Self Improvement

7 pages
158 views

Review) Persepolis: The Story of a Childhood – Marjane Satrapi

of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Review) Persepolis: The Story of a Childhood – Marjane Satrapi
Tags
Transcript
  (Review) Persepolis: The Story of a Childhood – Marjane Satrapi ON AUGUST 14, 2014 BY WAWANEY IN SASTRA , SEJARAH   , SERBASUKA Tibalah saatnya saya mengulas sedikit komik autobiografi  Persepolis: The Story of aChildhood karya Marjane Satrapi, seorang kartunis asal Teheran yang kini tinggal diPerancis. Sebelum membaca komik ini, saya sempatmelakukan stretching dan pemanasan dengan membaca beberapa novel grafis dankomik autiobiografi Amerika wajib baca seperti Watchmen karya Alan Moore danavid !ibbons dan  Maus "dan  Maus  ##$   karya Art Spiegelman dan membaca lagikitab Understanding Comics dari Scott Mc%loud. &uat apa pemanasan' (a, saya perlu pemanasan untuk menyegarkan kembali teori)teori penting tentang komik yang sempat saya dapatkan dari kelas online yang sayaambil tahun lalu. &tw, tahun lalu saya ambil kelas online bertemakan *omik dan+ovel !rafis Amerika Serikat yang diampu oleh Prof. illiam *uskin darisitus %oursera.org "saya anjurkan Anda mengeksplorasi situs kuliah online gratisini$. Setelah merasa cukup dengan stretching  dan pemanasan itu, akhirnya tibalahsaatnya membaca beberapa novel grafis penting terkait #slam dan Timur Tengahguna melengkapi proyek baca novel)novel Arab modern yg sedang saya kerjakanmusim panas ini. +ah, setelah paragraf pembuka yg berliku)liku tadi, sekarang saya ingin ceritasedikit tentang hasil membaca  Persepolis  yang menurut saya cukup kuat dan kritissebagai sebuah komik autobiografi, meskipun tidak terlalu unik secara isi sebagainarasi tentang #ran pasca -evolusi #slam. Saya juga sempat curiga juga bahwa  kesuksesannya juga tak lepas dari besarnya minat &arat terhadap hal)hal terkaitrevolusi #slam #rak, yang dalam prosesnya juga terjadi drama penyanderaan dikedubes AS di Teheran. &agaimanapun juga, kekritisannya terhadap semuagolongan perlu mendapatkan apresiasi tersendiri, apresiasi yang hanya bisa kita berikan kepada mereka yg layak.&erbeda dengan citra #ran dari televisi dan media mainstream yang tertanam di benak kita "generasi pasca /)an$, yaitu citra #slam sebagai -epublik #slam yangmenjalankan syariat #slam dan sebelum ini dipimpin oleh pemimpin yg vokalmenentang Amerika,  Persepolis menunjukkan #ran yg lebih warna)warni dan jauhdari kesan sangat #slami.  Persepolis diawali dengan pernyataan bahwa adanyakewajiban memakai hijab pada tahun 0121 bagi para siswi S adalah sesuatu yangterjadi secara mendadak dan tidak disangka)sangka. Marji "panggilan untuk Marjaneh, yang juga penulisnya sendiri3ingat, ini komik autobiografi$ berasal darikeluarga liberal yang tampaknya tak terlalu peduli dengan #slam maupun agamaMajusi "istilah internasionalnya 4agama 5oroastrian6$. &elakangan kita ketahui bahwa keluarganya beragama #slam3meskipun, sekali lagi,tidak terlalu peduli dengan ini3tapi tetap merayakan tahun baru +ourou7h.Mungkin kita bisa buat satu padanan sederhana8 orang 9awa yg secara *TP #slamtapi masih merayakan 4Suroan6 atau merayakan 4wetonan.6  Persepolis, seperti tampak pada sub)judulnya, berkisah tentang beberapa tahun dimasa kecil Marji di #ran antara akhir 2/)an hingga awal /)an, sebuah masa kecil yang tak bisa begitu saja dilepaskan gonjang)ganjing politik #ran. Masa kecil inidilatarbelakangi demonstrasi masif oleh para penentang Syah #ran pada tahun 2)21. emonstrasi ini dimotori oleh orang)orang komunis dan sosialis di #ran yangmuak dengan ketimpangan sosial di #ran dan tidak adanya upaya berarti Syah #ranuntuk menyejahterakan masyarakat umum. &apak)#bu Marji aktif dalamdemonstrasi)demonstrasi ini: bapaknya hampir tiap hari hadir di lokasi demonstrasiuntuk memotret, sebuah tindakan yang sebenarnya bisa membahayakan nyawanya,  karena tentara Syah rutin 4mengamankan6 perusuh "termasuk fotografer$dan 4membasmi6 mereka. Tapi, meskipun mencita)citakan kesejahteraan sosial, bapak Marji masih percaya bahwa Mehri "yaitu pembantu rumah tangga keluargaMarji yg berasal dari kampung dan, saya curiga, berasal dari etnis *urdi$ memilikikelas sosial yang lebih rendah dan tidak mungkin bisa menikah dengan tetanggaMarji yang status sosialnya terbilang lebih tinggi. Marji menyoroti sikap ayahnya yang tidak konsisten dengan semangat revolusi ini.;ase selanjutnya dari masa kecil Marji ini adalah ketika, paska tersingkirnya Syahdari #ran, kaum Muslim konservatif, membelokkan arah revolusi: revolusi yangmemiliki agenda awal menghapus sistem kerajaan dan menggantinya dengan sistem-epublik yang berkeadilan sosial "dalam kerangka sekuler$ ini akhirnya menjadirevolusi yang memiliki tujuan akhir menjadikan #ran -epublik dengan landasankeislaman secara ketat. *alau awalnya kaum sosialis yang aktif dalam demonstrasi)demonstrasi, kini karakter)karakter berjenggot lebat muncul di halaman komik ini,menduduki posisi)posisi penting. &elakangan, pemerintahan #ran pun akhirnya jatuh ke tangan kelompok konservatif ini. Struktur sosial pun berubah, dan posisi)posisi penting di masyarakat pun diduduki para anggota dari kelompok ini. &ahkan,di satu bagian ditunjukkan bagaimana seorang berjenggot lebat yang dulunyaadalah tukang cuci jendela bibi Marji kini menjadi direktur rumah sakit"kemungkinan besar karena dia adalah Muslim konservatif. i masa)masa ini pulalah Marji menyaksikan perubahan di sekolahnya. Sekolahnya yang dulunya adalah sekolah swasta kini dinasionalisasi oleh -epublik #slam.ampaknya, siswa dan siswi pun dipisahkan dan para siswi wajib memakai hijabdan berbaju hitam. Marji dan keluarganya yang di masa)masa awal cerita sangat4warna)warni6 "sebenarnya komik ini hitam putih, tapi Anda tahu maksud saya8 bajunya berganti)ganti dengan berbagai corak$ dan selalu rutin pesta ke sana kemaridan minum)minum, kini menjadi tampak lebih muram. Mereka hanya mengenakanpakaian hitam saat berada di luar rumah, dan saat berada di dalam pun mereka  selalu takut dilihat orang dari luar hingga akhirnya mereka selalu menggunakankorden warna hitam. Mereka tetap suka berpesta dan minum)minum, tapi kinimereka harus memasang muka #slami saat berada di luar rumah. Pendeknya, kalauawalnya mereka suka pesta dan tidak menyembunyikan itu, kini mereka 4menjadimunafik6 "tentu 4munafik6 ini kalau dipandang dari sudut pandang orang luar$.;ase terakhir adalah ketika perang #ran dan #rak mulai pecah dan semakin rusuhnyasuasana politik dan suasana kota Teheran. Sebentar)sebentar, kabar tentangkematian pemuda)pemuda #ran di garis depan muncul di cerita. Mulai tampak pulagrafiti di jalan)jalan yang berisi anjuran untuk menjadi syuhada. *ali ini, hampirsemua tokoh dalam komik autobiografi ini yang mengenakan baju hitam. Sementaraitu, di sekolah Marji, setiap hari anak)anak mengikuti upacara menyakiti diri denganmemukul)mukul dada sebagai simbolisasi ikut merasa sakit bersama para syuhada yang gugur terkena rudal Scud "yg, secara mengejutkan, muncul pertama kalinya dihadapan publik Timur Tengah dan dunia$. i bagian ini, tampaklah kritik kerasMarjane terhadap penerapan syariat #slam secara ketat di sebuah masyarakat yangtidak memiliki ikatan cukup kuat dengan ajaran)ajaran #slam itu sendiri. Anak)anak S yang serba tidak tahu ini harus melakukan sesuatu "mengenakan hijab,menyakiti diri sendiri$ yang tidak mereka ketahui signifikansinya. <jung)ujungnya, yang ada hanya tidak efektifnya pendidikan formal dan dipermainkannya kerudung yang mestinya mengandung nilai)nilai luhur kemanusiaan "misalnya untuk perlindungan atau memberi tamparan buat laki)laki yg gemar menjadikanperempuan sebagai obyek pemandangan$.Terasa juga di bagian perang #ran)#rak ini kritik keras terhadap elit politik -epublik #slam #ran yang menggunakan isu perang ini sebagai sarana mendapatkanpendukung yang melegitimasi kepemimpinan mereka. =rang)orang mulai melihat#rak sebagai musuh sejati dan -epublik #slam #ran, yang menggalang kekuatanmelawan #rak yang secara logistik perang lebih kuat, otomatis menjadi pelindungmereka. Marjaneh menunjukkan di sini fakta bahwa kedua negara jiran ini saling   berperang menggunakan senjata kimia dari 9erman dan kemudian, bila ada korbandari kedua belah pihak, 9erman siap menampung dan merawat para korban senjatakimia itu. *ata Marjaneh rakyat kedua belah negara ini menjadi 4kelinci percobaan betulan.6 *eluarga Marji sendiri semakin resah dengan masa depan anak tunggalmereka. Mereka yakin anak mereka tidak akan bisa tumbuh dengan wajar danmenjadi anak yang berwawasan luas, sebagaimana mereka cita)citakan, bila tetaptinggal di Teheran. Akhirnya, Marji pun dikirim orang tuanya untuk mengenyampendidikan menengah di Austria.emikianlah ulasan singkat yang lebih banyak mengandung rangkuman ini.Sepertinya kesimpulan saya sudah saya sampaikan di paragraf pembuka. 9adi,sekarang, untuk menutup postingan ini saya berikan saja fotosampul  Persepolis "dan  Persepolis II  , yang bila ada kesempatan juga akan saya ulasdi blog ini$ dan dua halaman di mana Marji mengkritik bapaknya sendiri.  Khuda hafiz  >?
Related Documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x