Documents

57 pages
159 views

Bio - TOTAL

of 57
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
total
Transcript
  1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Statistik adalah ilmu dan seni pengembangan dan penerapan metode yang  paling efektif untuk kemungkinan salah dalam kesimpulan dan estimasi dapat diperkirakan dengan menggunakan penalaran induktif berdasrkan matematika  probabilitas. Data statistik dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau  persoalan. Data tentang sesuatu pada umumnya dikaitkan dengan tempat daan waktu. Sesuatu yang benar dianggap juga merupakan data walaupun data seperti itu  belum tentu benar, sebab masih merupakan suatu hipotesis yang perlu di uji terlebih dahulu. Kegunaan data dasarnya adalah untuk membuat keputusan oleh pembuat keputusan. Biostatistik deskriptif dan inferensial merupakan bidang studi yang menyenangkan dan menantang sekaligus menarik untuk dipelajari. Buku ajar  biostatistik deskriptif dan inferensial diperlukan di kebanyakan para sarjanan kesehatan. Buku ajar biostatistik deskriptif dan inferensial juga dapat digunakan oleh mahasiswa sebagai buku pegangan untuk praktik lapangan. B. Kaitan Buku Ajar dengan Materi Kuliah Mata Kuliah ini membahas mengenai konsep dan praktik statistic deskritif dan inferensial dalam aplikasinya pada kesehatan masyarakat secara sederhana dan komprehensif. Materi yang dibahas mengenai pengertian dan kegunaan serta  peranan peranan statistic dalam penelitian dan kesehatan, teknik pengumpulan dan  pengolahan data serta penyajian data, jenis dan skala data, menghitung dan menyajikan data dalam bentuk ukuran-ukuran nilai sentral, nilai pencaran atau dispersi, analisis korelasi, analisis komparatif, dan regresi linier sederhana.  2 BAB II KONSEP STATISTIK DESKRIPTIF DAN INFERENSIAL A. Capaian Pembelajaran 1. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep statsitik deskriptif dan inferensial 2. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep parametrik dan non parametrik 3. Mahasiswa mampu menjelaskan tahapan kegaiatan statistik 4. Mahasiswa mampu menjelaskan manfaat biostatistik bagi ilmu kesehatan masyarakat B. Materi Pembelajaran 1. Konsep Statsitik Deskriptif dan Inferensial Analisa statistik merupakan suatu aktvitas yang dilakukan untuk mengolah data penelitian dengan mengunakan metode statistik untuk menghasilkan suau informasi yang berguna. Dilihat dari aktivitas yang dilakukannya, statistik diklasifikasikan menjadi dua yakni statistika deskriptif dan statistika inferensial. a. Statistik Deskriptif: merupakan proses transformasi data penelitian dalam  bentuk tabulasi sehingga mudah dipahami dan diiterpretasikan. Deskriptif sifatnya menggambarkan atau mendeskripsikan suatu kondisi. Statistik deskriptif berfungsi mempelajari tata cara pengumpulan, pencatatan,  penyusunan, dan penyajian data penelitian dalam bentuk tabel frekuensi atau grafik, danselanjutnya diakukan pengukuran nilai-nilai statistiknya seperti mean/rerata.  b. Statistik Inferensial atau Statistik Induktif: ilmu pengetahuan statistik yang  bertugas mempelajari tata cara penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan  populasi berdasakan data hasil penelitian pada sampel (bagian dari populasi). Berdasarkan asumsi yang mendasarinya, statistik induktif/inferensial dibedakan menjadi dua, yaitu: - Statistik Parametrik. Pendugan dan uji hipotesis dari parameter populasi  berdasarkan anggapan bahwa skor-skor yang dianalisa telah ditarik dari suatu populasi dengan distribusi tertentu. Skala pengkuran yang digunakan adalah skala interval ataupn rasio, seta harus berdisribusi normal.  3 - Statistik Nonparametrik. Pendugan dan uji hipotesis dari parameter  populasi berdasarkan anggapan bahwa skor-skor yang dianalisa telah ditarik dari suatu populasi dengan bebas sebaran (tidak mengikuti distribus tertentu). Skala pengkuran yang digunakan adalah nminal dan ordinal, serta tidak harus berdistibusi normal. 2. Konsep Parametrik Dan Non Parametrik a. Konsep parametrik Statistik Parametrik, yaitu ilmu statistik yang mempertimbangkan jenis sebaran atau distribusi data, yaitu apakah data menyebar secara normal atau tidak. Dengan kata lain, data yang akan dianalisis menggunakan statistik  parametrik harus memenuhi asumsi normalitas. Pada umumnya, jika data tidak menyebar normal, maka data seharusnya dikerjakan dengan metode statistik non-parametrik, atau setidak-tidaknya dilakukan transformasi terlebih dahulu agar data mengikuti sebaran normal, sehingga bisa dikerjakan dengan statistik  parametrik. Contoh metode statistik parametrik: a. Uji-z (1 atau 2 sampel)  b. Uji-t (1 atau 2 sampel) c. Korelasi pearson, d. Perancangan percobaan ( one or two-way  anova parametrik), dll.  b. Konsep non parametrik Statistik Non-Parametrik adalah test yang modelnya tidak menetapkan syarat-syaratnya yang mengenai parameter-parameter populasi yang merupakan induk sampel penelitiannya. Oleh karena itu observasi-observasi independent dan variabel yang diteliti pada dasarnya memiliki kontinuitas. Uji metode non parametrik atau bebas sebaran adalah prosedur pengujian hipotesa yang tidak mengasumsikan pengetahuan apapun mengenai sebaran populasi yang mendasarinya kecuali selama itu kontinu. Pendeknya: Statistik Non-Parametrik adalah yaitu statistik bebas sebaran (tidak mensyaratkan bentuk sebaran parameter populasi, baik normal atau tidak). Selain itu, statistik non-parametrik biasanya menggunakan skala  pengukuran sosial, yakni nominal dan ordinal yang umumnya tidak  berdistribusi normal.  4 Contoh metode statistik non-parametrik: a. Uji tanda (sign test)  b. Rank sum test (wilcoxon) c. Rank correlation test (spearman) d. Fisher probability exact test. e. Chi-square test, dll   3. Tahapan Kegiatan Statistik a. Tahap - tahap kegiatan statistik - Collection of Data - Organization of Data - Presentation of Data - Analysis of Data - Interpretation of Data  b. Tahap - tahap penyusunan data - Editing yaitu mendeteksi kemungkinan adanya kesalahan atau ketidakkonsistenan data - Classify yaitu pengelompokan data sesuai dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh data - Tabulation yaitu pengelompokan data sesuai dengan sifat-sifat yang telah ditentukan dalam susunan kolom-kolom dan baris-baris, sehingga mudah untuk ditarik - Kesimpulan. - Presentasi Data yaitu kegiatan agar data mudah untuk dibaca dan bisa dilihat secara visual, maka dibuat dalam bentuk tabel, grafik atau diagram. - Analisa Data yaitu kegiatan untuk mengetahui karakteristik data, dengan menggunakan metode statistik, seperti rata-rata, deviasi standar, ataupun regresi. - Interpretasi Data yaitu kegiatan untuk mengambil suatu kesimpulan yang  benar. 4. Manfaat Biostatistik Bagi Ilmu Kesehatan Masyarakat Dari penerapan statistik di atas, sudah jelas ilmu ini intinya digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dan kebijakan kesehatan. Dengan teknik-teknik sampling, pengumpulan data, pengolahan hingga menarik kesimpulan, kini ilmu kesehatan dapat secara objektif:
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks