Slides

8 pages
8 views

PERKEMBANGAN KEHIDUPAN POLITIK DAN EKONOMI BANGSA INDONESIA PADA MASA ORDE BARU

of 8
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
PERKEMBANGAN KEHIDUPAN POLITIK DAN EKONOMI BANGSA INDONESIA PADA MASA ORDE BARU
Transcript
  PERKEMBANGAN KEHIDUPAN POLITIK DAN EKONOMI BANGSA INDONESIA PADA MASA ORDE BARU Maria Rahkmah  priscillamaria2812@gmail.com  Ananda Aulia Putry anandaauliaputry09@gmail.com  Rika Della Puspita rikadellapuspita2353@gmail.com  Suci Fadhillah sucifadhillah97@gmail.com  ABSTRAK Setelah Indonesia mengalami Masa Orde Lama , kemudian Indonesia berlanjut mengalami Masa Orde Baru. Orde Baru adalah istilah bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto, pada masa ini Orde Baru menggantikan Orde Lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Orde Baru diawali dengan dikeluarkannya Surat Perintah 11 Maret 1966. Berlangsungnya Orde Baru dari tahun 1966-1998. Pada masa ini, Indonesia diletakkan kembali pada ideology bangsa yaitu pancasila dan UUD 1945 secara mutlak. Kehidupan ekonomi di Indonesia pada masa ini berkembang pesat meskipun hal ini terjadi bersamaan dengan praktik korupsi yang merajalela , sedangkan pada masa kehidupan politik Indonesia telah berhasil membubarkan Partai Komunis Indonesia dan Organisasi masanya. Kata Kunci : Politik , Ekonomi  PENDAHULUAN Orde baru adalah   sebutan bagi masa pemerintahan presiden Soeharto yang menggantikan Soekarno sebagai presiden RI ke-2 yang dimulai pada tahun 1966. Sebagai masa yang menandai sebuah masa baru setelah pemberontakan G30S/PKI tahun 1965. Orde baru lahir sebagai upaya untuk mengoreksi total penyimpangan yang dilakukan pada masa orde lama,, penataan kembali seluruh aspek kehidupan rakyat, bangsa, dan negara, melaksanakan pancasila dan UUD 1945 secara murni dan menyusun kembali kekuatan bangsa untuk menumbuhkan kestabilan nasional untuk mempercepat proses pembangunan bangsa. Setelah orde baru memegang puncak kekuasaan dan mengendalikan pemerintahan, mucul suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan keberadaan negara. Hal ini menimbulkan dampak-dampak negatif, yaitu semakin jauh dari tekad awal orde baru tersebut. Akhirnya berbagai macam penyimpangan dari nilai-nilai pancasila dan ketentuan-ketentuan pada UUD 1945, banyak dilakukan oleh pemerintah orde baru. Penyimpangan yang dilakukan itu direkayasa untuk melindungi kepentingan penguasa, sehingga hal tersebut selalu dianggap sah dan benar, walaupun merugikan rakyat. Dengan dibuatnya Karya Ilmiah ini kami berharap dapat mencapai tujuan yang kami inginkan, yaitu dapat mempelajari dan memahami perkembangan masyarakat indonesia pada masa orde baru dan sekaligus mengerjakan tugas yang diberikan guru sejarah (Bpk. Zazat Zenal Mutakin) yang kami hormati. Semoga Karya Ilmiah yang kami buat dapat memberikan manfaat kepada siswa siswi SMK Sinar Parahyangan, khususnya kami agar bisa menjadi siswa siswi yang bisa menghargai nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia. PEMBAHASAN A.   POLITIK 1.   Penataan politik dalam negeri    Pembentukan Kabinet Pembangunan  Kabinet awal pada masa peralihan kekuasaan 28 juli 1966 adalah kabinet AMPERA dengan tugas yang dikenal dengan nama Dwi Darma Kabinet Ampera yaitu untuk menciptakan kestabilan politik dan ekonomi sebagai persyaratan untuk melaksanakan pembangunan nasional. Program Kabinet AMPERA yang disebut Catur Karya Kabinet AMPERA adalah sebagai berikut : 1.   Memperbaiki kehidupan rakyat terutama dibidang sandang dan pangan. 2.   Melaksanakan pemilu dalam batas waktu yaitu 5 Juli 1968. 3.   Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional. 4.   Melanjutkan perjuangan anti imperialisme dan kolonialisme. Selanjutnya setelah sidang MPRS tahun 1968 menetapkan Soeharto sebagai presiden untuk masa jabatan 5 tahun maka dibentuklah kabinet yang baru dengan nama Kabinet Pembangunan dengan tugasnya yang disebut dengan Pancakrida, yang meliputi : 1.   Penciptaan kestabilitasan politik dan ekonomi. 2.   Penyusunan dan pelaksanaan rencana pembanguna 5 tahun tahap pertama. 3.   Pelaksanaan pemilu. 4.   Pengikisan habis sisa-sisa Gerakan 30 september. 5.   Pembersihan aparatur negara dipusat pemerintahan dan daerah dari pengaruh PKI    Pembubaran PKI dan Organisasi masanya Soeharto sebagai pengembang Supersemar utuk menjamin keamanan, ketenangan, serta Kestabilan jalannya pemerintahan maka melakukan : 1.   Pembubaran PKI pada tanggal 12 maret 1966 yang diperkuat dengan dikokohkannya ketetapan MPRS Nomor IX tahun 1966. 2.   Pada tanggal 8 maret 1966 dilakukan pengamanan 15 orang Mentri yang dianggap terlibat Gerakan 30 september 1965. Hal ini disebabkan oleh munculnya keraguan bahwa mereka tidak ingin membantu presiden untuk memulihkan keamanan dan ketertiban. 3.   Dikeluarkan pula Keputusan yang menyatakan bahwa PKI sebagai Organisasi terlarang diindonesia     Penyederhanaan dan Pengelompokan Partai Politik Setelah pemilu tahun 1971 maka dilakukan penyederhanaan jumlah partai tetapi bukan berarti penghapusan partai tertentu sehingga dilakukan penggabungan sejumlah partai. Sehingga pelaksanaan kepartaian tidak lagi didasarkan pda ideologi tetapi atas persamaan program. Penggabungan tersebut menghasilkan 3 kekuatan sosial politik, yaitu : 1.   Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2.   Partai Demokrasi Indonesia (PDI) 3.   Golongan Karya (GOLKAR)    Pemilihan Umum Selama Masa Orde Baru telah berhasil melaksanakan pemilihan umum sebanyak 6 kali yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali yaitu tahun 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pemilu itu berlagsung secara tertib dan dijiwai oleh asas LUBER.    Peran Ganda ABRI Untuk menciptakan stabilitas politik maka pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI yaitu sebagai peran hankam dan sosial, sehingga peran ABRI dikenal dengan Dwifungsi ABRI. Peran ini dilandasi dengan adanya pemikiran bahwa TNI adalah Tentara Pejuang.    Pemasyarakatan P4 Pada tanggal 12 April 1976 Presiden Soeharto mengemukakan gagasan mengenai pedoman untuk menghayati dan mengamalkan pancasila yaitu gagasan Ekaprasetia Pancakarsa. Tujuan dari diadakannya P4 adalah membentuk pemahaman yang sama diharapkan persatuan dan kesatuan nasional akan terbentuk dan terpelihara.    Mengadakan Penentuan Pendapat Rakyat (Perpera)  Di Irian Barat dengan disaksikan oleh Wakil PBB pada tanggal 2 Agustus 1969. 2.   Penetapan Politik Luar Negeri Upaya-upaya pembaharuan dalam politik luar negeri :    Indonesia kembali menjadi anggota PBB Pada tanggal 3 Juni 1966 akhirnya disepakati bahwa indonesia harus kembali menjadi anggota PBB dan badan-badan internasional lainnya dalam rangka menjawab kepentingan yang semakin mendesak. Indosnesia secara resmi kembali menjadi anggota PBB sejak tanggal 28 Desember 1966    Membekukan Hubungan Diplomatik Dengan Republik Rakyat Cina (RRC) Sikap politik indonesia yang membekukan hubungan diplomatik dengan RRC disebabkan pada masa G30S/PKI , RRC membantu PKI dalam melaksanakan kudeta tersebut.    Normalisasi Hubungan dengan bebrapa Negara 1.   Pemulihan hubungan dengan Singapura Sebelum pemilihan hubungan dengan Malaysia Indonesia telah memulihkan hubungan dengan Singapura dengan perantara Habibur Rachman (Dubes Pakistan untuk Myanmar). Pemerintah Indonesia menyampaikan nota pengakuan terhadap Republik Singapura pada tanggal 2 Juni 1966 yang disampaikan pada perdana mentri Lee Kuan Yew. 2.   Pemulihan Hubungan dengan Malaysia Normalisasi hubungan Indonesia dengan Malaysia dimulai dengan diadakannya perundingan di Bangkok pada 29 Mei sampai 1 Juni 1966 yang menghasilkan perjanjian Bangkok, yang berisi :    Rakyat sabah diberi kesempatan menegaskan kembali keputusan yang telah mereka ambil mengenai kedudukan mereka dalam federasi Malaysia.    Pemerintah kedua belah pihak menyetujui hubungan diplomatik.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x