Government Documents

5 pages
5 views

Chemistry Learning Strategies Task By : Name : Ariyessa Dinantia No. of Student : 1205113125 Lecturer : Sri Haryati

of 5
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Chemistry Learning Strategies Task By : Name : Ariyessa Dinantia No. of Student : 1205113125 Lecturer : Sri Haryati
Transcript
  Chemistry Learning Strategies Task    By :  Name : Ariyessa Dinantia  No. of Student : 1205113125 Lecturer : Sri Haryati, S.Pd, M.Si Chemical Education Math and Science Field Education Faculty University of Riau 2013    Taksonomi Afektif Afektif taksonomi domain Krathwohl adalah mungkin yang paling dikenal dari salah satu taksonomi afektif . " Taksonomi adalah memerintahkan sesuai dengan  prinsip internalisasi . Internalisasi mengacu pada proses dimana seseorang yang mempengaruhi terhadap suatu objek melewati dari tingkat kesadaran umum ke titik di mana mempengaruhi adalah ' diinternalisasi ' dan konsisten panduan atau mengendalikan perilaku seseorang   Taksonomi ranah afektif yang disusun oleh Bloom dan kawan-kawan (lihat Krathwohl, D.R., et al., 1964) terdiri dari lima kategori utama yaitu: penerimaan (receiving), tanggapan (responding),  penilaian (valuing), pengaturan (organization), serta karakterisasi  berdasarkan nilai (Characterization by Value). Ke lima kategori tersebut beserta subdivisinya ditampilkan kembali pada Tabel 2 di bawah. Krathwohl's affective domain taxonomy is  perhaps the best known of any of the affective taxonomies. "The taxonomy is ordered according to the principle of internalization. Internalization refers to the  process whereby a person's affect toward an object passes from a general awareness level to a point where the affect is 'internalized' and consistently guides or controls the person's behavior    Affective domain taxonomy developed by Bloom and colleagues ( see Krathwohl , DR , et al . , 1964 ) consists of five main categories : acceptance ( receiving ) , response ( responding ) , valuation ( valuing ) , arrangement (organization ) , and characterization by value ( characterization by value) . Into five categories displayed along subdivisinya  back in Table 2 below .    Tabel 2 Taksonomi Ranah Afektif Kategori   Deskripsi   Subdivisi  1. Penerimaan (Receiving) Peka terhadap kehadiran fenomena tertentu dan  bersedia untuk menerimanya. 1.1. Kesadaran1.2. Kesediaan untuk menerima 1.3. Perhatian yang terkontrol 2. Tanggapan (Responding) Bersedia untuk menanggapi secara aktif. 2.1. Persetujuan secara diam-diam dalam menanggapi2.2. Kesediaan untuk menanggapi 2.3. Kepuasan dalam menanggapi 3. Penilaian (Valuing) Menampilkan keterlibatan atau komitmen tertentu. 3.1. Penerimaan sebuah nilai3.2. Preferensi sebuah nilai 3.3. Komitmen 4. Pengaturan (Organization) Memadukan nilai baru ke dalam sistem nilai yang ada, menentukan hubungan di antara nilai-nilai tersebut, mendirikan salah satu yang dominan. 4.1. Konseptualisasi nilai4.2. Pengorganisasian sistem nilai 5. Karakterisasi berdasarkan nilai (Characterization by Value) Bertindak secara konsisten dengan nilai-nilai baru yang diperoleh. 5.1. Penetapan umum5.2. Karakterisasi  Table 2 Taxonomy of Affective Domain   Category Description Subdivision 1.   Receiving Sensitive to the presence of certain phenomena and willing to accept it 1.1 . Kesadaran1.2 . Willingness to accept 1.3 . Attention is controlled 2. Responding Willing to respond actively 2.1 . Approval secretly in menanggapi2.2 . Willingness to respond 2.3 . Satisfaction in response 3. Valuing Displays a particular involvement or commitment 3.1 . Acceptance of a nilai3.2 . A preference value 3.3 . commitment 4. Organization Integrate the new value into the existing value system , determine the the relationship between these values , establishing one dominant 4.1 . Nilai4.2 conceptualization . Organizing system of values 5. Characterization by Value Acting consistently with the new values obtained 5.1 . Determination umum5.2 . characterization  SKILL DYER Dalam DNA Innovator , penulis mengidentifikasi lima kemampuan ditunjukkan oleh inovator terbaik : ( 1 ) Bergaul : koneksi menggambar antara  pertanyaan , masalah , atau ide dari bidang yang tidak terkait , ( 2 ) Mempertanyakan : berpose  pertanyaan yang menantang anggapan umum , ( 3 ) Mengamati : meneliti perilaku  pelanggan , pemasok , dan pesaing untuk mengidentifikasi cara-cara baru dalam melakukan sesuatu , ( 4 ) Bereksperimen : membangun  pengalaman interaktif dan memprovokasi respon yang tidak lazim untuk melihat apa wawasan muncul , dan ( 5 ) Jaringan : bertemu orang-orang dengan ide-ide dan perspektif yang  berbeda . Dyer menjelaskan bagaimana untuk menghasilkan ide-ide dengan keterampilan ini , berkolaborasi dengan " delivery -driven " Rekan-rekan untuk menerapkan ide-ide , dan membangun keterampilan inovasi di seluruh organisasi Anda untuk mempertajam daya saingnya . SKILL DYER   In The Innovator's DNA, the authors identify five capabilities demonstrated by the best innovators: (1)Associating: drawing connections  between questions, problems, or ideas from unrelated fields, (2) Questioning: posing queries that challenge common wisdom, (3) Observing: scrutinizing the behavior of customers, suppliers, and competitors to identify new ways of doing things, (4) Experimenting: constructing interactive experiences and provoking unorthodox responses to see what insights emerge, and (5) Networking: meeting people with different ideasand perspectives. The authors explain how to generate ideas with these skills, collaborate with "delivery-driven" colleagues to implement ideas, and build innovation skills throughout your organization to sharpen its competitive edge.
Related Documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks