Documents

12 pages
5 views

40581_MAKALAH PSIKOLOGI

of 12
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Psikolpgi
Transcript
  MAKALAH PSIKOLOGI TEORI BELAJAR MENURUT BLOOM DAN KRATWHOL Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Psikologi Keperawatan Disusun oleh : Salivahana Adhitya 16.IK.492 Siti Hotijah 16.IK.495 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SARI MULIA BANJARMASIN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN 2017  KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama ALLAH SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang melimpahkan rahmat, hidayat, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Teori Belajar menurut Bloom” Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah  berkontribusi dalam pembuatan makalah ini. Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar dapat memperbaiki makalah ini. Akhir kata kami berharap semoga makalah Teori Belajar menurut Bloom ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca. Banjarmasin, 24 Oktober 2017 Kelompok  BAB I PENDAHULUAN A.   Latar belakang Belajar bukan hanya menghafal dan bukan pula mengingat, tetapi belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri siswa. Perubahan sebagai hasil proses belajar dapat ditunjukkan dalam berbagai  bentuk, seperti perubahan terhadap lingkungan, sikap dan tingkah laku ketrampilan, kecakapan, kemampuan, daya reaksi dan daya penerimaan. Jadi  belajar adalah suatu proses yang aktif, proses mereaksi terhadap semua situasi yang ada pada siswa.Didalam pembelajaran juga perlu adanya guru dan siswa, dan dukungan suatu teori belajar, karena tanpa guru siswa tidak akan dikatakan siswa, dan begitu juga sebaliknya tanpa siswa guru tidak akan disebut guru kalau tidak ada siswa, juga dalam pembelajaran tidak akan terlepas dengan teori karena teori itulah yang akan merangsang kemampuan  para sisiwa atas apa yang dimiliki dalam dirirnya. Secara keseluruhan teori  belajar di kelompokan menjadi empat kelompok atau aliran meliputi: (1) Teori Belajar Behavioristik (2) Teori Belajar Kognitifistik (3) Teori Belajar Konstruktifistik (4) Teori Belajar Humanistik.Atas dasar keempat tersebut  pemakalah akan menerangkan salah satu dari teori-teori diatas, yaitu teori  belajar humanistik. Pada hakikatnya teori ini berkembang dari aliran  psikologi yang kemudian berpengaruh terhadap arah pengembangan teori,  praktek pendidikan dan pembelajaran yang dikenal sebagai aliran humanistik. Oleh karena judul yang penulis tulis adalah Teori Humanistik maka  pembahasan yang akan terjadi adalah Psikologi dan Pendidikan.Psikologi humanistik merupakan salah satu aliran dalam psikologi yang muncul pada tahun 1950-an, dengan akar pemikiran dari kalangan eksistensialisme yang  berkembang pada abad pertengahan. Pada akhir tahun 1950-an, para ahli  psikologi, seperti : Abraham Maslow, Carl Rogers dan Clark Moustakas mendirikan sebuah asosiasi profesional yang berupaya mengkaji secara khusus tentang berbagai keunikan manusia, seperti tentang : self (diri), aktualisasi diri, kesehatan, harapan, cinta, kreativitas, hakikat, individualitas  dan sejenisnya. Kehadiran psikologi humanistik muncul sebagai reaksi atas aliran psikoanalisis dan behaviorisme serta dipandang sebagai “kekuatan ketiga “ dalam aliran psikologi. Psikoanalisis dianggap sebagai kekuatan  pertama dalam psikologi yang awal mulanya datang dari psikoanalisis ala Freud yang berusaha memahami tentang kedalaman psikis manusia yang dikombinasikan dengan kesadaran pikiran guna menghasilkan kepribadian yang sehat. Kelompok psikoanalis berkeyakinan bahwa perilaku manusia dikendalikan dan diatur oleh kekuatan tak sadar dari dalam diri. Kekuatan psikologi yang kedua adalah behaviorisme yang dipelopori oleh Ivan Pavlov dengan hasil pemikirannya tentang refleks yang terkondisikan.Kalangan Behavioristik meyakini bahwa semua perilaku dikendalikan oleh faktor-faktor eksternal dari lingkungan. B.   Rumusan masalah 1.   Apa pengertian dari teori Humanistik? 2.   Apa Ciri-ciri dan Prinsip dalam Teori Humanistik? 3.   Jelaskan mengenai ketiga domain dalam taksonomi pendidikan! C.   Tujuan 1.   Mengetahui pengertian dari teori Humanistik 2.   Memahami ciri-ciri dan prinsip dalam teori Humanistik 3.   Memaparkan ketiga domain dalam taksonomi pendidikan
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks