Poems

28 pages
8 views

A. JUDUL PENELITIAN

of 28
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
A. JUDUL PENELITIAN
Transcript
  A.JUDUL PENELITIAN Permintaan: Kajian Pragmatik tentang Tindak Tutur dalam Berbahasa Minangkabau B.BIDANG ILMU : SASTRA/FILSAFATC.PENDAHULUAN  Lain lubuk lain ikannya, lain padang lain belalang  , demikian bunyi sebuah ungkapan. Ungkapan ini dapat bermakna bahwa setiap daerah mempunyai ciri khas dan keragaman tertentu yang membuat daerah itu berbeda dengan daerah lain. Perbedaan itu dapat meliputi bahasa dan cara-cara berbahasa atau adat dan  budaya yang dimiliki. engan demikian, dalam berbahasa se!rang penutur harus selalu berhati-hati dalam memilih bentuk-bentuk kebahasaan yang digunakan agar tidak dicap sebagai !rang yang tidak berbudaya atau tidak beradat. Pemilihan  bentuk-bentuk kebahasaan ini didasarkan atas beberapa pertimbangan, seperti siapa yang menjadi mitra tutur, bagaimana hubungan dengan mitra tutur, di mana  peristiwa tutur itu terjadi, dan apa maksud yang terkandung dalam tuturan itu.Minangkabau sebagai salah satu suku terbesar keempat di "nd!nesia menggunakan bahasa Minangkabau #selanjutnya disingkat BMn$ sebagai alat k!munikasi antarmasyarakat penuturnya. Penutur BMn ini pada umumnya tinggal di sebuah wilayah yang secara administrati% disebut Pr!pinsi &umatera Barat, kawasan belahan barat &umatera bagian tengah. &elain di &umatera Barat, penutur BMn ini juga tersebar di k!ta-k!ta besar hampir di seluruh "nd!nesia, bahkan sampai ke 'egeri &embilan, Malaysia.(  alam bertutur, masyarakat penutur BMn ini sangat memperhatikan dan mempertimbangkan %en!mena-%en!mena kebahasaan. Mereka berusaha untuk  bersikap bijaksana dalam berbicara supaya mitra tindak tutur tidak tersinggung. Misalnya, untuk meminta, kalimat bijak bahwa )&aat meminta gigi harus lunak dari lidah* sangat diperhatikan. +leh karena itu, dalam masyarakat Minangkabau dikenal istilah  Kato Nan Ampek   yang menjadi panduan bagi se!rang penutur BMn untuk bertutur.&alah satu keunikan yang ditemukan dalam BMn ini adalah tidak terus terang. rringt!n #(/$ mengatakan bahwa salah satu ciri !rang Minangkabau adalah tidak terus terang. engan kata lain, ada kemungkinan masyarakat Minangkabau memakai ujaran-ujaran yang mengandung makna implisit dalam mengungkapkan sesuatu. 0pa yang dikemukakan rringt!n tersebut dapat diamati  pada c!nt!h berikut:#($. 'deh, rancakny! bung! nan ciek itu, Ma. Ma, kalau dipindahan se ka rumah awak baa nyo, Ma?  )0duh, cantiknya bunga yang satu itu, Ma. Kalau dipindahkan saja ke rumah saya bagaimana, Ma1* )0duh, cantiknya bunga yang satu itu, Ma. Kalau dipindahkan saja ke rumah saya bagaimana, Ma1*&ecara literal tuturan pada data #($ bermakna pujian yang diiringi !leh keinginan penutur untuk meminta bunga itu. 2ika dihubungkan dengan k!nteks,  bila yang bertutur itu adalah se!rang pemuda dan mitra tuturnya memiliki se!rang anak gadis yang disukai !leh pemuda tersebut, tuturan di atas bukan saja  bermakna pujian, tetapi juga semacam permintaan kepada !rang tua si gadis. Permintaan yang dimaksud adalah agar !rang tua si gadis bersedia menerimanya sebagai kekasih anak gadisnya atau menerimanya menjadi cal!n menantu. &i 3  gadis dianal!gikan sebagai bunga dan permintaan untuk memindahkan bunga itu diartikan sebagai keinginan yang serius bahwa bila dii4inkan kelak penutur akan mempersunting gadis tersebut. Permintaan direalisasikan !leh penutur secara tidak langsung tetapi dengan ibarat. "ni dilakukannya dengan pertimbangan  bahwa yang menjadi mitra tutur adalah !rang yang lebih tua usianya dan juga dih!rmatinya. 0pabila dia menggunakan pilihan tuturan langsung, penutur dapat dicap anak tidak tahu dengan adat. Untuk memperjelas permintaannya, penutur menggunakan interjeksi ndeh  dalam mengawali ujaran eksklamati%    yang mengungkapkan keheranan dan perasaan kagum terhadap kecantikan sebuah  bunga yang tumbuh di halaman rumah mitra tutur. &elain itu, kalimat in5ersi yang memp!sisikan predikat rancaknyo  sebelum subjek bungo iko  pun makin mempertegas kekaguman penutur akan kecantikan bunga itu. 6en!mena yang tergambar dalam data di atas lebih mudah dipahami bila  peserta tutur juga mengerti dengan e reang jo gendeang dan kato nan sampai , yaitu nilai-nilai yang berkaitan dengan s!sial dan budaya masyarakat Minangkabau yang dapat menuntun mitra tutur untuk memahami makna sebuah tuturan. 7al ini tercermin dalam ungkapan berbahasa Minangkabau )  Alun takilek lah takalam’   dan ) Takilek ikan dalam aia lah tantu jantan jo batino, yang berarti  bahwa se!rang penutur harus bersikap ari% dan bijaksana dalam menangkap maksud penutur karena dalam suatu tuturan bisa tersirat maksud yang berbeda atau bahkan bert!lak belakang dengan bentuk tuturan. Bagi masyarakat n!nMinangkabau hal ini terkadang sulit untuk dipahami.  'amun demikian, sebagaimana yang dikatakan 6in!chiar! #(8/$ bahasa adalah 9  suatu sistem lambang bunyi yang bersi%at arbitrer yang memungkinkan semua !rang dari kebudayaan tertentu atau !rang dari luar budaya itu yang telah mempelajari sistem budaya tersebut, untuk berinteraksi. Kutipan ini menjelaskan  bahwa BMn dapat dipelajari dan dianalisis sehingga penutur n!nMinangkabau dapat menggunakan bahasa ini dengan baik untuk berk!munikasi.Berdasarkan gambaran di atas, terlihat bahwa BMn sangat menarik untuk dikaji dari aspek pragmatik. 7al ini akan lebih menarik lagi bila dihubungkan dengan aspek-aspek n!n-linguistik seperti s!sial dan budaya yang dapat mempengaruhi makna dan maksud dari sebuah tuturan. Karena itu, penulis tertarik untuk meneliti dan mengkaji salah satu bagian dari kajian pragmatik, yaitu tindak tutur permintaan dalam BMn. D.PERMASALAHAN &ebagaimana yang telah disinggung pada latar belakang tulisan ini, ada  banyak permasalahan yang memungkinkan untuk diteliti dalam bahasa Minangkabau terutama sekali dalam lingkup pragmatik. 'amun demikian,  permasalahan yang akan dikaji melalui penelitian ini adalah sebagai berikut.Pertama, bagaimana bentuk-bentuk lingual tindak tutur permintaan dalam BMn1 i sini akan dilihat wujud-wujud linguistik permintaan yang dilakukan !leh masyarakat Minangkabau.Kedua, %akt!r-%akt!r apa saja yang mempengaruhi pemilihan bentuk- bentuk tindak tutur permintaan dalam BMn1 alam permasalahan ini peneliti mec!ba melihat alasan se!rang penutur BMn memilih bentuk tertentu untuk /  meminta, baik %akt!r linguistik maupun n!nlinguitik.  Kato Nan Ampek   selaku rules o speaking  nya masyarakat penutur BMn dalam berbahasa akan dijadikan acuan dalam menganalisis data.Ketiga, apa nilai-nilai m!ral yang terkandung dalam tindak tutur  permintaan dalam BMn1 'ilai-nilai m!ral yang dimaksud di sini adalah selain melakukan permintaan apakah se!rang penutur BMn juga punya maksud khusus yang si%atnya implisit ketika bertutur. 7al ini memungkinkan terjadi karena  berdasarkan pengamatan sementara peneliti terdapat kecendrungan masyarakat Minangkabau, khususnya generasi muda untuk relati% tidak lagi memahami nilai-nilai budaya atau maksud-maksud tersirat yang terkandung dibalik sebuah ujaran. E. TINJAUAN PUSTAKA Kajian tentang tindak tutur permintaan sudah pernah dilakukan !leh  beberapa ahli, seperti ier4bicka #(($ yang mengulas bentuk tindak tutur  permintaan. alam tulisannya, ier4bicka menggambarkan bagaimana perbedaan tuturan permintaan yang dilakukan !leh !rang "nggris dan P!landia. ikatakan  bahwa tuturan dalam bahasa "nggris yang tidak bersi%at memaksa atau menekan mitra tutur untuk memenuhinya biasanya tidaklah berbentuk kalimat perintah yang menggunakan 5erba to re!uest atau to ask  , tetapi seringkali memiliki bentuk kalimat inter!gati% atau kalimat inter!gati% yang menggunakan bentuk k!ndisi!nal # interrogati"e#cum#conditional orm $. 7al ini berbeda dengan permintaan dalam  bahasa P!landia yang tidak pernah dilakukan secara literal dan menggunakan kalimat inter!gati% karena bila ini dilakukan penuturnya dianggap aneh dan dapat ;
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x