Sheet Music

3 pages
8 views

S1-2016-331266-introduction.pdf

Please download to get full document.

View again

of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
S1-2016-331266-introduction.pdf
Transcript
  1 BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Kanker merupakan penyebab kematian nomor dua setelah penyakit kardiovaskular. Data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 70% kematian akibat kanker terjadi di negara miskin dan negara berkembang. Kanker payudara merupakan jenis kanker yang memiliki insidensi tertinggi pada perempuan, yaitu 38 per 100.000 perempuan di dunia (Globocan, 2012). Estimasi insidensi kanker payudara di Indonesia adalah sebesar 40 per 100.000 perempuan (Globocan, 2012). Jenis kanker tertinggi pada pasien rawat inap di rumah sakit di Indonesia pada tahun 2010 adalah kanker payudara sebesar 28,7% (Departemen Kesehatan RI, 2013). Deteksi dini kanker payudara sangat penting untuk dapat dilakukan penatalaksanaan seawal mungkin sehingga dapat mengurangi mortalitas dan morbiditas (Indrasto, 2008). Diagnosis awal keganasan kanker payudara merupakan suatu hal yang sangat penting, oleh karena itu diperlukan alat diagnostik yang dapat mendeteksi adanya kelainan walaupun sangat kecil pada payudara (Santoso, dan Wahyuni, 2005). Upaya untuk mendeteksi kanker payudara dilakukan dengan alat bantu mamografi yang menggunakan sinar X sehingga menghasilkan citra mamografi. Mammogafi merupakan metode yang umum dilakukan untuk screening  kanker payudara, karena mampu mendeteksi adanya kanker payudara pada wanita yang tidak memiliki gejala (Bland, 2005). Berdasarkan hasil penelitian dari  Health Insurance Plan ( HIP) dan The Breast Cancer  Detection Demonstration Project   (BCDDP), mamografi merupakan pemeriksaan yang lebih akurat dibandingkan pemeriksaan klinis untuk mendeteksi kanker payudara, dengan nilai positif mencapai 90% sehingga  2 dapat menurunkan mortalitas akibat kanker payudara sebesar 33% (Bland, 2005). Proses analisa terhadap citra mamografi yang dilakukan oleh radiologis atau dokter masih dilakukan secara manual (Sholihin, 2013). Citra mamografi terdiri atas citra analog dan citra digital, dalam pembacaan citra digital terdapat Computed Aided Detection (CAD) tetapi masih terbatas di Rumah Sakit di kota besar, sedangkan di daerah masih menggunakan proses pembacaan citra dengan pengamatan langsung. Ketidakseragaman pembacaan citra mamografi dapat menimbulkan keraguan terhadap interpretasi hasil dan rekomendasi penatalaksanaan kanker payudara (Indrasto, 2008). Pembacaan mamografi yang dilakukan ahli radiologi terlatih mempunyai angka positif palsu sebesar 10% dan angka negative palsu sebesar 7% (Bland, 2005). Perangkat lunak berbasis MATLAB yang telah dikembangkan oleh Susilo pada 2011 dapat menggambarkan tingkat keabuan citra radiograf dalam interval 0-255, untuk warna hitam sampai putih. Tingkat keabuan memiliki nilai yang sebanding dengan intensitas berkas sinar X yang diteruskan. Aplikasi tersebut telah dikembangkan untuk mendiagnosis lesi tulang osteolitik maupun osteosklerotik secara kuantitatif serta memiliki nilai kesesuaian antara pemeriksaan secara visual dan digital untuk setiap kasus. Pengolahan citra pada  Region of Interest   (ROI) tertentu diperlukan untuk mengetahui nilai kuantitatif Indeks-Keabuan. Dengan penggunaan aplikasi berbasis MATLAB yang telah dikembangkan, nilai tingkat keabuan dari citra radiograf kanker payudara dan citra radiograf payudara normal dapat dibedakan. Oleh karena itu ROI radiograf kanker payudara dengan analisis Indeks-Keabuan citra radiografi pixel dapat digunakan sebagai salah satu acuan dalam penentuan tahapan lanjutan bagi penderita diagnosis kanker payudara. 1.2   Identifikasi Masalah Proses analisa terhadap citra mamografi yang dilakukan oleh radiologis atau dokter masih dilakukan secara manual, sehingga ketidakseragaman pembacaan dapat menimbulkan keraguan terhadap interpretasi hasil. Oleh karena itu diperlukan sebuah aplikasi yang dapat memberikan informasi tingkat  3 keabuan piksel agar hasil diagnosis terhadap kanker payudara memiliki tingkat akurasi yang tinggi, sehingga mengurangi kesalahan diagnosis sedini mungkin. 1.3   Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, Bagaimana nilai rentang Indeks-Keabuan pada kanker payudara menggunakan perangkat lunak berbasis MATLAB yang telah dikembangkan? 1.4   Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian ini adalah : 1)   Penelitian ini tidak bertujuan untuk memberikan informasi klasifikasi kanker payudara melalui perangkat lunak berbasis MATLAB. 2)   Penelitian ini tidak bertujuan untuk mengukur nilai COP indeks kanker payudara. 1.5   Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah : 1)   Mengetahui nilai Indeks-Keabuan kanker payudara melalui perangkat lunak berbasis MATLAB. 2)   Mengetahui nilai tingkat keabuan jaringan payudara normal dan jaringan kanker payudara. 3)   Menguji nilai COP pada perangkat lunak berbasis MATLAB untuk deteksi kanker payudara. 1.6   Manfaat Penelitian Manfaat dari hasil penelitian yang diharapkan adalah : 1)   Menjadi salah satu acuan parameter bagi dokter dalam menentukan tahapan selanjutnya bagi pasien kanker payudara sehingga mengurangi resiko keadaan pasien menjadi lebih buruk. 2)   Memberikan informasi nilai tingkat keabuang kanker payudara secara kuantitatif dan nilai rentang Indeks-Keabuan untuk penyakit kanker payudara.  3)   Penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber tinjauan pustaka serta dapat dikembangkan penelitian untuk kanker lainnya.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x