Documents

7 pages
78 views

Ampak Penambangan Pasir Dan Batu Terhadap Lingkungan Sosial Kemasyarakatan Di Wilayah Lereng Gunungapi Merapi

Please download to get full document.

View again

of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Description
merapi
Transcript
  AMPAK PENAMBANGAN PASIR DAN BATU TERHADAP LINGKUNGAN SOSIAL KEMASYARAKATAN DI WILAYAH LERENG GUNUNGAPI MERAPI ABSTRAKLingkungan sosial masyarakat di wilayah lereng gunungapi Merapi sangat kompleks dan menimbulkan perbedaan persepsi terhadap penambangan pasir dan batu. Dampak penambangan terhadap lingkungan sosial menciptakan keresahan kon!lik dan ketidakharmonisan dalam kehidupan. Ka ian terhadap dampak tersebut diawali dengan melihat ciri#ciri struktur sosial yang dapat digambarkan melalui posisi peran dan bentuk hubungan sosial di antara institusi#institusi yang terkait dengan kegiatan penambangan pasir dan batu yaitu pemerintah pelaku bisnis masyarakat sekitar areal pertambangan dan organisasi#organisasi sosial yang perduli lingkungan hidup. $nteraksi antarpelaku terkait dengan kegiatan penambangan tersebut akan menciptakan model pengelolaan lingkungan suatu areal wilayah pertambangan. Dukungan pemerintah dalam menciptakan peraturan perundang#undangan diperlukan sebagai landasan dasar dalam rangka pengelolaan lingkungan areal pertambangan yang berwawasan lingkungan. Situasi dan kondisi lingkungan sosial pada wilayah areal pertambangan pasir dan batu yang ter aga interaksi positi!nyaakan menghasilkan man!aat peningkatan pendapatan asli daerah %&AD' kehidupan masyarakat yang tenang serta kon!lik dapat segera teratasi.Kata kunci(lingkungan sosial kompleks dampak persepsi pemerintah masyarakat organisasi sosial pengusaha &AD kon!lik berwawasan lingkungan&)*DA+,L,A*&roses penambangan selalu dikonotasikan dengan merusak ekologi. Keaneragamanhayati men adi terganggu baik dalam pendistribusiannya maupun kemelimpahan spesies#spesies yang ada di sekitar areal pertambangan khususnya di sekitar wilayah areal pertambangan. $nteraksi antar manusia dengan alam men adi tidak harmonis dalam arti manusia melakukan eksploitasi yang melebihi kapasitas atau daya dukung alam yang mengkibatkan pencemaran atau kerusakan dari sistem ekologi pada ekosistem di sekitar areal wilayah pertambangan.-aktor manusia dalam proses penambangan yang tidak memperhatikan lingkungan tentu akan membawa dampak kerusakan lingkungan baik pada !aktor sosial dan budaya !aktor !isik maupun !aktor biotiknya. -aktor sosial dan budaya yang dapat mempengaruhi tingkat dampak kegiatan penambangan pasir dan batu diantaranya tingkat sosial masyarakat tingkat pendapatan pendidikan peker aan serta persepsi masyarakat. Dampak sosial budaya penambangan terhadap wilayah di sekitar areal penambangan umumnya terletak pada permasalahan yang sama yaitu alur lintasan penambangan yang harus melewati tanah dengan kepemilikan pribadi %priate property' bangunan alan sebagai sarana transportasi men adi rusak hasil pemasaran bahan tambang hanya sedikit yang sampai kepada masyarakat lokal sehingga kurang mengangkat pertumbuhan ekonomi daerah sekitar lokasi penambangan. Dampak terhadap !aktor !isik yang mungkin ter adi adalah mempengaruhi tingkat kualitas air kebisingan dan debu sedangkan dampak terhadap !aktor biotik akibat penambangan adalah menyebabkan terganggunya keberadaan enis tumbuhan maupun hewan yang ada misalnya berpindah tempat atau berkurangnya pohon pinus lumut hi au alang#alang rumput#rumputan ikan ular dan sebagainya.&ermasalahan sosial masyarakat akibat adanya kegiatan penambangan pasir dan batu merupakan suatu !enomena sosial yang ter adi terus menerus. -enomena ini menyangkut kepentingan masyarakat luas dan dampaknya mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat terutama yang berada  di sekitar wilayah areal penambangan pasir dan batu. Lingkungan sosial masyarakat lereng Merapi sangat kompleks sehingga menimbulkan berbagai macam permasalahan sosial dan berpengaruh terhadap situasi dan kondisi kehidupan masyarakat. Adapun latar belakang sehingga permasalahan tersebut timbul diantaranya adalah sebagai berikut./.&enambangan pasir dan batu di wilayah lerang 0unungapi Merapi selalu mendapatkan persesi darimasyarakat dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.1.&asir batu sangat diperlukan dalam setiap kegiatan konstruksi bangunan.2.&enambangan pasir batu dapat memberikan &AD bagi &emerintah Daerah.3.&enambangan pasir batu merupakan mata pencaharian sebagian masyarakat yang dapat menambah penghasilan.4.Sering ter adi kon!lik sosial antara pemerintah organisasi#organisasi sosial yang perduli lingkungan masyarakat dan inestor penambangan pasir batu.&)*D)KATA* A*AL$S$S D)SKR$&T$- DAM&AK L$*0K,*0A* S5S$AL K)MAS6ARAKATA*,ntuk mengetahui dampak penambangan pasir dan batu di wilayah lereng Merapi terhadap lingkungan sosial kemasyarakatan terutama di sekitar areal pertambangan diperlukan pendekatan analisis data secara deskripti! yang bertu uan sebagai berikut. /.$nentarisasi dampak sosio#kultural akibat penambangan pasir batu.1.Mengetahui keinginan masyarakat penambang dan masyarakat lokal dalam penambangan pasir dan batu.2.Mengurangi kecenderungan ter adinya kon!lik sosial akibat penambangan pasir dan batu.3.&emberdayaan masyarakat dalam proses penambangan pasir batu4.Mengurangi dan menekan sekecil mungkin dampak yang ter adi akibat proses penambangan pasir dan batu.7.Memberikan masukan kepada pemerintah dalam kebi akan pengelolaan lingkungan penambangan pasir batu yang berwawasan lingkungan8.Model pengelolaan lingkungan areal pertambangan pasir batu yang berwawasan lingkungan.&enganalisisan dilakukan berdasarkan ciri#ciri struktur sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. 9iri#ciri struktur sosial itu dapat digambarkan melalui posisi peran dan bentuk hubungan sosial di antara institusi#institusi yang terkait dengan kegiatan eksploitasi sumberdaya alam yaitu( /' pemerintah: 1' pelaku bisnis terutama pada pengusaha dan inestor yang menanamkan usahanya di sektor sumberdaya alam: 2' masyarakat sekitar daerah eksploitasi sumberdaya alam: dan 3' organisasi#organisasi sosial yang memiliki kepedulian terhadap kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumberdaya alam %,sman S. 1;;3'.&emerintah sebagai salah satu unsur penting dalam pengendalian kegiatan penambangan pasir dan batu perlu uga dianalisis se auh mana peran kebi akan penambangan pasir dan batu pemerintah sudah dilaksanakan. Analisis terhadap kebi akan pemerintah sebagai ariabel independen mempengaruhi ariabel terpengaruh yaitu asal kebi akan mekanisme !inansial kelembagaan sumberdaya aparatur pemerintah pendapatan asli daerah %&AD' pendapatan masyarakat umlah penambangan tanpa i<in serta bangunan check dam.Masyarakat mempunyai persepsi yang berbeda#beda terhadap penambangan pasir dan batu sehingga diperlukan pendekatan khusus terhadap permasalahan yang ada dalam bentuk analisis situasi dan kondisi yang dipengaruhi oleh persepsi masyarakat tersebut. &ersepsi ini berkecenderungan akan menciptakan kon!lik apabila akar permasalahan tidak segera ditelusuri dan diatasi sedini mungkin.&elaku bisnis selalu berorientasi ekonomi artinya berusaha memperoleh keuntungan semaksimal mungkin dengan modal yang terbatas. &andangan semacam itu sangat riskan dan menyebabkan dampak yang beru ung penurunan tingkat kualitas lingkungan hidup. &endayagunaan sumberdaya alam harus tetap memperhatikan asas konserasi namun tidak hanya cukup dengan menyebut  pengelolaan konserasi tetapi men adi pengelolaan bisnis konserasi %Marsono D( /==='. 5rganisasi sosial peduli lingkungan ber!ungsi sebaga sarana kontrol yang perlu dianalisis keterkaitannya dengan stake holders yang lain. Selain itu untuk memperdalam pembahasan setiap komponen permasalahan tin auan analisis disertai dengan studi literature surei kondisi sosio#kultural masyarakat di lapangan serta data masyarakat di sekitar wilayah areal pertambangan pasir batu. Ka ian mengenai analisis kebi akan publik yang telah dikeluarkan oleh &emerintah diperlukan pula sebagai upaya pengendalian atau kontrol seberapa auh peran pemerintah terhadap kegiatan penambangan pasir dan batu. Rekayasa Manusia dalam &engendalian Material 0unungapi Merapi0unung Merapi sebagai salah satu gunungapi terakti! di dunia aliran laa pi ar terbentuk dari puncak kubah akti! sering terlihat membangkitkan awan panas yang mengiringi lahar. Ahli#ahli mancanegara dari &erancis >epang Amerika >erman dan negara#negara lain akti! melakukan penelitian terhadap 0unung Merapi karena merupakan !enomena alam yang sangat menarik untuk di adikan bahan penelitian. Salah satu produk 0unungapi Merapi yang berman!aat adalah material ulkanik yang berupa pasir kerikil kerakal dan batu#batu berukuran sampai dengan bongkah. Material ulkanik ini merupakan hasil erupsi dari 0unung Merapi kemudian sebagian tertransportasi dengan media air dan terendapkan di sungai %&urbawinata M.A dkk. /==8'. Aliran lahar dari 0unungapi Merapi ini apabila tidak dikendalikan akan dapat membahayakan masyarakat di sepan ang aliran sungai sehingga diperlukan adanya dam#dam penahan ban ir lahar dari 0unung Merapi yang telah dibuat oleh &royek &engendalian Ban ir Lahar 0unung Merapi yang disebut dengan bangunan Sabo. Kondisi lingkungan sosial masyarakat di sekitar lereng gunungapi Merapi men adi sangat rentan dan menyebabkan kecemasan masyarakat karena setiap saat bencana alam tersebut dapat ter adi. Akan tetapi !aktor kecintaan pada tempat kelahiran atau kampung halaman yang sangat kuat menyebabkan mereka tetap berkeinginan menempati wilayahnya meskipun terletak pada daerah rawan bencana.-ungsi bangunan Sabo dalam buku Manual &erencanaan Sabo %1;;;' adalah mampu mengendalikan angkutan sedimen sehingga tercapai kondisi sungai yang aman seimbang dan akrab dengan lingkungan sekitarnya selain itu dapat diman!aatkan untuk memperoleh nilai tambah sebagai tempat penampungan bahan galian golongan 9. Akan tetapi !ungsi bangunan Sabo tersebut dalam penerapannya belum optimal karena si!atnya yang temporal mengingat sumber material yang terangkut aliran lahar berhubungan langsung dengan arah erupsi dari 0unung Merapi. Adanya perubahan arah erupsi dari 0unung Merapi menyebabkan keterbatasan umlah material pasir dan batu. Dengan demikian pada saat ini di beberapa alur sungai !ungsi bangunan Sabo tersebut belum terman!aatkan dan kurang e!ekti!.Man!aat dan Dampak &enambangan Bahan 0alian &asir dan Batu&asir dan batu hasil endapan aliran lahar tersebut dari segi sosial ekonomi men adi primadona pengusaha yang meman!aatkannya sebagai bahan bangunan karena kualitasnya yang sangat baik. Dari pasir dan batu ini masyarakat dapat memperoleh kese ahteraan pengusaha memperoleh keuntungan dengan cara menambang bahan galian tersebut. Dari hasil &a ak Bahan 0alian 0olongan9 dapat memberikan &endapatan Asli Daerah bagi &emerintah Daerah Kabupaten Sleman Berbagai upaya dilakukan untuk mengeksploitasi?mendapatkan pasir dan batu Merapi ge ala tersebut harus cepat ditangkap dan diwaspadai oleh &emerintah Daerah para pakar lingkungan hidup dan masyarakat untuk kemudian diantisipasi sedini mungkin segala kemungkinan dampak yang akan ditimbulkan. Aktiitas penambangan yang tidak terkontrol akan dapat mengakibatkan permasalahan#permasalahan lingkungan. Rusaknya alan akibat lalu#lintas transportasi pengangkutan material hasil tambang. Di antaranya adalah rusaknya dam pengendali ban ir lahar 0. Merapi ter adi proses  tanah longsor di kanan kiri tebing S. Boyong dari pendataan yang dilakukan oleh Badan &ertambangan dan )nergi Dinas &engairan &ertambangan dan &enanggulangan Bencana Alam Kabupaten Sleman %1;;4' banyak di umpai adanya penambangan tanpa i<in lokasi penambangan sepan ang S. Boyong merupakan daerah bahaya 0. Merapi. 5leh karena itu diperlukan upaya#upayapemantauan dan pengelolaan lingkungan agar kondisi lingkungan pada saat sekarang ini tidak berkembang men adi semakin parah lagi. Secara garis besar perlu upaya penanganan permasalahan#permasalahan tersebut secara terpadu meliputi aspek peraturan dan perundang#undangan mana emen?pengelolaan sumberdaya alam yang pro!esional meliputi tahapan perencanaan desain penambangan yang berwawasan lingkungan proses penambangan yang dapat mengupayakan sekecilmungkin ter adinya kerusakan lingkungan serta pengendalian lingkungan dan pencemaran akibat eksploitasi sumberdaya alam mineral tersebut. Selain itu dari aspek sosial budaya perlu upaya penanggulangan?pengendalian kemungkinan ter adinya kon!lik sosial kemasyarakatan akibat penambangan sirtu tersebut. -aktor manusia dalam proses penambangan yang tidak memperhatikan lingkungan tentu akan membawa dampak kerusakan lingkungan baik pada !aktor !isik maupun !aktor biotiknya. $nteraksi antarmanusia dengan alam men adi tidak harmonis dalam arti manusia melakukan eksploitasi yang melebihi kapasitas atau daya dukung alam yang mengkibatkan pencemaran atau kerusakan pada sistem ekologi. Rencana pengembangan Taman *asional 0unung Merapi merupakan suatu upaya untuk tetap mempertahankan keanekaragaman hayati dan mempersempit lahan penambangan pasirdan batu. -aktor manusia ini sangat kompleks sehingga banyak menghasilkan persepsi#persepsi dari masyarakat yang beraneka ragam dan berkecenderungan menimbulkan kon!lik. Demikian uga !aktor pemerintah dalam upaya pengelolaan lingkungan pertambangan pasir dan batu perlu dianalisis untuk mendapatkan suatu keadaan yang sedang ter adi pada saat ini serta keadaan yang diinginkan di masa mendatang.Analisis Deskripti! @ariabel -aktor#!aktor &engaruh Dampak Lingkungan&roses eksploitasi?penambangan pasir batu di wilayah lerang 0unungapi Merapi Kabupaten Sleman perlu mendapatkan perhatian yang serius dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup agar tidak menimbulkan permasalahan lingkungan hidup yang dapat memberikan dampak negati! di kemudian hari. Dalam proses pengelolaan penambangan pasir 0unung Merapi harus diperhatikan antara persediaanpasir batu dengan permintaan pasir batu. Artinya eksploitasi dapat dilakukan secara optimal sesuai dengan kapasitas atau batas daya dukung yang ada. Karena pasokan material pasir dari 0unung Merapi sangat terbatas maka penambangan perlu diatur agar ter adi keseimbangan antara pasokan material dengan pengambilan material. Dalam pendekatan analisis terhadap permasalahan dampak penambangan pasir batu khususnya terhadap aspek sosio kultural dapat ditin au dari 1 !aktor independent yaitu(/.Kebi akan &emda pada waktu sebelum otonomi daerah dan sesudah otonomi daerah.1.&ersepsi Masyarakat pada kondisi keadaan yang sekarang sedang ter adi dan kondisi keadaan yang akan datangDari kedua ariabel?kategori independen tersebut kemudian dibandingkan dengan ariabel?kategori dependen yang mempunyai keterkaitan hubungan satu dengan yang lain kemudian didiskripsikan dalam bentuk narasi %data kualitati!'.@ariabel dependen yang dapat di adikan dasar untuk menganalisa permasalahan dampak akibat penambangan pasir batu adalah sebagai berikut./.Sumber1.Mekanisme2.-inansial
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x