Documents

8 pages
6 views

BAB II

Please download to get full document.

View again

of 8
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
tiang pancang
Transcript
   BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Umum Tanah adalah akumulasi partikel mineral yang tidak mempunyai atau lemah ikatan antara partikelnya, yang terbentuk kerena pelapukan dari batuan.   Tanah merupakan bahan bangunan yang paling berlimpah di dunia dan di  beberapa daerah tanah tanah tersebut merupakan bahan bangunan pokok yang dapat diperoleh di daerah setempat. Tanah terdiri dari tiga komponen: padat (butir pasir, debu, dan bahan organik) ,cair (air didalam pori tanah) ,dan udara (di dalam pori tanah). ( World  Agroforestry Center, 2004 ) Tanah selalu mempunyai peranan penting dalam suatu pekerjaan konstruksi.Tanah adalah sebagai dasar pendukung suatu bangunan atau bahan konstruksi dari  bangunan itu sendiri.Pada umumnya semua bangunan dibuat diatas dan dibawah  permukaan tanah. Maka diperlukan suatu sistem pondasi yang akan menyalurkan  beban dari bangunan ke tanah. Setiap fondasi mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah ditentukan, termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi.Jenis   5 fondasi yang sesuai dengan tanah pendukung yang terletak pada kedalaman 10 meter dibawah perukaan tanah pondasi tiang. Secara umum pondasi tiang merupakan element struktur yang berfungsi meneruskan beban pada tanah, baik beban dari arah vertikal maupun arah horizontal.Pemakaian fondasi tiang pancang pada suatu bangunan, apabila tanah dasar dibawah bangunan tersebut tidak mempunyai daya dukung yang cukup untuk memikul berat bangunan dan bebannya, atau apabila tanah keras yang mempunyai daya dukung yang cukup untuk memikul berat bangunan dan  bebannya tetapi letaknya sangat dalam. B. Klasifikasi Tanah  Sistem klasifikasi tanah dibuat pada dasar nya untuk memberikan informasi tentang karakteristik dan sifat sifat fisis tanah.Karena variasivasif dan prilaku tanah yang begitu beragam, sistim klasifikasi secara umum mengelompokan tanah ke dalam kategori yang umum di mana tanah memiliki kesamaan sifat fisis.Sistem identifikasi untuk menentukan sifat sifat mekanis dan geoteknis tanah.System klasifikasi tanah yang umum di gunakan untuk mengelompokan tanah adalah Unified Soil Clasification System (USCS).Sistem ini didasarkan pada sifat sifat tanah yang sederhana seperti distribusi ukuran butiran, batas cair, dan indek  plastisitasnya. Ada beberapa klasifikasi yang ditemukan oleh Mountohar,AS antara lain : 1.   Klasifikasi Tanah Menurut Unified Soil Clasification System (USCS) Klasifikasi tanah system ini diajukan pertaman kali oleh Casagrande dan   6 selanjutnya di kembangkan oleh United State Bureau Of Reclamation (USBR) dan United State Army Corps Of Engineer (USACE). Dalam bentuk yang sekaran, sistem ini banyak digunakan dalam berbagai pekerjaan geoteknik. 2.   Sistem Klasifikasi Association Of State Higway and Transportation Official Classfication (AASHTO) Sistem klasifikasi AASHTO berguna untuk menentukan kualitas tanah guna  pekerjaan jalan yaitu lapis dasar dan tanah dasar.Karena sistem ini ditujukan untuk pekerjaan jalan tersebut, maka penggunaan sistem ini dalam prakteknya dipertimbangkan terhadap maksud aslinya. C. Dermaga  Dermaga adalah daerah perairan yang terlindungi terhadap gelombang dan angina untuk berlabuhnya kapal  –   kapal.Dermaga ini hanya merupakan daerah perairan dengan bangunan-bangunan yang diperlukan untuk pembentukannya,  perlindungan, dan perawatan seperti pemecah gelombang, jetty dan sebagainya. Adapun jenis-jenis dermaga adalah sebagai berikut : 1.   Dermaga barang umum, adalah dermaga yang dipergunakan untuk bongkar muat barang umum. 2.   Dermaga peti kemas, dermaga yang khusus diperuntuhkan untuk bongkar peti kemas. 3.   Dermaga curah, adalah dermaga yang dipergunakan untuk bongkar muat  barang curah yang biasanya menggunakan ban berjalan.   7 4.   Dermaga khusus, adalah dermaga yang khusus digunakan untuk mengangkut  barang khusus. Seperti bahan bakar minyak, bahan bakar gas. 5.   Dermaga kapal ikan, adalah dermaga yang digunakan kapal ikan. D. Pondasi Tiang Pancang Pondasi tiang digolongkan berdasarkan kualitas bahan material dan cara  pelaksanaan. Menurut kualitas bahan material yang digunakan, tiang pancang dibedakan menjadi empat yaitu tiang pancang kayu.Tiang pancang beton, tiang  pancang baja, dan tiang pancang composite.Pada umumnya di lapangan dijumpai tipe tiang yang merupakan kombinasi dari ketiga hal tersebut. Keadaan ini disebabkan karena jenis tanah merupakan campuran/kombinasi tanah berbutir kasar tanah berbutir halus dan kadang-kadang merupakan tanah yang kompak sehingga cara tiang meneruskan beban ke tanah dasar pondasi merupakan kombinasi. Pemakaian pondasi tiang pancang mempunyai keuntungan dan kerugian, adalah sebagai berikut ini. Keuntungan yaitu : 1.   Karena tiang dibuat di pabrik dan pemeriksaan kualitas ketat, hasilnya lebih dapat diandalkan. 2.   Prosedur pelaksaan tidak dipengaruhi oleh air tanah. 3.   Daya dukung dapat diperkirakan berdasarkan rumus tiang pancang sehingga mempermudah pengawasan pekerjaan konstruksi. Kerugian yaitu :
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x