History

9 pages
6 views

PENGEMBANGAN SISTEM REMOTE ACCESS JARINGAN BERBASIS CLIENT SERVER

of 9
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
PENGEMBANGAN SISTEM REMOTE ACCESS JARINGAN BERBASIS CLIENT SERVER
Transcript
    PENGEMBANGAN SISTEM REMOTE ACCESS JARINGAN BERBASIS CLIENT SERVER Yoga Nurjaman 1 , Dhami Djohar Dhamiri 2 , Ate Susanto 3   Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut Jl. Mayor Syamsu No. 1, Garut 44151 Indonesia 1 yoganurjaman89@gmail.com 2 djdhamiri@yahoo.co.id 3 atesapooh@gmail.com  Abstrak   - Penerapan jaringan komputer pada laboratorium jaringan komputer membutuhkan sistem manajemen jaringan, fungsi manajemen jaringan menggunakan sistem remote access ialah sebagai aplikasi manajemen sebuah jaringan agar bisa memonitor dan mengontrol suatu jaringan dari lokasi tertentu pada jaringan berbasis client server,   Tujuan penelitian adalah membuat aplikasi sistem remote access  untuk mengontrol beberapa client   yang sedang aktif didalam jaringan dan melengkapi fungsi manajemen jaringan komputer lokal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode RSJK (Rekayasa Sistem Jaringan Komputer) untuk analisis rekayasa sistem jaringan Lokal dan Pengembangan perangkat lunak menggunakan metode The Linear Sequential   untuk  perancangan antar muka remote acces . Rancangan jaringan komputer lokal berbentuk client server   dengan topologi  star  . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan ini dapat membantu mempermudah administrator jaringan melakukan pemantauan terhadap  penggunaan komputer dengan memanfaatkan jaringan, Stabilitas aktifitas yang terjadi pada jaringan  bisa terpantau oleh Administrator  server   (Tutor) meskipun jumlah tutor terbatas sehingga proses evaluasi praktikum bisa terpantau tanpa langsung menemui secara langsung ke tempat komputer client,  Manfaat jaringan komputer seperti resource sharing  , efektif dan efisien dan hingga menekan  biaya operasional menjadi alasan penting dalam munculnya teknologi jaringan oleh karena itu agar  pemanfaatan teknologi jaringan komputer bisa maksimal maka penting sekali menerapkan sistem manajemen jaringan bagi seorang administrator pada jaringan lingkup LAN atau lingkup jaringan  besar agar setiap kesalahan dalam rekayasa sistem jaringan bisa terhindari seminimal mungkin.    Kata Kunci   - Client Server  , Jaringan, Manajemen Jaringan,  Remote Access I. PENDAHULUAN Pengembangan aplikasi sistem remote access  menjadi alternatif dalam manajemen jaringan komputer, baik pengelolaan kegiatan praktikum, evaluasi kegiatan praktikum sampai kegiatan maintenance,  prinsip remote access  sejalan dengan pengembangan jaringan berbasis client   dan  server   dimana client   di ibaratkan sebagai peserta praktikan dan  server   sebagai tutor (asisten  praktikan). Sebelumnya aplikasi sejenis sistem remote access  telah dirancang dan diterapkan diberbagai  bidang seperti bidang perkantoran, pendidikan, dan pemerintahan. Di bidang perkantoran contohnya Pengembangan Perangkat Lunak Pemantauan Jarak Jauh (  Remote Monitoring   (Handaya, 2005), di  bidang pendidikan contohnya Analisis Dan Desain Sistem Resource Monitoring Pada Jaringan Komputer Berbasis Protokol TCP/IP (Indra, Dkk, 2004) dan dibidang pemerintahan contohnya Rancang Bangun Aplikasi Remote untuk Administrasi LAN (Hermoko, Dkk, 2006). Aplikasi sistem remote access  yang telah dirancang diatas terdapat beberapa kekurangan dan  beberapa permasalahan seperti kurangnya fitur/fasilitas dalam memenuhi syarat manajemen  jaringan. Oleh karena itu aplikasi remote access  ini memerlukan pengembangan lagi diantaranya  pengembangan fitur monitoring desktop client hal ini berkaitan dengan alternatif solusi dari  permasalahan pengawasan berbagai komputer yang terhubung didalam jaringan, monitoring   ISSN : 2302-7339 Vol. 09 No. 07 2012   http://jurnal.sttgarut.ac.id   2 network client   dan masalah otoritas keamanan aplikasi berupa manajemen password user   didalam aplikasi  server   agar tidak terjadi penyalahgunaan aplikasi, serta kebanyakan perangkat lunak remote access  yang telah ada selama ini lebih mengutamakan fasilitas utama pada  server  , tetapi disuatu saat mungkin fitur dari client   juga perlu dikembangkan seperti fasilitas fitur chating   dengan administrator  , fitur remote file  dari client   ke  server, dan   fitur  File Transfer Protocol (FTP) untuk memudahkan setiap client   yang membutuhkan alat komunikasi data di dalam jaringan hal ini  berkaitan dengan alternatif solusi dari permasalahan proses komunikasi data. Tujuan umum dari penelitian ini ialah mengembangkan aplikasi sistem remote access  jaringan  berbasis client server  , bertujuan untuk mengembangkan fasilitas  server meliputi :  file sharing  , monitoring desktop client  , network monitor   dan keamanan aplikasi. fasilitas client   meliputi : chatting   dari client ke server  , remote file manager   LAN (  Local Area Network  ), dan FTP (  File Transfer Protocol  ). II. TINJAUAN PUSTAKA  A. Jaringan Komputer Jaringan didefinisikan oleh Wirija (2002) adalah Jika Komputer dimana anda bekerja  berhubungan dengan komputer lain dan peralatan lain sehingga membentuk suatu group, Jadi sistem jaringan (  Networking system ) dapat disimpulkan bahwa bagaimana komputer tersebut bisa saling berhubungan serta mengatur sumber yang ada.  B. Remote Access Remote access didefinisikan oleh Utomo, Dkk (2010), Remote access merupakan sistem yang  bisa digunakan dalam pengendalian suatu manajemen jaringan, dimana administrator dapat dengan mudah mengontrol dan mengawasi komputer client, berinteraksi dengan user, backup data, atau aktifitas lainnya. Sedangkan menurut Dhawan (1998) dalam Eliminate Guess Work (2010), Remote Access adalah kemampuan untuk terhubung dengan resource  pada suatu network   sentral dari suatu lokasi. Ini berarti menggunakan sebuah PC dan modem di satu tempat, lewat kabel telepon, terhubung ke suatu PC atau server pada network   utama suatu perusahaan. Secara umum aplikasi remote access  mempunyai beberapa fungsi dalam manajemen jaringan, menurut wahana dan andi (2010), dalam bukunya Cara Jitu Pengelolaan Jaringan Windows dengan Remote Desktop dan Administration, ada beberapa kegunaan remote access/Remote Desktop  yang lazim diantaranya; -   Mengendalikan komputer lain dari lokasi yang remote, misalnya untuk mengakses software di komputer yang ada di divisi atau bagian lain di perusahaan oleh pengguna technical support perusahaan diruang kerjanya. -   Mematikan komputer dari jarak jauh. -   Menghidupkan ulang komputer/restart dari jarak jauh. -   Memodifikasi  setting registry  komputer lain dari jarak jauh. -   Mengawasi penggunaan komputer lain dari jarak jauh. -   Membantu pengguna lain memecahkan masalah di PC-nya dari jarak jauh. -   Mengawasi penggunaan program berjalan / internet dari jarak jauh. -   Pemeliharaan ( maintenance ) komputer dari jarak jauh. -   Sharing resource  dari jarak jauh. III. METODOLOGI Pada penelitian pengembangan sistem remote access ini penulis menggunakan dua metodologi penelitian yaitu Analisis sistem rekayasa jaringan menggunakan metodologi rekayasa sistem jaringan komputer (RSJK) Gambar 2 dan analisis pengembangan antarmuka sistem remote access menggunakan metodologi The Linear Sequential.  Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut  3 © 2012 Jurnal STT-Garut All Right Reserved   Gambar 1 :  Rekayasa Sistem Jaringan Komputer (Hidayatno, 2008)  IV.   HASIL DAN PEMBAHASAN  A.    Desain Sistem Sebagai upaya untuk memperjelas cara kerja sistem yang akan dibuat, maka perlu disajikan diagram perancangan sistem secara umum dan khusus. Dengan melihat kelemahan serta kebutuhan sistem yang berkaitan dengan tool   administrator jaringan baik untuk aplikasi Tutor (Admin Server) maupun Peserta Praktikan (User/Client). 1.   Dfd Level 0 Pada gambaran ini menunjukan apa saja yang dilakukan oleh seorang admin didalam menu sistem aplikasi  server remote access , yaitu melakukan ping network untuk mengetahui host-host yang aktif, sesi koneksi ialah untuk menghubungkan dengan aplikasi client  , kendali file explorer dari  server  , komunikasi chat   dan  pesan , dan kendali registry windows client   seperti  shut down , restart  , logoff, hide menu windows,taskbar, dan mengatur  password login , monitoring aktifitas melalui capture/perekaman desktop serta monitoring   aplikasi yang sedang berjalan di komputer client  . Sedangkan pada user/client aktifitas yang bisa dilakukan didalam menu sistem aplikasi client remote access  ialah chating ,  Remote    file manager  , dan menu File Transfer Protocol (FTP)   ISSN : 2302-7339 Vol. 09 No. 07 2012   http://jurnal.sttgarut.ac.id   4 Gambar 2 :  DFD Level 0 Aktifitas user   didalam sistem    B.    Diagram Alir Remote Access 1.   Diagram Alir Proses Pembentukan Sistem  Remote  dari Server ke Client   Gambar 3 :  Diagram Alir Proses Pembentukan Sistem Remote dari Server   ke Client  Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut  5 © 2012 Jurnal STT-Garut All Right Reserved   2.   Diagram Alir Proses Pembentukan Sistem Remote dari Client   Ke Server   Sedangkan untuk diagram alir proses pembentukan sistem remote  dari client   ke  server   ialah sebagai berikut. Gambar 4 :  Diagram Alir Proses Pembentukan Sistem Remote dari Client   ke Server    C.   Code (Pengkodean) Tahap selanjutnya dalam pengembangan aplikasi sistem  remote access ini ialah pembuatan code , Pengkodean merupakan proses menterjemahkan desain ke dalam suatu bahasa yang bisa dimengerti oleh komputer. Pengkodean program aplikasi sistem remote access  ini terbagi kedalam dua bagian, yaitu code  program  server   dan code  program client  . Bagian ini hanya menjelaskan sumber setiap code  yang dikembangkan disetiap form yang terdapat pada aplikasi  server   dan client  , termasuk didalamnya untuk code  pada module untuk selengkapnya code apkikasi remote acccess  ini selanjutnya bisa hubungi penulis lewat email. Dan setiap code didapat dari beberapa buku dan sumber forum programing Visual Basic  dengan mengikuti aturan dan kaidah pengutipan dan  pengembangan listing  program, Amperiyanto (2009), VB Opensource (2012), Programer VB Indonesia (2012).  D.   Testing dan Implementasi Sistem Pengujian (Test) perangkat lunak  Remote Access  dilakukan terhadap beberapa fungsi yang  berhasil dikembangkan saja meliputi aplikasi Server dan Client, dengan menggunakan metode  pengujian  Blackbox testing   menurut Pressman (2001) dan menurut sukamto (2008), secara teknis didalam melakukan pengujiannya, aplikasi ini dicoba dalam suatu jaringan secara Client Server dengan topologi Star  .  Blackbox testing   terfokus pada spesifikasi fungsional dari perangkat lunak.  Blackbox testing   cenderung untuk menemukan hal-hal berikut: 1.   Fungsi yang tidak benar atau tidak ada 2.   Kesalahan antarmuka (interface errors)  3.   Kesalahan pada struktur data dan akses basis data 4.   Kesalahan performansi (performance errors)  5.   Kesalahan inisialisasi dan terminasi. Langkah tersebut selanjutnya akan dibahas hingga pengujian akses database. Pengujian aplikasi Server meliputi pengujian fungsi  system tray, Network Monitor, Capture Desktop, dan   Password Management. Sedangkan untuk aplikasi Client  pengujian dilakukan pada fungsi  Remote  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x