Documents

5 pages
132 views

SURAT PERJANJIAN BAGI HASIL.docx

of 5
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
SURAT PERJANJIAN BAGI HASIL Pada hari : Senin Tanggal : 21 November 2016 Tempat : Bank Mandiri Syariah Oleh para pihak sebagai berikut: Nama : Suherman Jabatan : General Manager Bank Mandiri Syariah Yang dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Bank Mandiri Syariah, dan untuk selanjutnya di sebut sebagai PIHAK PERTAMA. Nama : Munawir Umur : 28 Alamat : Jln. Manggis No. 67 Banda Aceh No. SIM : xxxxxxxxxxxxxxxx Nama : Fahmi Umur : 29 Alamat : Jln. Kemudi No. 45 B
Transcript
  SURAT PERJANJIAN BAGI HASIL Pada hari : Senin Tanggal : 21 November 2016 Tempat : Bank Mandiri Syariah Oleh para pihak sebagai berikut:  Nama : Suherman Jabatan : General Manager Bank Mandiri Syariah Yang dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Bank Mandiri Syariah, dan untuk selanjutnya di sebut sebagai PIHAK PERTAMA.  Nama : Munawir Umur : 28 Alamat : Jln. Manggis No. 67 Banda Aceh  No. SIM : xxxxxxxxxxxxxxxx  Nama : Fahmi Umur : 29 Alamat : Jln. Kemudi No. 45 Banda Aceh  No. KTP : xxxxxxxxxxxxxxxx  Nomor 2 dan nomor 3 diatas bertindak atas nama sendiri dan untuk menggabungkan diri masing-masing yang untuk selanjutnya di sebut selaku PIHAK KEDUA. Kedua belah pihak telah sepakat dalam mengadakan perjanjian Pembiayaan Musyarakah (Penyertaan Modal) yang terikat dengan syarat-syarat dan ketentuan seperti dibawah ini: Pasal I Bahwa PIHAK PERTAMA sebagai sahibul maal setuju untuk membiayai sebagian modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha PIHAK KEDUA selaku mudharib dengan Pembiayaan Musyarakah (Penyertaan Modal) ada PIHAK KEDUA, sebesar: Rp. [.......] yang dengan penambahan modal ini akan menyebabkan  berubahnya permodalan usaha PIHAK PERTAMA, dari Rp. [........], menjadi Rp. [........] dengan proporsi 66,3% modal PIHAK KEDUA dan 33,7% modal PIHAK PERTAMA. Pasal II Bahwa Kedua belah pihak telah bersepakat bahwa akad tersebut terikat pada syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan seperti berikut:  1. Pembiayaan tersebut benar-benar digunakan hanya untuk menambah modal kerja  bagi usaha PIHAK KEDUA. 2. Jangka waktu pembiayaan adalah selama 4 bulan (120 Hari), maka karena itu  perjanjian Pembiayaan Musyarakah ini berlaku sejak tanggal di tandatanganinya akad/perjanjian ini, dan akan jatuh tempo pada tanggal [.....]. 3. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk memberikan hasil atas penyertaan modal […...], maka bersamaan dengan tanggal jatuh tempo perjanjian Pembiayaan ini yang  besarnya akan di hitung pada akhir masa perjanjian ini. 4. Karena PIHAK PERTAMA mengabaikan kewajibannya sebagai Musyarik, maka PIHAK PERTAMA hanya akan mengambil 45% hasil Penyertaan Modal tersebut. 5. PIHAK KEDUA selaku Mudharib berhak untuk melakukan segala hal mengenai usahanya tersebut sesuai ketentuan syar'i dan kesepakatan kedua belah pihak tanpa keikutsertaan PIHAK PERTAMA dalam managemen terkecuali dalam hal melakukan  pengawasan dan pembinaan. 6. PIHAK KEDUA berjanji akan memberikan laporan atas usahanya tersebut pada setiap akhir bulan kepada PIHAK PERTAMA secara benar dan jujur. 7. Sebagai konsekwensi dari akad Musyarakah maka PIHAK PERTAMA hanya menanggung kerugian yang benar-benar terbukti karena resiko usaha dan FORCE MAJEUR dan oleh karena itu tidak menanggung kerugian yang di akibatkan oleh kesalahan baik itu disengaja, atau karena kecerobohan, atau karena kelalaian dan atau karena menyalahi perjanjian. Pasal III Untuk menjamin keamanan demi terpenuhinya akad sebagaimana tujuan perjanjian  pembiayaan musyarakah ini maka: 1. PIHAK KEDUA bersedia untuk menyerahkan jaminan berupa: BPKB [..…]; Atas    Nama [..…]; dengan spesifikasi sebagai berikut: No. Polisi [..…]; Type [..…]; Model [..…]; Tahun Pembuatan […..]; Tahun Perakitan [..…]; No. Rangka [..…]; dan No. Mesin [..…] sebagai jaminan atas akad pembiayaan musyarakah ini.  2. PIHAK KEDUA bersedia dan bertanggung jawab untuk melepaskan hak atas  jaminan tersebut pada pasal III ayat 1 kepada PIHAK PERTAMA, dan apabila PIHAK KEDUA dengan sengaja melanggar ketentuan-ketentuan sebagaimana di atur dalam Pasal II perjanjian ini tanpa pemberitahuan dan persetujuan dari PIHAK PERTAMA memiliki hak terhadap barang tersebut dengan tanpa sesuatu yang di kecualikan untuk menarik jaminan dan atau untuk menjualnya kepada pihak lain dan  bertujuan untuk melunasi kewajiban PIHAK KEDUA. Demikianlah perjanjian ini di buat dengan sebenar-benarnya, dan di tanda tangani oleh kedua belah pihak. Banda Aceh, 21 November 2016 PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA   Suherman Munawir Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda  Sering Dilihat Pekan Ini    Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Terbaru 2017     Contoh Surat Pemberitahuan Kegiatan Resmi     Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan     Contoh Surat Tugas Lengkap Terbaru     Contoh Surat Pernyataan Cerai      Contoh Surat Keterangan Ahli Waris     Contoh Surat Pribadi dalam Bahasa Sunda     Contoh Surat Pribadi Dalam Bahasa Inggris     Contoh Surat Permohonan Magang Kerja Baik dan Benar      Contoh Surat Penawaran Barang ke Perusahaan  Kategori Surat Surat Bisnis Surat Dinas Surat Izin Surat Keterangan Surat Kuasa Surat Lamaran Kerja Surat Niaga Surat Pemberitahuan Surat Perjanjian Surat Permohonan Surat Pernyataan Surat Pribadi Surat Resmi Undangan    Mohon jangan COPAS Sepenuhnya jika ingin dipublikasikan kembali. Copas diperbolehkan, asalkan diedit kembali dan disertai sumber. Terima kasih atas
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x