Documents

3 pages
180 views

Dasar Perhitungan Steam Drum Level Dengan Differential Pressure

of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
asdsddf
Transcript
  Dasar Perhitungan Steam Drum Level dengan Differential Pressure December 29, 2009Tofan Azhar HakimLeave a commentGo to comments Melanjutkan pembahasan tentang steam drum level control pada posting saya sebelumnya, kali ini akan kita bahas dasar perhitungan level steam drum dengan menggunakan differential pressure. Bagi anda yang mempunyai latar belakang di bidang physics, mechanical dan chemical engineering apalagi bagi anda yang bekerja dibidang proses, intrumentasi dan control, tentu hal ini sudah menjadi makanan sehari-hari bagi anda. Namun tidak ada salahnya bagi anda untuk melanjutkan membaca posting ini untuk sekedar mengulang kembali dan menambahkan. Pengontrolan level pada steam drum di boiler power plant termasuk hal yang cukup sulit dilakukan, mengingat karakteristik termodinamika prosesnya (pressure, temperature dan density) yang sangat fluktuatif. Akurasi pengukuran levelnya pun harus sangat diperhatikan, karena level air yang rendah akan membahayakan boiler tubes (downcomers), sebaliknya level air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan water carry over menuju steam tubes yang juga membahayakan operasional boiler. Beberapa parameter fisis yang harus diperhatikan dalam pengukuran level steam drum dengan menggunakan differential pressure transmitter antara lain: 1. Steam drum terdiri dari dua fase campuran antara air dan saturated steam. 2. Rasio densitas air berbanding steam bervariasi tergantung dari pressure dan temperature. Dimana semakin tinggi pressure dan temperature, rasionya akan semakin rendah. Hal ini dapat di lihat pada saturated steam table. Differential pressure pada steam drum kemudian dihitung dengan menggunakan persamaan dasar tekanan statis, P = pgH atau P = γH. Secara sederhana, prosesnya saya gambarkan seperti dibawah i ni.   Ph = Static Pressure pada high side transmitter (Pa) Pl = Static Pressure pada low side transmitter (Pa) Ps = Static Pressure drum pada bagian atas high tapping point (Pa) H1 = Jarak vertical high dengan low tapping point (m) H2 = Jarak vertical antar low tapping point dengan transmitter (m) h = Drum water level (m) γwater  = Berat jenis air (N/m3) γsteam  = Berat jenis uap (N/m3) γleg = Berat jenis air pada wet leg reference (N/m3)  Kemudian differential Pressure dapat dihitung sebagai berikut: Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah konversi satuannya ke mm H2O. Silakan bagi para master instrumentasi dan kontrol yang ingin mengoreksi dan menambahkan.    Let’s Share the Ideas!  Tofan Azhar Hakim Advertisements
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x