BusinessLaw

12 pages
6 views

Book Review of: Oman Fathurahman (etc.), Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar

of 12
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
Book Review of: Oman Fathurahman (etc.), Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar
Transcript
  Book Review  Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar Dick van der Meij Oman Fathurahman (main compiler), Aoyama Toru (main editor), and Arai Kazuhiro, Sugahara Yumi, and Salman Abdul Muthalib (editors), Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar  . (Jakarta: Komunitas Bambu, Tokyo University of Foreign Studies [TUFS], Masyarakat Pernaskahan Nusantara [Manassa], PPIM UIN Jakarta, PKPM Aceh, Dayah Tanoh Abee, 2010), ISBN 979-3731-99-0, xxxiv + 374 pages.  Abstrak: Belakangan ini studi manuskrip telah menjadi wilayah kajian yang menarik minat banyak kalangan. Berbagai upaya non-tekstual seperti pemetaan, katalogisasi, digitalisasi, dan upaya non-tekstual lainnya terhadap manuskrip banyak dilakukan. Dana internasional juga banyak tersedia untuk aktivitas-aktivitas tersebut. Sayangnya, upaya pengeditan, penerjemahan, dan eksplorasi kesarjanaan lain terhadap isi manuskrip belum menjadi wilayah studi yang dapat menarik minat banyak kalangan. Sebabnya terutama karena kenyataan bahwa dana yang tersedia untuk program pembacaan manuskrip masih sulit diperoleh. Banyak pihak di seluruh dunia belum mengetahui bahwa Indonesia memiliki warisan manuskrip yang sangat kaya. Terdapat ratusan ribu manuskrip dalam beragam bahasa dan tulisan yang meliputi berbagai bidang kesarjanaan sebagaimana dalam tradisi manuskrip di dunia. Sejumlah besar manuskrip berisi tentang agama, sejarah, lsafat, dan berbagai aspek lain dari budaya lokal. Oleh karena itu, tidak tepat menyebut bahwa setiap naskah memiliki nilai sejarah yang tinggi. Para peneliti harus membuat distingsi bagi setiap manuskrip, sebab sejumlah manuskrip lebih bernilai tertentu dibanding dengan manuskrip yang lain karena isinya dan berbagai alasan lain. Bencana tsunami yang menghantam Aceh pada Desember 2004 telah menghancurkan banyak artefak budaya, termasuk hilangnya banyak manuskrip 565 Studia Islamika, Vol. 17, No. 3, 2010   566 Book Review Studia Islamika, Vol. 17, No. 3, 2010  karena tersapu gelombang tsunami. Kenyataan tersebut mendorong Tokyo University of Foreign Studies (TUFS) sejak 2005 untuk menjalankan proyek Aceh Project for the Preservation of Cultural Heritage yang mengupayakan pemetaan, pendokumentasian, dan katalogisasi manuskrip-manuskrip yang selamat dan membuat hadirnya buku Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar  ini Di dalam kata pengantarnya, Henri Chambert-Loir memandang bahwa koleksi manuskrip Dayah Tanoh Abee penting untuk didokumentasikan dan dikaji karena ia berisi informasi yang cukup unik tentang sejarah pendidikan agama Islam di Nusantara. Akan tetapi, berdasarkan penelusuran yang dilakukan penulis tampak bahwa buku katalog ini memuat banyak koleksi naskah yang meliputi berbagai aspek dalam pendidikan Islam, namun bukan berarti katalog ini unik dalam kaitan itu untuk Aceh maupun untuk Nusantara secara umum. Gagasan bahwa koleksi naskah Dayah Tanoh Abee penting dalam kaitan sejarah pendidikan Islam di Nusantara terlalu terburu-buru. Harus ada penelitian yang detail terlebih dulu sebelum validitas statemen ini dapat dibangun. Persoalan lain yang cukup menarik adalah terkait seberapa besar koleksi naskah dalam katalog naskah Dayah Tanoh Abee. Chambert-Loir menyebutkan bahwa Tgk. Muhammad Dahlan menyebut jumlah 2000 manuskrip dalam katalognya  pada 1980. Pada 1983, sebuah temuan baru menyebutkan bahwa terdapat 700 manuskrip (dengan lebih dari 1000 teks). Dan katalog terkini berisi informasi tentang 280 manuskrip yang memuat 367 teks. Menurut Chambert-Loir, dari 700 manuskrip, 580 manuskrip di antaranya dalam bahasa Arab (di antaranya 150 berisi bagian-bagian karya al-Ghazali) dan 120 manuskrip dalam bahasa Melayu. Chambert-Loir menyimpulkan bahwa sejumlah besar manuskrip yang berisi teks al-Ghazali memperlihatkan makna  penting penulis ini dalam literatur dan pendidikan Islam di Indonesia. Manuskrip tersebut boleh jadi penting di Aceh, tapi belum tentu di Indonesia. Statemen-statemen hiperbolik seharusnya diabaikan dalam katalog ini, karena memberi kesan yang keliru dan menyesatkan para peneliti lain terutama mereka yang baru akan memulai studi mereka.Terlepas dari sejumlah catatan tersebut, bagaimanapun buku ini adalah sebuah katalog yang baik, yang akan sangat membantu dan menginspirasi para sarjana untuk mengkaji koleksi naskah tersebut. Melalui katalog ini diharapkan bahwa koleksi naskah tersebut akan terbuka untuk para sarjana. Katalog ini menjadi bukti bahwa para pengelola dayah membuka akses terhadap koleksi naskah mereka. Diharapkan pula bahwa studi serius akan dilakukan terhadap banyak koleksi naskah lain di berbagai daerah di Nusantara, di mana temuan-temua tersebut dapat menginformasikan tentang bagaimana pengetahuan Islam didiseminasikan di Nusantara sekarang, dan di masa lalu.  Book Review  Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar Dick van der Meij 567 Studia Islamika, Vol. 17, No. 3, 2010   568 Book Review Studia Islamika, Vol. 17, No. 3, 2010   Katalog Naskah Dayah Tanoh Abee Aceh Besar 569 Studia Islamika, Vol. 17, No. 3, 2010 
Related Documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x