History

2 pages
3 views

Data

of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Data
Transcript
  PERCOBAAN I Bahan Dilarutkan dalam Keterangan Air biasa di permukaan yang luas Air biasa di permukaan yang sempit Air panas Dengan pengadukan Roti kering Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Ditetesi air dengan daya serap roti 4ml Kacang kering Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Air berkurang menjadi 6ml Wortel Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Air berkurang menjadi 8,1ml Susu bubuk Molekul susu memisah dan menyebar, terurai cepat Molekul susu memisah dan menyebar, terurai lebih lama Molekul susu memisah dan menyebar, terurai cepat Molekul susu  bercampur dengan air Molekul menjadi ionik Gula pasir Molekul gula memisah dan menyebar, terurai cepat Molekul gula memisah dan menyebar, terurai lebih lama Molekul gula memisah dan menyebar, terurai cepat Molekul gula  bercampur dengan air Molekul menjadi ionik Sirup Molekul sirup memisah dan menyebar, terurai cepat Molekul susu memisah dan menyebar, terurai lebih lama Molekul sirup memisah dan menyebar, terurai cepat Molekul sirup  bercampur dengan air Molekul menjadi ionik Tinta Molekul tinta sulit terpisah Molekul tinta lebih sulit terpisah Molekul tinta sulit terpisah Molekul tinta sulit terpisah Molekul susah terurai PERCOBAAN II  Pada percobaan kali ini, kita mengamati apa yang terjadi pada usus yang telah direndam dalam wadah berisi air. Kita tidak dapat melihat hasil yang signifikan dalam waktu yang sebentar, oleh karena itu kita harus menunggu selama 1 hari untuk melihat apa yang terjadi  pada usus tersebut. Pada percobaan ini usus direndam di air jernih. Setelah 1 hari dapat kita lihat yang terjadi adalah usus semakin bertambah besar,  peristiwa ini disebut hemolisis. Hal ini disebabkan air jernih lebih hipotonis daripada air gula yang hipertonis. Oleh karena keadaan di luar lebih hipotonis, maka air jernih masuk kedalam usus dan bercampur dengan larutan gula dan lama kelamaan, usus akan banyak diisi oleh air, sehingga usus akan terus menerus membesar dan dapat pecah. Terdapat endapan putih di dasar gelas, endapan ini berasal dari dalam usus air menjadi keruh. Bukti bahwa hemolisis terjadi pada usus ini adalah usus menjadi jauh lebih besar daripada sebelumnya dan air di luar usus volumenya menjadi lebih sedikit karena ada sebagian yang masuk ke dalam usus. Volume air bersih yang semula 900ml menjadi 870ml. Diperkirakan air tersebut masuk ke dalam usus. Gambar usus sapi yang mangalami hemolisis, usus tampak menggembung.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks