Documents

11 pages
207 views

03-MODUL GULMA .pdf

of 11
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN GULMA TERPADU PADA KEDELAI Arief Harsono Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian Jl. Raya Kendalpayak Km8 Malang Tlp. (0341)801468 Fax. (0341) 801496 Email : blitkcbi@telkom.net Latar Belakang : Pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai tergolong relatif lambat. Kanopi tanaman baru menutup tanah pada umur sekitar 40 hari, kondisi ini membe
Transcript
   1 IMPLEMENTASI PENGENDALIAN GULMA TERPADU PADA KEDELAI    Arief Harsono Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian  Jl. Raya Kendalpayak Km8 Malang Tlp. (0341)801468 Fax. (0341) 801496     Email : blitkcbi@telkom.net   Latar Belakang : Pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai tergolong relatif lambat. Kanopi tanaman baru menutup tanah pada umur sekitar 40 hari, kondisi ini memberi peluang bagi tumbuhnya gulma. Sementara itu respon gulma terhadap tersediannya air, hara, cahaya dan ruang tumbuh sangat baik. Apabila pertumbuhan gulma tidak dikendalikan, maka faktor-faktor pendukung pertumbuhan tersebut tidak dapat dimanfaatkan tanaman secara optimal, akibatnya tanaman tidak mampu memberikan hasil sesuai potensinya. Pengendalian gulma pada tanaman kedelai di sentra-sentra produksi umumnya belum optimal karena terbatasnya tenaga, biaya dan waktu yang dimiliki petani. Agar pengendalian gulma pada kedelai dapat dilaksanakan dengan baik dan efisien, pengetahuan praktisi kedelai (petani) tentang seberapa besar kerugian yang disebabkan oleh gulma, kapan tanaman harus bebas gulma dan bagaimana cara pengendaliannya perlu ditingkatkan. Beberapa hal yang berkaitan dengan hal tersebut dibahas dalam modul ini, dengan harapan peserta kursus bisa memahami dan menularkan pengetahuannya pada para praktisi kedelai. Unit Kemampuan I Pengenalan Gulma Tujuan : Peserta kursus memahami apa yang dimaksud dengan gulma ?  Apakah yang dimaksud dengan gulma ? Beberapa ahli memberikan definisi yang berbeda, di antaranya ialah:    Tumbuhan yang tidak diinginkan;    Tumbuhan yang tumbuh tidak pada tempatnya;    Tumbuhan yang merugikan usaha pertanian;    Tumbuhan yang bertentangan dengan usaha pertanian; Pada intinya yang dimaksud dengan gulma ialah tumbuhan yang kehadirannya di lahan pertanian tidak diinginkan karena dapat menurunkan hasil tanaman budidaya.   2 Contoh : Padi gogo yang tumbuh di antara tanaman kedelai monokultur dapat dianggap sebagai gulma karena menurunkan hasil kedelai dan sebaliknya, tetapi kalau ditumpangsarikan keduannya dianggap sebagai tanaman utama. (bukan gulma). Unit Kemampuan II Kerugian akibat gulma Tujuan   : Peserta kursus memahami apasaja kerugian yang ditimbulkan oleh gulma Latar Belakang : Di lapangan, gulma sering tumbuh bersama-sama tanaman budidaya dan kurang mendapat perhatian dari petani. Pada hal kehadiran gulma di antara tanaman kedelai dapat menurunkan hasil 20 hingga 80%. Beberapa mekanisme gulma dalam menurunkan hasil tanaman ialah : 1.   Bersaing dalam mendapatkan air, hara, ruang tumbuh, CO 2  dan cahaya. 2.   Mengeluarkan racun (alelopati) yang menghambat pertumbuhan tanaman. 3.   Sebagai inang hama dan penyakit pengganggu tanaman. 4.   Pengendalian gulma dapat merusak tanaman sehingga menurunkan hasil. 5.   Mengganggu aktifitas panen, menambah biaya dan merugikan hasil. 6.   Menurunkan kualitas hasil karena hasil panen tercampur gulma. 7.   Beberapa gulma bersifat parasit, contoh striga yang merugikan sorgum 8.   Mengurangi efisiensi penggunaan lahan, pupuk dan air irigasi Unit Kemampuan III Gulma pada kedelai Tujuan : Peserta kursus dapat mengenal jenis-jenis gulma penting pada    tanaman kedelai dan periode kritis (paling peka) tanaman kedelai terhadap gulma. Latar Belakang: Di lapangan, keberadaan gulma di setiap petakan sebaiknya dikenal berdasarkan species gulma yang tumbuh agar dapat dikendalikan dengan baik dan efisien. Namun hal ini sangat sukar bagi petani, untuk mempermudah hal itu gulma tersebut dapat dikelompokan menjadi tiga golongan besar, yaitu : golongan teki-tekian, rumput-rumputan dan gulma berdaun lebar. Ketiga kelompok gulma tersebut memiliki karakteristik sendiri yang memerlukan penanganan berbeda untuk pengendaliannya.   3  A. Gulma Teki-tekian Kelompok ini umumnya termasuk famili Cyperacea  , mempunyai daya tahan luar biasa terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang (Stolon) di dalam tanah yang mampu bertahan hidup di bawah cekaman lingkungan yang berat. Selain itu gulma ini menjalankan jalur fotosintesis C-4 yang sangat efisien dalam menguasai areal pertanian secara cepat. Contoh : teki ladang ( Cyperus rotundus  ) B. Gulma rumput-rumputan : Kelompok ini umumnya termasuk famili Gramineae  . Umumnya berdaun sempit, mempunyai akar rimpang (Rhizoma) yang membentuk jaringan rumit di dalam tanah dan sulit diatasi secara mekanik. Contoh : Alang-alang ( Imperata cylindrica  ). C. Gulma Berdaun Lebar: Berbagai macam gulma ordo Dicotyledoneae termasuk dalam kelompok ini. Gulma ini biasanya tumbuh dengan habitus yang besar, sehingga kompetisi yang terjadi dengan tanaman terutama ialah dalam hal mendapatkan cahaya. Di antara gulma-gulma yang tumbuh, terdapat spesies yang dianggap penting karena mempunyai daya saing tinggi, sukar dikendalikan dan mudah menyebar. Ciri-ciri gulma penting : 1.   Pertumbuhan vegetatif cepat. 2.   Daya adaptasi tinggi meskipun lingkungannya kurang mendukung. 3. Perbanyakan vegetatif cepat dan produksi biji melimpah. 4. Biji, umbi dan rimpang mempunyai masa dormansi panjang dan sulit dikendalikan. 5. Memiliki daya saing tinggi meskipun populasinya rendah. 6. Kanopi mempunyai kelindungan yang luas. Tabel 1. Beberapa jenis gulma penting pada tanaman kedelai No. Jenis gulma Nama daerah (jawa) Golongan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Cyperus sp. Eleusine indica Echinocloa colonum Digitaria sp Imperata cylindica Polytrias amaura  Ageratum conyozoides Portulaca oleracea  Amaranthus sp Boreria alata Cyanotis cristata Ludwigia sp Teki Lulangan Jajagoan Cakar ayam  Alang-alang Lamuran Wedusan Krokot Bayam Kentangan Jeworan Lombokan Teki Rumput Rumput Rumput Rumput Rumput Daun lebar Daun lebar Daun lebar Daun lebar Daun lebar Daun lebar Sumber : Radjid dan Purwaningrahayu, 2007.   4 Periode kritis Kedelai terhadap gulma Periode kritis kedelai terhadap gangguan gulma berada pada awal pertumbuhan selama seperempat hingga sepertiga umur tanaman (Gambar 1). Periode ktitis adalah periode dimana tanaman sangat peka terhadap gangguan gulma. Gangguan gulma yang terjadi pada periode kritis akan menyebabkan penurunan hasil lebih besar. Beberap peneliti melaporkan bahwa ganguan gulma pada awal pertumbuhan tanaman akan menurunkan hasil, dan gangguan yang terjadi menjelang panen akan menurunkan kualitas hasil. 11.522.533.50 20 40 60 80Umur (Hari)    H  a  s   i   l   k  e   d  e   l  a   i   (   t   /   h  a   ) BergulmaBebas gulma  Gambar 1. Kerugian akibat gangguan gulma pada tanaman kedelai (Moenandir dan Kusaeni, 1990) Unit Kemampuan IV Daya saing gulma Tujuan : Peserta memahami mengapa gulma mempunyai daya saing berbeda terhadap tanaman. Latar belakang Di lapangan, gulma mempunyai daya saing yang berbeda terhadap kedelai tergantung pada jenis, kerapatan, kelindungan, daya jelajah akar dan saat terjadinya kompetisi. Kompetisi terjadi bila unsur yang tersedia (air, hara, cahaya, dll.) dalam  jumlah terbatas dan dibutuhkan dalam waktu yang bersamaan. Kemampuan gulma dalam menurunkan hasil tanaman erat kaitannya dengan kemampuan gulma dalam memanfaatkan/menyerap hara, air dan cahaya. Periode kritis terhadap   gulma
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks