Documents

30 pages
304 views

Laporan Bbdm 2.2 Skenario 1

of 30
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
mmm
Transcript
  1 SKENARIO 1 NAFAS TERENGAH ENGAH SETELAH NAIK TANGGA Agus (19 tahun) terengah-engah setelah naik tangga kelantai tiga sambil berlari kecil. Setelah seorang temannya mengamati hal tersebut dan mendiskusikan dengan Agus mengenai frekuensi nafas yang normal antara sedang beristirahat dan beraktifitas. Agus dan temannya adalah mahasiswa FK UNDIP sehingga mereka juga saling mengamati kondisi thorax ketika sedang bernapas. A.   TERMINOLOGI 1.   Thorax : Bagian tubuh antara leher dan difragma yang dibungkus oleh iga. Dibagian belakang dibatasi oleh vertebrae thoracalis I-XII 2.   Frekuensi napas : Intensitas udara yang dihirup oleh hidung dan mulut ke paru-paru atau yang dikeluarka kembali. B.   RUMUSAN MASALAH 1.   Bagaimana mekanisme pernafasan pada manusia? 2.   Mengapa frekuensi napas saat istirahat berbeda dengan beraktifitas? 3.   Bagaimana kondisi dinding thorax ketika bernapas? 4.   Faktor apa saja yang mempengaruhi frekuensi pernafasan? 5.   Apakah terengah-engah mempengaruhi heart rate? C.   ANALISIS RUMUSAN MASALAH 1.   Mekanisme Pernafasan pada Manusia a.   Ventilasi atau bernafas dilakukan secara mekanis dengan mengubah secara bergantian arah gradient tekanan untuk aliran udara antar atmosfer dan alveolus melalui ekspansi dan recoil siklik paru ketika tekanan intra alveolus meningkat akibat recoil  paru selama ekspirasi, udara mengalir keluar paru menuju tekanan atmosfer yang lebih tinggi.  b.   Kontraksi dan relaksasi bergantian otot otot inspirasi terutama diafragma secara tak langsung menimbulkan inflamasi dan deflasi  2  periodic paru dengan secara siklis mengembangkan dan mengempiskan rongga thorax dengan paru secara pasif mengikuti gerakannya. c.   Paru mengikuti gerakan rongga thorax cairan intrapleura dan gradient tekanan transmural melintas dinding paru yang terbentuk karena intrapleural menjadi subatmosfer dan kurangnya lebih rendah dari pada tekanan intraalveolus berdasarkan kebutuhan energy untuk kontraksi, inspirasi disebut proses aktif dan ekspirasi disebut proses pasif. 2.   Ketika beristirahat semua variable yang terikat selama proses  pernafasan pada jumlah yang normal atau rendah, namun pada saat olahraga variable tersebut mengalami peningkatan, diantaranya : a.   Pemakaian O 2  dikarenakan kebutuhan energi yang mengikat sehingga otot lebih aktif mengoksidasi molekul nutrien dengan lebih cepat  b.   Produksi CO 2 dikarenakan otot yang lebih aktif bermetabolisme sehingga lebih banyak CO 2  c.   Ventilasi alveolus d.   Penyaluran O 2  ke otot e.   PO 2  dan PCO 2 arteri f.   Pengeluaran CO 2 dari otot 3.   Kondisi Dinding Thorax a. Inspirasi Saat inspirasi terjadi kontraksi otot-otot intercostalis externus sehingga sangkar iga terangkat. Elevasi iga menyebabkan sternum bergerak ke atas dan luar, yang mengangkat ukuran depan belakang rongga thorax. terjadi juga kontraksi diafragma sehingga diafragma menurun untuk meningkatkan ukuran ventrikel rongga thorax.  3  b. Ekspirasi Terjadi kontraksi otot intercostalis interus yang mendatarkan iga dan sternum sehingga ukuran rongga thorax mengecil. Kemudian diafragma kembali berelaksasi begitu juga dengan otot interostalis externus. Terjadi juga kontraksi otot abdomen yang menyebabkan diafragma terdorong ke atas semakin mengurangi ukuran ventrikel rongga thorax. 4.   Faktor yang mempengaruhi siklus frekuensi pernapasan : a.   Aktivitas Frekuensi pernapasan pada saat beraktivitas lebih besar dari pada saat istirahat  b.   Usia Pada bayi karena paru parunya lebih kecil maka frekuensi napasnya  juga lenih cepat c.   Jenis Kelamin Paru paru pria lebih besar daripada paru paru wanita sehingga frekuensi napas wanita lebih besar dari pria d.   Posisi Tubuh 5.    Nafas terengah-engah akan direspon oleh tubuh dengan mempercepat  pertukaran oksigen dan karbondioksida oleh sistem organ respirasi dan mempercepat sirkulasinya ke seluruh tubuh oleh sistem kardiovaskuler  jantung sebagai Organ utama kardiovaskuler bekerja untuk meningkatkan cardiac output (CO) yang dipengaruhi oleh stroke volume (SV) dan heart rate (HR). Peningkatan efektivitas stroke volume pada atlet yang rutin berlatih. Namun orang yang jarang  berlatih seperti kasus pada skenario, peningkatan cardiac output terjadi karena peningkatan heart rate.  4 D.   PETA KONSEP E.   SASARAN BELAJAR 1.   Anatomi : Dinding Thorax, Diaphragma, dan Pulmo   2.   Histologi : Struktur Miskroskopik Saluran Respirasi dan Pulmo   3.   Fisiologi : Mekanisme Pernapasan 4.   Biokimia : Transpor Gas dan Asidosis Asam Laktat  F.   ANALISIS SASARAN BELAJAR 1.   Anatomi Dinding Thorax PERNAFASANORGAN PERNAFASANMEKANISMEPERTUKARAN GASTRANSPOR GASCONTROL PERNAFASANFREKUENSI PERNAFASAN
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks