Documents

2 pages
88 views

Rumah sakit adalah sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan.docx

of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Penerapan K3 di Unit Gawat Darurat Rumah sakit adalah sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan serta dapat berfungsi sebagai tempat pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian. Rumah sakit merupakan salah satu tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan pengobatan dan pemeliharaan kesehatan dengan berbagai fasilitas dan peralatan kesehatannya. Instalasi gawat darurat sebagai salah satu pelayanan di rumah sakit merupakan pelayanan yang berkesinambungan
Transcript
  Penerapan K3 di Unit Gawat Darurat Rumah sakit adalah sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan  pelayanan kesehatan serta dapat berfungsi sebagai tempat pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian. Rumah sakit merupakan salah satu tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan pengobatan dan pemeliharaan kesehatan dengan berbagai fasilitas dan peralatan kesehatannya. Instalasi gawat darurat sebagai salah satu pelayanan di rumah sakit merupakan  pelayanan yang berkesinambungan dalam perawatan dan pelayanan, pelayanan tersebut mencakup pelayanan pra rumah sakit dan rumah sakit. Pelayanan pra rumah sakit atau pelayanan sebelum pasien masuk ke rumah sakit, yaitu tindakan yang mencakup dukungan, instruksi, perawatan serta tindakan yang di berikan kepada  pasien sampai pasien diserahkan ke rumah sakit. PENERAPAN K3 DI UNIT GAWAT DARURAT Ketentuan K3 di UGD adalah suatu upaya perencanaan dan tindakan kegiatan serta operasional di UGD agar senantiasa mengikuti norma atau ketentuan K3 yang berlaku. 1.   Lakukan pencucian tanngan sebelum dan sesudah melakukan tindakan Tindakan ini untuk mengurangi mikroorganisme yang ada ditangan sehingga  penyebaran infeksi pada ruang Unit Gawat Darurat dapat berkurang 2.   Gunakan Alat Pelindung Diri yang sesuai dengan pekerjaan dan jenis bahayanya Menggunakan alat pelindung diri yang sesuai dengan pekerjaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan menurunkan tingkat resiko akibat kecelakaan kerja. 3.   Setiap penggunaan, penyimpanan dan penanganan bahan kimia berbahaya dan beracun mengacu keoada MSDS Material Safety Data Sheet (MSDS) atau diindonesia disebut Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB) adalah dokumen yang berisi informasi mengenai  potensi bahaya (kesehatan, kebakaran, reaktifitas dan lingkungan) dan cara  bekerja yang aman dengan produk kimia. MSDS berisi informasi tentang  penggunaan, penyimpanan, penanganan dan prosedur darurat semua yang terkait dengan material. Hal ini dimaksud untuk memberitahu apa bahaya dari produk, cara menggunakan produk dengan aman,apa yang akan terjadi jika rekomendasi tidak diikuti, apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan, bagaimana mengenali gejala overexposure, dan apa yang harus dilakukan jika insiden terjadi. 4.   Perhatikan system pencahayaan dan tata udara. 5.   Pastikan bahwa semua peralatan berfungsi dengan baik sebelum digunakan. 6.   Pastikan bahwa semua petugas dalam kondisi kesehatan yang baik. 7.   Pastikan bahwa tidak ada tumpahan cairan dan bahan kimia disekitar area kerja. Suatu bahan kimia yang tumpah ataupun mengalami kebocoran di dapat dikatakan  berbahaya apabila bahan kimia tersebut berdampak buruk bagi kesehatan manusia ketika terjadi kontak fisik secara langsung baik terkena kulit, maupun terhirup secara langsung. Selain itu tumpahan atau kebocoran bahan kimia tersebut juga dapat mengganggu dan merusak lingkungan. Tumpahan bahan kimia dapat  berbentuk cairan, padat seperti pelletm gas dan uap. Mereka juga bersifat mudah  terbakar (cepat terbakar atau meledak), korosi (kerusakan pada manusia atau material lain) atau beracun ( beracun pada manusia dan mahluk hidup lainnya). 8.   Lakukan tindakan sesuai dengan SOP yang berlaku. 9.   Pastikan system pengkabelan dalam keadaan aman. 10.   Jika terjadi kebakaran dan bencana segera lakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. 11.   Jika terjadi kecelakaan kerja segera bawa korban ke UGD untuk mendapat pertolongan pertama dan pengobatan. 12.   Rapikan kembali tempat kerja dan peralatan kerja setelah melakukan pekerjaan. 13.   Laporkan semua kejadian yang berhubungan dengan keselamatan dan kesehatan kerja/ kecelakaan dan penyakit akibat kerja ke Komite K3RS. 14.   Jangan melakukan pekerjaan yang diluar kewenangan.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x