Documents

25 pages
92 views

Dasar-dasar c++

Please download to get full document.

View again

of 25
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
C++
Transcript
  Dasar-dasar Pemograman C++ Pengenalan C++ Bahasa pemrograman C++ bisa disebut sebagai bahasa pemrograman tingkat menengah ( middle level programming language) yang berarti juga termasuk dalam bahasa tingkat tinggi (high level programming language). Struktur C++ # include main() { Instruksi-instruksi } Keterangan : a.# include sebagai proses compiler dari c++ menjalankan program yang dinamakan preprosesor yang memiliki kemampuan menambahkan dan menghapus kode dari file sumber. Include berarti menyertakan kode dari file header yang ada didalam kurung, file header adalah file yang berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh program.  b. main() Untuk mendeklarasi fungsi utama, bahwa suatu program c++ dapat berisi banyak fungsi, tetapi harus selalu memiliki sebuah fungsi utama ( main function). Fungsi adalah modul yang berisi kode-kode untuk menyelesaikan masalah-masalah tertentu. c. { Menandakan awal program. d. Instruksi Berisi perintah-perintah yang akan dilakukan program. e. } Menandakan akhir program. Pendeklarasian tipe data variable. Tipe data Fungsi atau kegunaan Jangkauan Contoh Int Dapat menampung nilai positif atau nilai negative. -32768 sampai 32767 125 Float Dapat menampung semua nilai bilangan real, mewakili semua bilangan,dan bilangan dengan pecahan decimal. -1038 sampai +1038 56.12 Char Mewakili suatu karakter tunggal, sebuah huruf, 1 digit, atau tanda baca. 1 byte ‘A’   Deklarasi & Variabel Bentuk penulisan Tipe_data nama_variabel; Contoh Deklarasi Variabel char nama_mahasiswa; char grade; float rata_rata ; int nilai; Perintah Keluaran  Perintah standar output yang disediakan oleh Borland C++, diantaranya adalah : ã printf()   ã puts()   ã putchar()   ã cout () printf()  Fungsi printf() merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar. contoh1: #include #include #include main() { int a=7; char b=’G’;  clrscr();  printf(“%c Merupakan Abjad Yang Ke –    %d”, b, a);  getch(); }puts() puts()  Perintah puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING. Perbedaan antara printf() dengan puts() adalah : Contoh2: #include #include #include main() {  char a[4]=”BSI”;  clrscr();  puts(“Saya Kuliah di. “); {put berfungsi untuk mencetak sekaligus mencipakan baris baru}   puts(a); getch(); } putchar()  Perintah putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan pindah  baris. Contoh3: #include #include main() { clrscr();  putchar(‘B’);    putchar(‘S’);    putchar(‘I’);  getch(); } cout()  Penjelasan Fungsi cout() merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk menampilkan suatu data kelayar. Untuk menggunakan fungsi cout() ini, harus menyertakan file header iostream.h . Contoh4: #include #include #include main() { float a, b, c; a=7.5; b=8.4; c=0; clrscr(); cout<< Masukan Nilai A : <<a; cout<< Masukan Nilai B : <<b<<endl; c = a + b; cout<< Masukan Nilai C : <<c; getch(); } Perintah Masukan  Perintah standar input yang disediakan oleh Borland C++, diantaranya adalah : ã scanf()   ã gets()   ã cin()   ã getch()   ã getche()  scanf()  Fungsi scanf() digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data. Bentuk Umum dari fungsi ini adalah : scanf( penentu format , &nama-variabel); format sama dengan format printf() contoh5: # include # include main() { int a, b, c = 0 ; clrscr();  printf(“Masukan Nilai A = “); scanf(“%d”,&a);    printf(“Masukan Nilai B = “); scanf(“%d”,&b);  c = a + b;  printf(“Hasil Penjumlahan = %d”, c); getch(); } gets()  Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data string. Bentuk Umum dari fungsi ini adalah : gets(nama-variabel-array); Perbedaan scanf dan gets  Contoh6: # include # include main() { char nm1[20]; char nm2[20]; clrscr();  puts(“Masukan nama ke  –    1 = “);  gets(nm1);  printf(“Masukan nama ke –    2 = “);   scanf(“%s”,&nm2);    printf(“ \n\ n”);    puts(“Senang Berkenalan Dengan Anda ..”);   puts(nm1);  printf(“Senang Berkenalan Dengan Anda ..%s”, nm1);    puts(“Senang Berkenalan Dengan Anda ..”);   puts(nm1);  pr  intf(“ \n\ n”);    puts(“Senang Berkenalan Dengan Anda ..”);   puts(nm2);  printf(“Senang Berkenalan Dengan Anda ..%s”, nm2);  getch(); } cin() Fungsi cin() merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk memasukkan suatu data. Untuk menggunakan fungsi cin() ini, harus menyertakan file header iostream.h . contoh7: # include # include # include main() { float a, b, c; clrscr(); cout<>a; cout<>b; c = a + b; cout<< Nilai C : <<c<<endl; getch(); } getch ()  Fungsi getch() (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak  perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar. File header yang harus disertakan adalah conio.h. Contoh8: # include # include main() { char kar; clrscr();  printf(“Masukan Sebuah Karakter Bebas = “);  kar = getch();  printf(“ \ nTadi Anda Memasukan karakter %c”, kar);  getch(); } getche ()  Fungsi getche()dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar. File header yang harus disertakan adalah conio.h. Contoh9: # include # include main() { char kar; clrscr();  printf(“Masukan Sebuah Karakter Bebas = “);  kar = getche();   printf(“ \ nTadi Anda Memasukan karakter %c”, kar);  getch (); } Catatan :  Getch() dan getche() penulisan sama Operator Aritmatik Operator Keterangan + pertambahan * perkalian % Sisa pembagian  –   Pengurangan / Pembagian Contoh1: #include #include #include main() { int a, b, c = 0, d = 0; clrscr(); cout<>a; cout<>b; c = a % b; d = a * b; cout<< Hasil dari C = A % B = <<c<<endl; cout<< Hasil dari D = A * B = <<d<<endl; getch(); } Operator Penambahan dan Pengurangan A = A + 1 atau A = A  –   1; disederhanakan menjadi : A += 1 atau A -= 1; masih dapat disederhanakan menjadi A ++ atau A  –     Notasi “ ++ “ atau “ —    “ dapat diletakan didepan atau di belakang variabel.  Contoh A ++ atau ++A / A  –   atau  –  A Kedua bentuk penulisan notasi ini mempunyai arti yang berbeda ã Jika diletakan didepan variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini, sehingga nilai variabel tadi akan langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan, sedangkan ã Jika diletakan dibelakang variabel, maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel akan tetap pada saat ekspresi ini ditemukan. Contoh2: /* Penggunaan Notasi Didepan Variabel*/ #include #include main() { int a = 10, b = 5; clrscr();  printf(“Nilai A = %d”, a);    printf(“ \ nNilai ++A = %d”, ++a);    printf(“ \ nNilai A = %d”, a);    printf(“ \ nNilai B = %d”, b);    printf(“ \nNilai  –B = %d”, –   b);  printf(“ \ nNilai B = %d”, b);  getch(); } Contoh3: /* Penggunaan Notasi Dibelakang Variabel*/ #include #include main() { int a = 10, b = 5; clrscr();  printf(“Nilai A = %d”, a);    printf(“ \ nNilai A++ = %d”, a++);    printf(“ \ nNilai A = %d”, a);    printf(“ \ nNilai B = %d”, b);  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x