Documents

3 pages
161 views

analisis valley.docx

of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Analisis Valley Glacier pada Alpine Glacier di Kutub Utara Khansa Mutia Yahya 21100114140100 Khansamutiay@gmail.com 1 Teknik Geologi, Universitas Diponegoro, Semarang Abstrak Valley glacier merupakan gletser pada suatu lembah yang mengalir dari tempat yang tingggi ke,te
Transcript
  Analisis Valley Glacier pada Alpine Glacier di Kutub Utara Khansa Mutia Yahya 21100114140100 Khansamutiay@gmail.com 1 Teknik Geologi, Universitas Diponegoro, Semarang Abstrak Valley glacier   merupakan gletser pada suatu lembah yang mengalir dari tempat yang tingggi ke,tempat yang rendah pada daerah pegunungan atau yag disebut dengan  Apline Glaciation . Pada valley glacier ditemukan beberapa morfologi akibat adanya proses erosi yang mengukir lembah menjadi bentuk U. Pembentukan Valley glacier  biasanya akibat bertemunya dua gletser yang mengalir ke satu sama lain, di mana dua sisi pertemuan itu terjadi menjadi pusat gletser baru. Pada valley glacier   ditemukan arus kepang yang membahayakan bagi manusia.  Keywords  : Kutub Utara, Benua Artik,  Apline Glaciation, Valley Glacier    Pendahuluan Ditemukannya sungai es yang mengalir pada dinding curam di Kutub Utara. Tujuan adalah mengetahui proses morfologi dan pembenukan valley glacier daerah  Apline Glaciation Tinjauan Pustaka Valley Glacier merupakan gletser pada suatu lembah dan dapat mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Pada valley glacier juga terdapat anak-anak sungai. Valley Glacier terdapat pada alpine glaciation. Sedangkan alpine glaciation suatu  bentangalam glacial yang dapat terbentuk  pada daerah pegunungan. Geologi regional Samudra Arktik berlokasi di belahan  bumi bagian utara dan mayoritas berada di kawasan Arktik, kutub utara. Walaupun Organisasi Hidrografic Intenasional (IHO) menganggapnya sebagai samudra, namun  para ahli samudra menyebutnya sebagai Laut Mediterania Arktik atau Laut Arktik. Samudra Arktik mengisi sebuah basin bundar dan memiliki luas sekitar 14.056.000 km² (± 1,5 kali luas USA). Panjang garis pantainya 45.389 km dengan letak geografis pada 90°00’ LU dan 0°00’BT. Batas -batas Samudra Arktik yaitu hampir dikelilingi olah daratan sepenuhnya, yaitu Asia Utara, Amerika Utara, Greenland, dan Jazirah Skandinavia/Eropa Utara. Karakteristik yang dimiliki Samudra Arktik adalah samudra terkecil dan terdangkal di antara samudra yang ada di dunia. Samudra ini selalu tertutup oleh es, baik pada musim dingin maupun musim sepanjang tahun. Suhu dan kadar garamnya selalu berubah-ubah tergantung musim dan es yang menutupinya (sedang mencair atau meleleh) Mempunyai kadar garam terendah dibandingkan samudra-samudra lain di dunia (hal ini disebabkan rendahnya penguapan dan terbatasnya keluarnya air dari samudra ke daerah selatannya dengan masukan air tawar ke Samudra Arktik dalam jumlah yang besar). Terdapat basin dengan kedalaman 4.000  –   5.450 meter. Titik terendah terdapat di Basin Eurasia (-5.450m) Mempunyai bentuk dasar samudra yang sangat bervariasi, yaitu dengan adanya faultblock- ridge, plans of the abyssal zone, laut-laut dalam dan basin-basin. Mempunyai iklim kutub sepanjang tahun (suhu rata-rata -2°C). Metodologi Pembuatan paper ini menggunakan studi pustaka berupa ebook dan makalah yang telah dibuat terlebih dahulu.  Pembahasan Lembah gletser adalah sungai es yang mengalir yang terbatas dalam lembah  berdinding curam, sering mengikuti jalannya sebuah lembah sungai kuno. Tindakan erosif ke bawah es mengukir lembah menjadi  bentuk yang luas U, berbeda dengan bentuk V curam yang dihasilkan selama tahap awal erosi oleh sungai. Bentuk AU lembah dengan lantai datar adalah bukti yang baik dari glaciation terakhir dari suatu daerah.   U  berbentuk lembah dengan lantai datar di Pegunungan Alpen Eropa   Lembah gletser biasanya mulai terbentuk pada Corries  atau lapisan es. Es glasial mengalir menuruni bukit dari salah satu dari sumber-sumber ini akan mengikuti lembah yang ada atau rute yang mudah dilalui, mengikis dan memperbesar ketika  bergerak. Seringkali beberapa gletser corrie akan bergabung untuk makan lembah gletser tunggal. Biasanya gletser lembah dapat  bergabung dan membentuk gletser lebih besar dengan kekuatan erosi yang jauh lebih besar dari yang mereka punya individu sebagai lebih kecil. Gletser utama mengikis lembah yang berada di bawah lebih cepat dari lembah sekitarnya, kemudian meninggalkan sisa dan akhirnya menjadi tergantung lembah. Puing- puing batu jatuh dari dinding lembah curam dan tanduk permukaan gletser. Hal ini terjadi terutama di sepanjang tepi, di mana puing- puing batu membangun dan dikenal sebagai moraine lateral. Dimana dua gletser bertemu dan mengalir ke satu sama lain, dua sisi di mana pertemuan itu terjadi menjadi pusat gletser baru. Kedua morain lateral yang  bergabung membentuk moraine medial. Lembah gletser menunjukkan morain medial dan lateral. Moraine medial yang  berasal mana dua lembah bergabung. Dari moncong gletser, air lelehan mengalir menuruni lembah dalam sistem sungai dikepang. Sejumlah besar bahan terkikis diangkut oleh sungai ini mengalir cepat. Bahan tersebut disebut dengan fluvioglacial, membedakannya dari bahan disimpan di lokasi gletser. Deposito yang tersisa di situ dengan mundur gletser disebut sampai deposito. Aliran kepang glasial tidak stabil, sering mengubah program mereka dan tidur  bentuk. Di musim dingin, ketika mereka dan sumber membekukan glasial mereka, mereka mungkin berhenti mengalir Kecenderungan aliran kepang tentu saja tidak masalah di daerah padang gurun, tetapi bisa merupakan bahaya serius jika terjadi dalam sebuah wilayah berpenghuni. Untuk melindungi desa dan kota, sungai yang  berpotensi berbahaya yang sering dialihkan  bersama program dilapisi dengan beton atau  batu tebal dinding. Pengerukan rutin menghilangkan batu-batu besar dan deposit lumpur, sementara dinding yang kuat membatasi air bahkan di bawah kondisi  banjir. Kesimpulan Pada Valley glacier adalah gletser yang ditemukan pada  Alpine glatiacion , morfologi ini disebabkan oleh adanya arus erosi gasial. Pada valley glasier biasanya ditemukan aliran kepang yang berbahaya jika mengalir pada daerah yang berpenghuni. Daftar pustaka [1]http://tommysteven.blogspot.com/2010/05/glasial.html [2]http://www.geographysite.co.uk/pages/physical/glaciers/valley.html&prev=search Lampiran Gambar 1. Valley Glacier   Gambar 1.2 Aliran Kepang glasial
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks