Documents

2 pages
180 views

2. PENDAHULUAN

of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
ll
Transcript
   1 BAB I PENDAHULUAN  Nyeri punggung bawah atau  Low Back Pain  adalah gejala berupa rasa nyeri dan perasaan tidak nyaman di bagian punggung bawah yaitu di daerah lumbal atau lumbosakral. Pada beberapa kasus, gejalanya sesuai diagnosis  patologisnya, namun terkadang diagnosisnya tidak pasti dan berlangsung lama. 1  Menurut laporan WHO pada dekade 2000-2010, gangguan muskuloskeletal telah menjadi masalah yang banyak dijumpai di pusat-pusat  pelayanan kesehatan di seluruh dunia. Di Amerika Serikat prevalensinya dalam satu tahun berkisar antara 15%-20%, sedangkan berdasarkan kunjungan pasien ke dokter adalah 14,3%. Di Indonesia diperkirakan angka prevalensi 7,6% sampai 37% dengan titik prevalensi 15% dari populasi umum (Meliawan, 2009). Dalam satu tahun terdapat lebih dari 500.000 kasus nyeri punggung bagian bawah dan dalam 5 tahun angka insiden naik sebanyak 59%. Prevalensi pertahun mencapai 15 - 45%. Dari 500.000 kasus tersebut 85% penderitanya adalah usia 18-56 tahun. 2  LBP merupakan salah satu masalah sosial utama ekonomi utama di Inggris. Hal ini karena 13% alasan seseorang tidak masuk bekerja disebabkan karena LBP. Insidensi setiap tahun pada orang dewasa mencapai 45% dan paling  banyak menyerang usia 35-55 tahun. 3  Kelompok Studi Nyeri (Pokdi Nyeri) Persatuan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) melakukan penelitian pada bulan Mei 2002 di 14 rumah sakit pendidikan, dengan hasil menunjukkan bahwa jumlah penderita nyeri sebanyak 4456 orang (25% dari total kunjungan), 1598 orang (35,86%) merupakan penderita nyeri kepala dan 819 orang (18,37%) adalah penderita LBP. 4  Prevalensi dari NPB di Indonesia sampai saat ini belum diketahui secara  pasti. Mengingat beban nyeri serta penyebab disabilitas penderita yang mengakibatkan kehilangan jam kerja cukup tinggi, problema kesehatan kerja,  2 keterbatasan fungsional aktivitas sehari-hari dan penurunan kualitas hidup seseorang maka pendataan serta penelitian untuk ini perlu dilakukan. 5 Data epidemiologik mengenai LBP di Indonesia belum ada namun diperkirakan 40% penduduk Jawa Tengah berusia antara 65 tahun pernah menderita nyeri punggung dengan prevalensi laki-laki 18,2% dan pada perempuan 13,6%. 6  Data yang didapat dari Dr Muhammad Hoesin Palembang dalam tahun 2015 kunjungan di Poliklinik Saraf berjumlah 5193 orang yang 12 % atau sebanyak 283 diantaranya adalah kasus nyeri pinggang bawah. Belum banyak penelitian yang dilakukan tentang nyeri punggung bawah yang berhubungan dengan keterbatasan fungsional aktivitas kehidupan sehari-hari. Dari 180 penderita nyeri punggung akut yang di ikuti selama satu tahun ternyata 38% mengalami keterbatasan fungsional yang tetap. Keterbatasan fungsional yang menetap bukan saja dipengaruhi oleh derajat nyeri, tetapi juga faktor premorbid faktor psikologi, aktivitas fisik, merokok, faktor yang  berhubungan dengan lamanya gejala, luasnya nyeri dan mobilitas spinal. 7  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks