Documents

14 pages
280 views

Referat - Leptospirosis

of 14
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Referat Leptospirosis
Transcript
  1 BAB I PENDAHULUAN Leptospirosis adalah penyakit infeksi akut yang dapat menyerang manusia maupun hewan (zoonosis). Penyakit ini disebabkan oleh leptospira patogenik dan memiliki manifestasi klinis yang luas, bervariasi mulai dari infeksi yang tidak jelas sampai fulminan dan fatal. 1  Penelitian tentang Leptospirosis pertama kali dilakukan oleh Adolf Heil  pada tahun 1886. Dia melaporkan adanya penyakit tersebut pada manusia dengan gambaran klinis yaitu demam, pembesaran hati dan limpa, ikterus, dan ada tanda-tanda kerusakan pada ginjal. Penyakit dengan gejala tersebut diatas oleh Goldsmith (1887) disebut sebagai Weil’s Disease  dan pada tahun 1915, Inada berhasil membuktikan bahwa Wei l’s disease  disebabkan oleh bakteri Leptospira icterohemorragiae. Sejak itu beberapa jenis leptospira dapat diisolasi baik dari manusia maupun hewan. Leptospirosis pada manusia mempunyai beberapa nama yang berbeda seperti Weil’s Disease ,  Mud Fever  , Canicola Fever  ,  Haemorragic  Jaundice , Trench Fever  , Swineherd’s Disease . 2 Indonesia merupakan negara tropis dimana sebagian besar penduduknya hidup dalam kondisi higiene sanitasi yang kurang baik, sehingga mempunyai kecenderungan insiden leptospirosis yang tinggi. Angka kematian leptospirosis di Indonesia cukup tinggi sekitar 30  –   50%. Salah satu penyebab kematian yang tinggi adalah kesulitan atau keterlambatan atau kurang adekuatnya penanganan penyakit ini. Angka kejadian leptospirosis fluktuatif sehubungan dengan datangnya musim hujan. 3 Pengelolaan penderita Leptospirosis didasarkan atas pemahaman dalam  patogenesis penyakit ini. Pada dasarnya proses yang penting pada Leptospirosis adalah terjadinya iskemia atau hipoksia yang berakhir sebagai oliguria atau gagal ginjal akut. Sehingga yang paling penting dikerjakan adalah memberantas sumber infeksi, menjamin lancarnya aliran darah ke hati dan ginjal, serta mencegah komplikasi. Sampai sekarang masih ada kontroversi dalam penanganan leptospirosis, khususnya dalam masalah perlu tidaknya dialisis. Dan untuk dapat  2 mengatakan suatu cara lebih baik dari lainnya perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam dan baik. 4    3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1   Definisi Leptospirosis merupakan suatu penyakit zoonosis yang disebabkan mikroorganisme genus Leptospira. Leptospirosis berat disebut Weil disease  yang ditandai dengan ikterus, perdarahan, anemia, azotemia, gangguan kesadaran, dan demam terus menerus dengan gambaran klinis bervariasi berupa gangguan renal, hepar, dan disfungsi vaskular. 5,6   Gambar 2.1  Penyebaran Leptospira. 6   2.2   Epidemiologi Leptospirosis adalah zoonosis penting dengan penyebaran luas yang mempengaruhi sedikitnya 160 spesies mamalia. Tikus adalah reservoir yang paling  penting, walaupun mamalia liar yang lain yang sama dengan hewan peliharaan dan domestic dapat juga membawa mikroorganisme ini. Leptospira meningkatkan  4 hubungan simbiosis dengan hostnya dan dapat menetap pada tubulus renal selama  beberapa tahun. 5,6  Transmisi leptospira dapat terjadi melalui kontak langsung dengan urin, darah, atau jaringan dari hewan yang terinfeksi atau paparan pada lingkungan; transmisi antar manusia jarang terjadi. Karena leptospira diekresikan melalui urin dan dapat bertahan dalam air selama beberapa bulan, air adalah sarana penting dalam transmisinya. Epidemik leptospirosis dapat terjadi melalui paparan air tergenang yang terkontaminasi oleh urin hewan yang terinfeksi. Leptospirosis  paling sering terjadi di daerah tropis karena iklimnya sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan patogen untuk bertahan hidup. 5,6  Indonesia merupakan negara dengan insidens leptospirosis tinggi. Indonesia menempati peringkat ketiga dunia untuk mortalitas akibat leptospirosis menurut  International Leptospirosis Society . Infeksi ini tersebar di berbagai wilayah dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat dengan insidens meningkat bersamaan dengan banjir. Orang yang rentan terkena infeksi ini adalah  petani, peternak, pekerja tambang, pekerja rumah potong hewan, penebang kayu, dan dokter hewan. Aktivitas air seperti berselancar, berenang, dan ski air, membuat seseorang mnejadi beresiko leptospirosis. Pada tahun 1998, kejadian luar biasa terjadi diantara komunitas atlet. Diantara atlet tersebut, tertelan atau terhisapnya air menjadi faktor resiko. 5,6   2.3   Etiologi Leptospirosis disebabkan oleh  Leptospira interrrogan  dari genus  Leptospira  dan family treponemataceae . Kuman leptospira bentuk spiral, tipis, dengan panjang 5-15µm dan lebar 0,1  –   0,2 mm.  Leptospira interrrogan dibagi menjadi beberapa serogrup dan kemudian serovarian dengan jenis tersering yang menyerang manusia adalah  L. icterohaemorrhagica  dengan reservoir tikus,  L. canicola  dengan reservoir anjing, dan  L. Pomona  dengan reservoir babi and sapi. 5,6  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks