis, kesadaran turun. Cara : kepala sedikit lebih tinggi dari dada, tubuh horizontal atau dada sedikit lebih rendah, tungkai diangkat 20 derajat Di skenario : menekan visera abdomina menuju ke diafragma untuk memperbaiki distress pernafasan  5.   Mengapa didapatkan ttv rr 40x/menit, td 60/40 mmhg, nadi 130x/menit, dan akral dingin? Akral dingin : Tekanan darah menuju ke organ vital ( otak, hati, ginjal,dll) Hubungan saturasi oksigen dan pO2, akral dingin karena saturasi o2 menurun 6.   Apa yang dinilai dari monitor ekg dan pulse oximetri? Pulse oximetri saturasi o2 dalam hemoglobin dan nadi Ekg kerja jantung 7.   Apa diagnosis dan DD? Diagnosis : syok anafilaktik et kausa Dd : vaskulitis,mastoisitosis, asma, Perbedaan syok anafilaktik dan syok cardiogenik 8.   Bagaimana patogenesis terjadinya kasus diatas ? 9.   Apa etiologi dan faktor risiko dari skenario diatas ? Hipersensitifitas tipe 1 anafilaktik Etiologi urtikaria kronis > 6mgg idiopatik fisik dll, akut <6 mgg makanan obat2 viral,dll 10.   Bagaimana manifestasi klilnis dari skenario ? 11.   Pemeriksaan penunjang dari skenario ? 12.   Bagaimana penatalksaanaan dari kasus di skenario? Berikan terai oksigenasi lsju tinggi Epinefrin IV (severe, mengancam jiwa, 0,1 mg/ 5menit pelan pelan) diencerkan sblm dipakai , IM ( ADA HIPOTENSI , airway swelling, susah nafas, 0,3-0,5mg/15-20menit kalo tdk ada perubahan) Kalo tdk repon berikan -> infus kristaloid , normalsalin Beri antiistamin -> iv atau im , ex : difenhidramin 25-50 H2 bloker -> cimetidin : 300mg oral
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks