Documents

14 pages
104 views

345.pdf

of 14
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
ANALISIS STRATEGI COST LEADERSHIP PADA PT. AJE INDONESIA KHUSNA Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya Email : nunakhusna10@gmail.com ABSTRAK Company can do a generic strategies to achieve competitive advantage. Michael R. Porter divided the strategy into three, there are differentiation, Cost Leadership and Focus. Cost Leadership is a company's strategy to min
Transcript
  1 ANALISIS STRATEGI COST LEADERSHIP  PADA PT. AJE INDONESIA KHUSNA Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya Email : nunakhusna10@gmail.com  ABSTRAK Company can do a generic strategies to achieve competitive advantage. Michael  R. Porter divided the strategy into three, there are differentiation, Cost  Leadership and Focus. Cost Leadership is a company's strategy to minimize cost  so that the cost incurred lower than the company which use Differentation  strategy or Focus. Application of Cost Leadership strategy can improve the  performance of the company. This research was conducted at PT. AJE  INDONESIA which produces beverage Big Cola and analyze how the company can manage the cost like production cost and non-production cost. Production cost such as raw material costs, labor costs and overhead costs and non- production cost like marketing expenses and general administration. The results  showed that the strategy of Cost Leadership is achieved by strict cost control and thorough. Keyword: Cost Leadership PENDAHULUAN Strategi perusahaan dalam upaya mencapai keunggulan kompetitif pasti  berbeda antara perusahaan satu dengan yang lainnya. Terdapat 3 strategi generik yang dapat dilakukan oleh perusahaan sebagai upaya peningkatan bisnis dalam  persaingan usaha yang semakin ketat agar dapat mencapai dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Michael R. Porter dalam Ritika Tanwar (2013) menyebutkan 3 strategi tersebut yaitu Strategi Diferensiasi (  Differentation ),  2 Kepemimpinan Biaya ( Cost Leadership ) dan Fokus (  Focus ). Cost Leadership merupakan strategi perusahaan dengan cara meminimalkan biaya sehingga biaya yang dikeluarkan apabila menggunakan strategi ini akan lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan yang menggunakan strategi  Differentation  maupun  Focus . Strategi Cost Leadership  dapat membuat perusahaan memperoleh keuntungan yang lebih besar dikarenakan perusahaan dapat menekan biaya  produksi sehingga harga dapat bersaing dan laba perusahaan dapat meningkat. Dengan demikian kinerja perusahaan menjadi lebih baik. Hashem Valipour, Hamid Birjandi dan Samira Honarbakhsh (2012) memaparkan perusahaan dengan  penerapan Strategi Cost Leadership  menunjukkan bahwa  financial leverage, business strategy  dan dividends payout   akan berpengaruh positif terhadap kinerja  perusahaan. Peningkatan kinerja perusahaan yang menerapkan Strategi Cost  Leadership  dapat tercapai dengan pengendalian biaya yang ketat. Perusahaan harus melakukan upaya untuk meminimalisir biaya-biaya dalam segala aspek  bisnis. Dalam hal ini perusahaan lebih menekankan pada efisiensi dimana  perusahaan memproduksi dengan volume yang tinggi dan produk yang diproduksi merupakan produk standar. Beberapa perusahaan yang telah menerapkan strategi ini yaitu Charles Schwab dalam broker diskon, Wal-Mart dalam ritel diskon, Texas Instruments dalam elektronik konsumen, Emerson Electric dalam motor elektrik, Hyundai dalam otomotif, Dell dalam komputer, Black and Decker dalam peralatan mesin,  3  NuCor dalam baja, Lincoln Electric dalam peralatan mengelas dan BIC dalam  pena. Di Indonesia terdapat perusahaan yang juga menerapkan strategi Cost  Leadership  seperti AirAsia dalam Maskapai Penerbangan, Big Cola dalam minuman soda. Dalam penelitian ini analisis dilakukan pada PT. AJE INDONESIA yang memproduksi minuman soda Big Cola. Minuman ini muncul dengan harga Rp 3.000 dengan isi 535 ml. Harga tersebut lebih murah dari produk yang sudah ada sebelumnya seperti Coca-Cola maupun Pepsi. Tabel 1.1 Daftar Harga Pasar No Nama Minuman Harga 1 Coca Cola 330 ml Rp 5.900 2 Pepsi Cola 330 ml Rp 4.600 Sumber data : metroniaga.co.id (08 Juni 2015) PT. AJE INDONESIA adalah sebuah perusahaan minuman multinasional yang memproduksi minuman bersoda Big Cola. Country Manager PT. AJE INDONESIA, Gonzalo Artigot Garcia mengatakan bahwa perusahaan ini merupakan bagian dari perusahaan AJE asal Peru, yang merupakan perusahaan minuman terbesar di dunia. AJE pertama kali melakukan investasi di Indonesia  pada tahun 2010 dengan mengeluarkan produk Big Cola. Sejak peluncuran  pertama kali pada tahun 2010, penjualan Big Cola cukup tinggi. Dari tahun 2010 hingga 2014 bisnis perusahaan ini terus berkembang. Perkembangan AJE tersebut terbukti selama empat tahun berinvestasi di Indonesia, AJE sudah memiliki tiga pabrik. Pabrik Pertama berada di Delta Silicon II Industrial Park II Cikarang dan Pabrik Kedua berada di Surabaya,  4 sedangkan pabrik ketiga berada di Delta Silicon 6 Industrial Park dengan nama Mega Factory. Dalam proses produksi AJE memberdayakan pengusaha lokal dengan memakai bahan baku terbesar yaitu gula dari Indonesia. Perbedaan dari AJE Indonesia dengan perusahaan minuman bersoda lainnya adalah target pasar. AJE Indonesia menentukan target konsumen kelas menengah dan menengah  bawah. Perusahaan ini melakukan upaya agar sesuai target pasar yang telah ditentukan dimana menekan biaya sehingga harganya lebih murah jika dibandingkan dengan minuman soda lainnya (beritasatu.com, 29 Januari 2015). Penerapan Strategi Cost Leadership  dapat meningkatkan kinerja  perusahaan seperti yang telah diterapkan oleh PT. AJE INDONESIA namun terdapat beberapa kelemahan yaitu rentan terhadap beberapa risiko seperti munculnya pesaing baru dengan produk imitasi yang memiliki harga jual lebih murah, adanya sikap kurang perhatian terhadap kebutuhan dan kepuasan  pelanggan karena kekhawatiran yang berlebihan untuk meminimalisir biaya. Selain itu inflasi tak terduga juga dapat membuat perusahaan yang menerapkan strategi Cost Leadership  tidak dapat bersaing dengan perusahaan yang menerapkan strategi  Differentation  (Ritika Tanwar, 2013). Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa penerapan strategi Cost  Leadership  yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan memiliki beberapa risiko atau kelemahan yang dapat membuat perusahaan tidak dapat mempertahankan keunggulan dalam persaingan kompetitif. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian mengenai Strategi Cost Leadership yang diterapkan oleh PT. AJE INDONESIA di Indonesia dan bagaimana upaya yang dapat dilakukan perusahaan dalam meminimalisir risiko agar perusahaan dapat
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks